lagu-gereja.com/gbkp
Gereja Batak Karo Protestan
     
View : 1518 kali

Warning: include(gene_sub_ketegori.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/gen-htm.php on line 63

Warning: include(gene_sub_ketegori.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/gen-htm.php on line 63

Warning: include(): Failed opening 'gene_sub_ketegori.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/gen-htm.php on line 63
Khotbah GBKP 2016
Minggu, 23 Oktober 2016
(Yeremia 1:10-19)

Khotbah GBKP Minggu, 23 Oktober 2016 - Mbungkar ras mpekena perbahanen si la payo - Yeremia 1:10-19

Invocatio :
"Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniahkami dibaharui dari hari ke hari" (2 Korintus 4:16)

Bacaan :
Efesus 4:23-31

Tema :
"Membongkar dan memperbaiki perbuatan yang tidak benar"
(Mbungkar ras mpekena perbahanen si la payo"

------------------------------
Yeremia 1:10-19
1:10 Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam." 1:11 Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?" Jawabku: "Aku melihat sebatang dahan pohon badam." 1:12 Lalu firman TUHAN kepadaku: "Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku." 1:13 Firman TUHAN datang kepadaku untuk kedua kalinya, bunyinya: "Apakah yang kaulihat?" Jawabku: "Aku melihat sebuah periuk yang mendidih; datangnya dari sebelah utara." 1:14 Lalu firman TUHAN kepadaku: "Dari utara akan mengamuk malapetaka menimpa segala penduduk negeri ini. 1:15 Sebab sesungguhnya, Aku memanggil segala kaum kerajaan sebelah utara, demikianlah firman TUHAN, dan mereka akan datang dan mendirikan takhtanya masing-masing di mulut pintu-pintu gerbang Yerusalem, dekat segala tembok di sekelilingnya dan dekat segala kota Yehuda. 1:16 Maka Aku akan menjatuhkan hukuman-Ku atas mereka, karena segala kejahatan mereka, sebab mereka telah meninggalkan Aku, dengan membakar korban kepada allah lain dan sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri. 1:17 Tetapi engkau ini, baiklah engkau bersiap, bangkitlah dan sampaikanlah kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka, supaya jangan Aku menggentarkan engkau di depan mereka! 1:18 Mengenai Aku, sesungguhnya pada hari ini Aku membuat engkau menjadi kota yang berkubu, menjadi tiang besi dan menjadi tembok tembaga melawan seluruh negeri ini, menentang raja-raja Yehuda dan pemuka-pemukanya, menentang para imamnya dan rakyat negeri ini. 1:19 Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."

Penjelasan:
Walter Brueggemann pernah mengatakan bahwa Injil seringkali hanya dipandang sebagai berita yang mewartakan kesukacitaan, kedamaian, dan kabar baik bagi manusia sehingga seolah-olah Injil diyakini tidak mengandung berita yang menggoncangkan, meresahkan, dan mengancam kehidupan manusia. Itulah pemahaman yang salah tentang Injil.
Berita yang harus disampaikan oleh Yeremia kepada bangsa Yehuda mendukung pernyataan di atas. Berita itu sangat menyakitkan, meresahkan, dan mengancam mereka (14-16). Bagaimana mungkin bangsa pilihan Allah akan dihancurkan oleh bangsa-bangsa kafir? Berita yang mengusik kemapanan, menggoncang 'status quo', menjungkirbalikkan konsep-konsep yang sudah dianut masyarakat, hanya mendatangkan risiko yang tidak kecil bagi sang pembawa berita, mungkin nyawa pembawa berita itu menjadi taruhannya. Itulah sebabnya Yeremia gentar karena ia memahami risiko ini (17).

Allah pun sudah memahami reaksi apa yang akan ditunjukkan oleh Yeremia. Karena itu Allah menggunakan berbagai cara untuk menyentuh seluruh aspek pribadinya seperti fisik, imaginasi, intelektual, dan perasaan. Karena itu Allah menggunakan sentuhan fisik (9), permainan kata (11, 12), lambang-lambang dalam penglihatan (11, 13), puisi (15, 6), metapora-metapora yang membesarkan hati (18-19). Walau tidak disebutkan bagaimana akhirnya Yeremia bersedia memenuhi panggilan-Nya, namun pasal-pasal berikutnya menceritakan bagaimana ia menyatakan suara-Nya. Allah telah berhasil meyakinkan Yeremia betapa pentingnya berita bencana itu harus disampaikan kepada Yehuda supaya mereka nantinya dapat kembali menjadi umat pilihan Allah yang kudus dan taat. Yeremia terus mewartakan suara Allah walau tidak ada yang mendengar, walau dibuang dalam pengasingan, bahkan nyawanya menjadi taruhan.
Kristen harus berperan seperti Yeremia di bumi Indonesia: mewartakan kebenaran yang akan membuat telinga para pejabat yang korupsi merah, membuat para pemimpin masyarakat yang menyalahgunakan kekuasaan seperti orang kebakaran jenggot, membuat para orang kaya yang kolusi dengan pejabat tidak bisa tidur nyenyak. Untuk itu mintalah agar Allah menyentuh seluruh aspek kepribadian Anda agar tetap berani dan tak henti-hentinya bersuara.
------------------------------

