lagu-gereja.com/toraja

View : 610 kali
Keluaran 20:1-17
Bahasa Toraja:
Sangpulo Sukaran alukNa Puang Matua
1Nasa'bu'mi Puang Matua mintu' kada iate, Nakua:
2Akumo PUANG, Kapenombammu, tu ussolangko sun lan mai tondok Mesir, dio mai inan munii dipokaunan.
3Da' naden kapenomban senga' dio oloKu.
4Da' mugaraga rapang-rapang dipodeata dipa', sia rapang-rapang apa dao lu langi' ba'tu apa dao kuli'na padang nasambo langi', ba'tu apa diong to' uai diongna lu lino.
5Da' mutukku umpenombai sia da' mupengkaolai, belanna Akumo PUANG, Kapenombammu, Kapenomban manoka ditimba oloNa, tu umpapakkanni kakelokanna mintu' ambe' lako anakna, sae lako osso' ma'pentallunna sia ma'penna'pa'na tu mintu'nato ungkabiri'Na',
6apa umpa'pekitananNa' kamasokanangKu lako massa'bu'-sa'bu tu to ungkamali'Na' sia ungkaritutui mintu' pepasanKu.
7Da' musa'bu' punala bangi tu sanganNa PUANG, Kapenombammu, belanna tae' Nabilang maseroi PUANG dio mai kasalan tu to ussa'bu' punala bangi tu sanganNa.
8Pengkilalai tu allo katorroan, ammu pamadatui;
9annan allona la munii mengkarang sia ungkarangi tu mintu' pengkarangammu;
10apa allo ma'pempitu iamo allo katorroanNa PUANG, Kapenombammu, allo iato da' mumengkarang, la iko, la anakmu muane, ba'tu anakmu baine, ba'tu solamu muane, ba'tu solamu baine, ba'tu patuoammu, ba'tu to sae tu torro lan kotamu.
11Belanna annan allona Nanii PUANG umpadadi tu langi' sia lino sia tasik sola mintu' issinna, anNa torroi tonna allo ma'pempitu; iamoto Napassakkei PUANG tu allo katorroan sia Napamadatu.
12Kasiri'i tu ambe'mu sia indo'mu, anna dipamalambe' tu sunga'mu lan tu tondok Nakamaseangko PUANG, Kapenombammu.
13Da'mupapatean.
14Da'mupasandak salu lako rampanan kapa'.
15Da' muboko.
16Da' musa'bi tang tongan lako padammu ma'rupa tau.
17Da' mukailui banuanna padammu ma'rupa tau, da' mukailui bainena padammu ma'rupa tau, ba'tu solana muane, ba'tu solana baine, ba'tu sapinna, ba'tu keledainna, ba'tu barang apanna padammu ma'rupa tau.

Bahasa Indonesia:
Kesepuluh firman
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: 20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. 20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, 20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. 20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 20:13 Jangan membunuh. 20:14 Jangan berzinah. 20:15 Jangan mencuri. 20:16 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. 20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."

Penjelasan:
1) Peliharalah Hubungan dengan Allah (1-11)

Siapakah yang berhak mengatur hidup Anda? Diri Anda sendiri? Apakah yang Anda gunakan sebagai standar hidup? Hati nurani, hukum pemerintah, atau hukum gereja? Jika Anda mengaku beriman, sudahkah kebenaran Allah saja yang mengatur hidup Anda? Hukum-hukum itu mengatur hubungan umat-Nya dengan diri-Nya dan antar sesama umat-Nya. Hukum-hukum ilahi itulah yang diucapkan Allah langsung kepada Musa untuk disampaikan kepada Israel, umat pilihan Allah.

Sah milik Allah. "Akulah Tuhan Allahmu...." adalah pengesahan bahwa Allah adalah Allah bagi umat Israel dan Israel adalah umat kesayangan-Nya. Umat kesayangan Allah ini telah melihat karya besar Allah dalam awal kehidupan mereka berumat. Allah menunjukkan keterlibatan besar dalam hidup mereka. Perbuatan ajaib Allah itu alasan yang membuat mereka hanya perlu taat pada Allah yang Ajaib dan Besar. Tidak ada ilah lain yang patut disembah di samping Tuhan Allah.

Wujud nyata menyembah Allah. Bagaimanakah seharusnya umat Allah memulai hubungan pribadi sebagai umat milik Allah?

Pertama, Sembah Dia saja. Hanya Dia yang telah menyatakan Diri kepada mereka, Allah sejati, bukan yang lain. Allah nyata dalam karya-Nya yang besar dan di dalam firman-Nya.

Kedua, Allah melarang Israel membuat apapun yang dapat menggantikan kehadiran-Nya. Allah tidak ingin dinomorduakan.

Ketiga, nama-Nya harus ditinggikan, dan dimuliakan. Menyebut nama-Nya dengan sembarangan sama dengan tidak meninggikan Dia.

Keempat, bersekutu dengan-Nya pada hari Sabat. Persekutuan dengan-Nya membuat manusia makin mengenal dan terus berharap pada-Nya. Keempat hal tersebut perlu dipelihara dan dijalankan oleh umat Allah.

Syukur pada Kristus yang telah memperkenalkan Allah lebih jelas karena Kristus adalah gambar wujud Allah (Ibrani 1:2-3). Di dalam dan melalui Kristus kita dapat mengalami hubungan pribadi lebih dekat lagi dan pasti.


2) Peliharalah Hubungan dengan sesama manusia (12-17)

Bagaimana kita dapat mengatur hubungan kita dengan sesama agar tetap baik adanya? Hukum Allah mengajarkan bahwa menghargai sesama manusia dimulai dari harmonisnya hubungan di dalam keluarga umat Allah dengan cara menghormati ayah dan ibu kita. Hormat kepada mereka berarti mengakui mereka sebagai pengatur kehidupan dalam keluarga. Umat Allah juga akan menghargai hidup, menjaga kehormatan hubungan pribadi lawan jenis, menghargai kepemilikan, tidak bersaksi dusta, dan tidak cemburu terhadap apa yang dimiliki orang lain.

Mengasihi Allah berlanjut mengasihi sesama. Banyak orang mengaku menyembah Allah tetapi meremehkan hubungan dengan sesama. Sikap demikian membawa bencana bagi orang lain. Hukum Allah tidak saja mengajarkan dan meminta umat-Nya untuk mengenal-Nya secara pribadi, tetapi harus pula membawa manfaat positif dalam hubungannya dengan sesama. Dosa menodai hubungan antar manusia, namun Kristus memampukan kita mengenal Allah yang benar dan mengasihi sesama oleh kasih-Nya.

Doa: Agar pemberitaan firman Tuhan di rumah-rumah Allah menjadi kabar baik bagi umat Allah untuk memelihara hubungannya dengan sesama.

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Kamis, 16 Februari 2023 - Mempedulikan Diri dan Orang Lain - Ulangan 23:21-25


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Senin, 13 Februari 2023 - BUAH YANG BERBEDA (To dipilei) - 2 Raja-raja 18:1-12


All Renungan Gereja Toraja 2023:
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login