lagu-gereja.com/toraja

View : 663 kali
Yohanes 21:1-14
Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias
21:1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. 21:2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. 21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. 21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. 21:5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada." 21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. 21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. 21:8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. 21:9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti. 21:10 Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." 21:11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. 21:12 Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. 21:13 Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu. 21:14 Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

Penjelasan:
* Peneguhan misi

Kehadiran Yesus pascakebangkitan-Nya di tengahtengah murid-Nya tidak lagi terjadi terus-menerus seperti sebelum kematian-Nya. Kini, para murid Yesus merasa tidak memiliki kepastian masa depan maka beberapa di antara mereka pergi melaut untuk menangkap ikan (ayat 3). Entah untuk merencanakan jalan hidup yang lain atau sekadar menghabiskan waktu, kita tidak tahu dengan pasti.

Pada saat yang tidak menentu itu, Yesus kembali hadir dan menyatakan bahwa Dia tetap peduli dan mengasihi para murid-Nya. Saat itu, para murid belum mengenali Yesus yang berdiri di pantai (ayat 4). Mukjizat Yesus yang mengisi jala mereka penuh dengan ikan, yang menyatakan kuasa Ilahi-Nya, menyadarkan para murid bahwa Dialah Yesus (ayat 7). Ada dua pelajaran penting dari mukjizat ini. Pertama, rahasia misi yang berhasil terletak pada ketaatan pada firman-Nya. Dengan usaha mereka sendiri, sepanjang malam para murid tidak mampu menangkap ikan seekor pun. Namun, ketika menaati firman-Nya mereka menangkap seratus lima puluh tiga ekor ikan. Kedua, misi yang diembankan Yesus kepada para murid-Nya adalah pengabaran Injil ke seluruh dunia. Hasil pengabaran Injil akan sangat berlimpah, namun mereka tidak akan sampai kewalahan (ayat 11).

Undangan Yesus untuk makan bersama, mengingatkan mereka akan kedekatan mereka dengan-Nya pada masa lalu. Ini bukan sekadar nostalgia, ini merupakan peneguhan Yesus bahwa mereka masih para murid-Nya yang dikasihi-Nya dan yang diutus-Nya untuk mengabarkan Injil. Kepada kita, para murid-Nya masa kini, panggilan misi itu dipercayakan. Dengan taat kepada firman-Nya, misi penginjilan pasti berhasil. Kuasa kebangkitan-Nya adalah jaminan menghasilkan buah-buah penginjilan yang berlipat ganda.

Renungkan: Kunci keberhasilan misi bukan kemampuan seseorang membuat strategi dan menerapkan metode penginjilan yang 'canggih', tetapi kesetiaannya menerapkan firman Tuhan dalam bermisi.

* KESEHARIANPUN DIURUS
Menurut Yohanes, yang dikisahkan pada bagian ini adalah penampakan Yesus yang ketiga (ay.14). Penampakan pertama dan kedua (20:19-23; 24-29), boleh dikata belum ada interaksi mendalam, karena hanya sepintas dan berlangsung cepat. Pada penampakan yang ketiga ini, terjadi interaksi yang mendalam, hubungan yang begitu dekat dan ada kebersamaan dalam waktu yang cukup lama, meskipun para murid belum mengetahui kalau yang sedang bersama dengan mereka adalah Yesus, sampai murid yang dikasihi Yesus mengenalinya setelah mereka mendapatkan banyak ikan (ay. 7).

Yesus yang bangkit telah menampakkan diri kepada murid-murid- Nya sampai dua kali (tidak termasuk penampakan diri-Nya kepada Maria Magdalena). Menjadi menarik bahwa setelah peristiwa itu, Petrus, dan kemudian  kawan-kawannya memutuskan  untuk  kembali  bekerja, mencari nafkah seperti biasa. Lebih menarik lagi, karena Yesus justru mendatangi mereka dan kemudian “larut” dalam keseharian murid- murid-Nya di pantai dan di danau Galilea.
Kisah ini menunjukkan bagaimana Yesus, yang telah bangkit itu, penuhnya ikut dan terlibata dalam seluruh keberadaan dan keseharian murid-murid-Nya.  Ia   hadir   ketika   murid-murid-Nya  sedang   tertekan karena gagal dalam pekerjaan. Yesus menyuruh mereka bekerja dan menyertai mereka dalam bekerja. Ia melihat bagaimana murid-murid-Nya menghitung hasil, mengelolanya sampai menyajikannya. Dengan penuturan kisah demikian, Yohanes menghadirkan Yesus sebagai sosok yang hadir dalam seluruh urusan kehi dupan para pengikut-Nya.

Seberapa dalam kita merasakan kehadiran Kristus dalam keseharian kita dengan semua urusannya? Seberapa jauhkah kita menjadi semakin  peka  mengalami  kehadiran-Nya  dalam  urusan-urusan  yang paling dekat dengan keberadaan sehar-hari kita? Betapa berbahagianya kita, bahwa di setiap waktu dan tempat, serta dalam segala urusan kita merasakan kehadiran-Nya, Ia menghampiri kita dan membicarakan urusan-urusan kita, sampai pada hal-hal yang sangat pribadi.Amin

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Minggu, 30 April 2023 - SUPAYA MEREKA MEMPUNYAI HIDUP (Dikua anna kabu`tui kala`bian katuoan) - Yohanes 10:1-10


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Rabu, 26 April 2023 - MELAYANI DAN DIBERKATI (Dipassakke lan Pa`kamayan)


All Renungan Gereja Toraja 2023:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login