Jemaat yang dikasihi Tuhan mungkin kita sudah pernah mendengar "aku bukan yang dulu lagi" (aku lanai si gel-gel e : lagu karo). Lagu ini memberi makna bahwa ada perubahan dalam diri orang tersebut. Dia bukanlah pribadi yang dahulu, dia tidak lagi sama seperti sebelumnya. Berbicara tentang perubahan tentu sebagai orang yang percaya kepada Tuha Yesus, kita harus memiliki perubahan kearah yang lebih baik. Meninggalkan semua perbuatan-perbuatan yang tidak benar dihadapan Tuhan dan masuk kedalam kehidupan baru berdasarkan kebenaran Tuhan. Tentunya Firman Tuhan disampaikan kepada kita agar kita memiliki pembaharuan hidup, yang kita kenal dengan pertobatan. Pertobatan adalah perubahan hidup dari segala kebiasaan-kebiasaan atau karakter yang selama ini tidak benar menjadi pribadi yang hidup dalam kebenaran. Meninggalkan segala perbuatan "yang lama" (hidup lama), mengubahnya menjadi hidup yang baru. Kita harus diubahkan, dibentuk kembali (direformasi) supaya semakin menunjukkan karakter Kristus.

Dalam alkitab kita kenal dengan reformasi yang dilakukan oleh raja Yosia, ketika ia menjadi raja ia memperbaiki sistem kehidupan dan sistem keagamaan bangsa Israel yang menyembah berhala, yang membuat tempat-tempat pemujaan berhala. Raja Yosia mengembalikan keimanan bangsa Israel kepada Tuhan yang disembah bangsa Israel (lih. 2 Raj. 23).

Nats khotbah kita berbicara tentang pemanggilan Yeremia menjadi seorang nabi ditengah-tengah bangsa Israel. Yeremia adalah seorang nabi yang dipanggil Tuhan dalam usia muda. Pemilihan dan pemanggilan Yeremia menjadi nabi Tuhan untuk menyuarakan suara kebenaran. Dan melalui Yeremia Tuhan memberikan kuasa untuk pembaharuan hidup. Dalam ayat 10; adanya kuasa mencabut dan merobohkan, membinasakan dan meruntuhkan untuk membangun dan menanam. Yeremia akan meruntuhkan segala pebuatan-perbuatan dosa dan membangun kembali kehidupan bangsa Israel dengan takut akan Tuhan (memperbaiki sitem keagamaan bangsa Israel). Mengembalikan cara hidup orang Israel sebagai bangsa pilihan. Menjadikannya kembali kudus, mengembalikan identitas bangsa pilihan. Dengan kata lain "merenovasi" atau "me-reformasi" kehidupan bangsa Israel. Segala yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan akan dibuang. Yeremia ditetapkan menanamkan dan membangun bangsa-bangsa dengan Firman Tuhan. Apa yang terjadi sehingga harus di runtuhkan? Bangsa Israel hidup dalam penyembahan-penyembahan berhala, mereka sujud menyembah atas buatan tangan mereka sendiri (ayat 16). Bangsa Israel telah murtad kepada Tuhan (bnd. Yer. 2).

Kemudian Tuhan memperlihatkan pengelihatan kepada Yeremia sebuah dahan pohon badam, yang menunjukkan bahwa perintah Tuhan harus segera dilaksanakan. (badam dalam bhs Ibarani : mempercepat). Yeremia harus dengan segera menyuarakan seruan pertobatan bagi banngsa Israel. Menyuarakan akibat dari perbuatan dosa yang dilakukan Israel ketika tidak setia kepada Tuhan. Yeremia juga diberi pengelihatan akan sebuah periuk yang berisi air mendidih yang datangnya dari utara, menandakan adanya penyerangan dari utara oleh bangsna lain, yang akan menghancurkan bangsa itu. Kedua hal ini memperlihatkan bagaimana pentingnya pemanggilan dan pengutusan Yeremia.

