lagu-gereja.com/toraja

View : 593 kali
Mazmur 31:1-23
Aman dalam tangan TUHAN
31:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (#31-#2) Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, 31:2 (#31-#3) sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku! 31:3 (#31-#4) Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. 31:4 (#31-#5) Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. 31:5 (#31-#6) Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia. 31:6 (#31-#7) Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN. 31:7 (#31-#8) Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku, 31:8 (#31-#9) dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh, tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang. 31:9 (#31-#10) Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku. 31:10 (#31-#11) Sebab hidupku habis dalam duka dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah; kekuatanku merosot karena sengsaraku, dan tulang-tulangku menjadi lemah. 31:11 (#31-#12) Di hadapan semua lawanku aku tercela, menakutkan bagi tetangga-tetanggaku, dan menjadi kekejutan bagi kenalan-kenalanku; mereka yang melihat aku di jalan lari dari padaku. 31:12 (#31-#13) Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati, telah menjadi seperti barang yang pecah. 31:13 (#31-#14) Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, -- ada kegentaran dari segala pihak! -- mereka bersama-sama bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku. 31:14 (#31-#15) Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!" 31:15 (#31-#16) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku! 31:16 (#31-#17) Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! 31:17 (#31-#18) TUHAN, janganlah membiarkan aku mendapat malu, sebab aku berseru kepada-Mu; biarlah orang-orang fasik mendapat malu dan turun ke dunia orang mati dan bungkam. 31:18 (#31-#19) Biarlah bibir dusta menjadi kelu, yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan! 31:19 (#31-#20) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! 31:20 (#31-#21) Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah. 31:21 (#31-#22) Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan! 31:22 (#31-#23) Aku menyangka dalam kebingunganku: "Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu." Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong. 31:23 (#31-#24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

Penjelasan:
* Mazmur 31. Doa Penuh Penyerahan
Lagi-lagi, ini adalah keluhan keras seorang atas perlakuan tidak kenal belas kasihan para musuhnya. Sifat umum penderitaannya (khususnya ay. 2-9) menjadikan mazmur ini sebagai suara banyak penyembah selama berabad-abad. Perubahan suasana pada ayat 10, dan kenyataan bahwa telah muncul kelegaan, membuat banyak penafsir berpendapat adanya penulisan gabungan. Tetapi, bagian selanjutnya tampaknya menceritakan masalah hebat dari pengarang yang sama.

* Suatu seruan Penuh Kepercayaan. Pada-Mu, Tuhan ... aku berlindung. Pemazmur mendapatkan perlindungan di dalam Allah. Berdasarkan hal inilah dia dapat berseru dengan penuh iman untuk mendapatkan kelepasan dan rasa aman. Seluruh mazmur ini menjadi sakral dan mudah diingat-ingat karena ayat 6 diucapkan Yesus ketika berada di kayu salib.

* Mzm 31:9-18 - Kasihanilah aku // tercela // menakutkan
Seruan Yang Kuat. Kasihanilah aku. Sementara ayat-ayat sebelumnya menceritakan kasih setia pada masa lalu, ayat-ayat ini menyatakan kebutuhan sangat mendesak sekarang ini. Bagian ini mempunyai beberapa kesamaan menonjol dengan pengalaman-pengalaman Yeremia. Pemazmur telah menjadi tercela dan menakutkan bagi teman-temannya. Dia adalah orang yang dilupakan dan dibuang, seperti bejana pecah. Dalam keadaan kesepian dan putus asa, temannya satu-satunya adalah Allah, dan harapannya satu-satunya adalah menyerah pada belas kasihan Allah.

* Mzm 31:19-24 - Alangkah limpahnya kebaikan-Mu // Kasihilah Tuhan ... Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu
Sikap Bersyukur. Alangkah limpahnya kebaikan-Mu. Ingatan atau kenangan akan kasih setia Allah pada masa lalu dan kepastian akan pertolongan yang senantiasa datang, membangkitkan kata-kata pujian dan kata-kata berkat. Kepercayaan kepada Allah mendorong dia memberi nasihat kepada orang lain, Kasihilah Tuhan ... Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu.

* Salah satu hal buruk terkait penderitaan adalah adanya kecenderungan dari orang-orang yang menderita untuk menyakiti dirinya sendiri. Ia merasa begitu bersalah dan menolak segala bentuk pertolongan. Bagi orang seperti ini, penderitaan dianggap sebagai ganjaran yang pantas atas kesalahan yang telah dilakukan. Alhasil,  ia  semakin  terpuruk  dalam  penderitaannya  dan  bahkan ada yang harus mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Lewat Daud, Allah memperlihatkan bahwa beriman dan berharap kepada Tuhan merupakan langkah jitu untuk keluar dari persoalan dan penderitaan. Di sini, pengalaman hidup bergaul dengan Allah menjadi catatan penting. Daud berani mempercayakan hidupnya karena ia sudah berkali-kali merasakan kelepasan dari dari Allah (ay. 15-16). Daud sungguh percaya bahwa Allah itu setia dan penuh kasih (ay. 17). Daud juga sangat yakin bahwa Allah itu adil sehingga Ia tidak akan membiarkan orang- orang fasik menindas orang-orang benar. Dalam seluruh pengalaman  hidup  dengan  Allah,  Daud  tidak  ragu  bahwa  Allah akan menuntunnya keluar dari penderitaan.

Tentu, pengalaman penderitaan setiap orang akan selalu berbeda. Pengalaman Daud menghadapi penderitaan tidak bisa disamakan begitu saja dengan pengalaman hidup kita. Namun, kisah dan kesaksiannya tentang kehadiran Allah di dalam penderitaan akan terekam kuat dalam memori kita. Kisah Daud adalah kisah Allah bagaimana Ia peduli dan penuh kasih kepada anak-anak-Nya. Allah yang kepada-Nya Daud percaya dan menggantungkan hidupnya adalah Allah yang sama yang akan menolong dan melepaskan kita dari penderitaan. Di dalam perlindungan-Nya kita akan merasa aman. Amin

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Kamis, 13 April 2022 - HIDUP SEBAGAI MANUSIA BARU (Tuo lan a`gan ba`ru) - Kolose 3:5-10


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Selasa, 11 April 2023 - BERPALING KEPADA ALLAH (Messaile lulako Puang) - Mazmur 31:10-14


All Renungan Gereja Toraja 2023:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login