Ketika Yeremia menjalankan tugas dan panggilannya, Tuhan memberikan kekuatan kepada Yeremia. Karena Yeremia akan mendapat perlawanan dan akan diperangi ketika memberitakan Firman Tuhan, baik dari bangsa Israel juga dari bangsa-bangsa lain. Kekuatan yang diberi Tuhan kepada Yeremia seperti sebuah kota yang memiliki kubu dan menjadi tembok tembaga yang kuat. Dalam hal ini yang dimaksudkan oleh Tuhan adalah ada kuasa ketika Yeremia akan berbicara. Apa yang diperkatakn oleh Yeremia akan mampu mengubahkan raja- raja Yehuda, imam-imam, pemuka-pemuka dan rakyatnya yang telah melakukan perbuatan-perbuatan tercela dihadapan Tuhan untuk kembali menjadi bangsa yang takut akan Tuhan. Perkataan Yeremia akan menentang segala perbuatan-perbuatan dosa. Seruan Yeremia mempunyai kekuatan untuk mengubahkan. Dan para lawan Yeremia tidak akan pernah mampu mengalahkan Yeremia.

Dari khotbah ini beberapa hal yang menjadi aplikasi bagi kita adalah:
• Pembaharuan hidup tentu hal yang paling dasar dalam kehidupan orang yang beriman. Tanpa meninggalkan perbuatan-perbuatan lama (hidup lama) mustahil seseorang akan berakar, tumbuh dan berbuah dalam iman yang baru. Lalu sejauh mana Firman Tuhan yang kita baca dan yang kita dengar telah memperbaharui hidup kita? Apakah Firman Tuhan itu telah membuat kita bertumbuh, apakah kita mengalami perubahan? Terkadang kita terlalu meyalahkan orang lain bahkan pengerja-pengerja gereja dalam pertumbuhan iman kita. Karena pertumbuhan iman bukan soal pribadi siapa pemberita Firman tetapi bagaiman seorang jemaat itu hidup dalam Firman itu sendiri. Yang menjadi masalah, kita tidak pernah hidup dalam Firman itu, Firman itu hanya sebatas bacaan sehingga tidak pernah ada perubahan hidup yang ditunjukkan.

• Pembaharuan itu dimulai dari hati dan pikiran. (Ef.4:23) yang akan membuahkan karakter hidup baru. Dalam bacaan kita dijelaskan perbuatan-perbuatan yang harus kita ubahkan dalam hidup kita: kemarahan yang membuahkan dosa; jangan mencuri : tetapi bekerjalah dengan keras, dan melakukan pekerjaan baik dengan tangan sendiri; jangan lagi memperkatakan perkataan kotor, tetapi perkataan baik yang membangun, jangan memperkataan perkatan yang mendukakan Roh Kudus. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan pertikaian dan fitnah dan segala kejahatan semuanya harus dibuang dari dan digantikan dengan penuh kasih dan saling mengampuni. Mencabut, membinasakan dan meruntuhkan segala karakter-karakter dan perbuatan yang tidak sesuai kehendak Tuhan dengan membangun dan menanamkan Firman Tuhan.

• Ilustrasi: jika memiliki sebuah laptop atau komputer yang terkena virus maka kita akan memperbaikinya dengan menginstal kembali agar laptop atau komputer itu kembali bersih dari virus-virus yang menghancurkannya. Dan kemudian memasukkan antivirus yang baru agar terlindung dengan baik dan tidak diserang lagi oleh virus tersebut. Demikian juga dengan hidup kita ketika kita hidup dalam karakter yang tidak benar atau perbuatan yang tidak benar tentu kita harus membuangnya, membebaskan diri kita dari pikiran dan perbuatan yang tidak benar. Dengan diisi oleh Firman Tuhan yang akan menjadi benteng pertahanan bagi kita untuk hidup di jalan Tuhan, jalan kebenaran tentunya yang mebuahkan perbuatan-perbuatan yang benar.

• Membongkar dan memperbaiki perbuatan yang tidak benar sebagai tema kita pada minggu ini sebagai peringatan hari reformasi gereja.* Mengingatkan kita bahwa sebagai gereja (pribadi) harus terus diperbaharui menjadi gereja-gereja yang berintegritas (bnd. Invocatio). Integritas akan ada ketika seseorang takut akan Tuhan. Orang yang takut akan Tuhan tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan dengan sesuka hatinya, ia tahu bahwa ada batasan perbuatanya. (Bnd. 1 Samuel 2:12-17, anak-anak Imam Eli yang tidak takut akan Tuhan sehingga mereka melakukan perbuatan-perbutan yang jahat, mementingkan kenikmatan-kenikmatan duniawi, mental yang tidak berintegritas dan tidak bermoral).

• Jemaat Tuhan harus terus menerus di perbaharui, terus-menerus mengalami perubahan dan pertobatan (Rom. 12:1-2). Sehingga dalam kehidupan kita bukanlah keinginan kita tetapi Roh Kudus yang mengarahkan kita. Dan kita boleh berkata, hidupku bukanya aku lagi tapi Kristus dalamku. Sama seperti apa yang dilakukan oleh Rasul Paulus. Ia meninggalkan apa yang ia yakini selama ini dan hidup untuk Allah. Apa yang ia yakini selama ini telah ia salibkan bersama Kristus suapaya ia benar-benar menghidupi kehidupannya hanya oleh Kristus yang ada di dalam dia (bnd. Gal. 2:19-20).

• Juga, sebagai umat Tuhan kita semua telah dipanggil dan diutus menjadi hambaNya (bnd. Mat. 5:13-16 : Kamulah garam dan terang dunia), untuk menyuarakan suara kebenaran dan pembaharuan. Memang Tuhan memanggil orang-orang khusus dengan kemampuan khusus. Tetapi pada dasarnya kita semua orang-orang yang percaya kepada Yesus diberi kemampuan seperti Yeremia, untuk hidup dan menyuarakan kebenaran. Tuhanlah yang akan memberi kita kekuatan.

• Mari jemaat yang dikasihi Tuhan, segera dan sekaranglah waktunya unutk meninggalkan segala yang tidak benar, membuang dan membinasakannya dan menggantikannya dengan menanamkan terang kasih Firman Tuhan dalam hidup kita. Selamat berproses dalam perubahan karakter pribadi kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Bajem GBKP Banjarmasin
Pdt. Noprita Br Kembaren

* Reformasi gereja dilakukan oleh beberapa tokoh gereja yang ada di Eropa abab pertengahan . Dan reformasi yang paling besar dilakukan oleh Marthin Luther ( tahun 1517) yang mereformasi pemahaman tentang surat penghapuasn dosa dan beberapa hal yang menurut Martin Luther sudah tidak sesuai lagi dengan kebenaran Firman Tuhan, yang ia suarakan melalui 95 dalil. Dimana ia menemukan peyimpangan-peyimpangan pengajaran tentang Firman Tuhan. Martin Luther ingin mengembalikan kebenaran pengajran Firman Tuhan sesuai dengan Alkitab.

Label:   Yeremia 1:10-19 












Selanjutnya:
Khotbah Yohanes 1:1-14, Minggu 25 Desember 2016

Sebelum:
Khotbah Khotbah GBKP Minggu 16 Oktober 2016 - Roma 15:15-21


All Garis Besar:

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/baca10.php on line 84

Warning: include(htmArtikel/LISTGarisBesar.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/baca10.php on line 84

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/LISTGarisBesar.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/baca10.php on line 84
All Khotbah GBKP 2016:

Warning: include(htmLIST/LISTWarta Jemaat.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/bacaan_setahun.php on line 4

Warning: include(htmLIST/LISTWarta Jemaat.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/bacaan_setahun.php on line 4

Warning: include(): Failed opening 'htmLIST/LISTWarta Jemaat.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/bacaan_setahun.php on line 4

BACAAN ALKITAB SETAHUN:

MENU UTAMA:
Catatan Penting Tata Ibadah GBKP (Gereja Batak Karo Protestan)(7)
Khotbah GBKP 2016(7)
Khotbah GBKP 2017(9)
LAGU KITAB ENDE-ENDEN GBKP(218)
Partitur Lagu Karo(3)
Perpulungen Jabu-Jabu (PJJ) 2016(2)
Pustaka Sibadia - Perjanjian Baru(22)
Pustaka Sibadia - Perjanjian Lama(51)
Sermon Khotbah GBKP 2023(2)
Sermon Khotbah GBKP 2024(1)
Tentang GBKP(5)

Arsip Khotbah GBKP 2016..


Sermon GBKP setiap hari

Register   Login  



Warning: include(htmArtikel/LISTSermon Khotbah Minggu GBKP 2024.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/index_kanan.php on line 12

Warning: include(htmArtikel/LISTSermon Khotbah Minggu GBKP 2024.htm): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/index_kanan.php on line 12

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/LISTSermon Khotbah Minggu GBKP 2024.htm' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/gbkp/index_kanan.php on line 12