lagu-gereja.com/toraja

View : 657 kali
Lukas 5:1-11
Bahasa Toraja:
Tanda mangnga diona kaunnalanna bale Simon. Bunga'na Puang Yesu untambai tu anak gurunNa undi urrundu'I ( ; )
1Den pissan nasisuang-suang tu tau lako Yesu, la umperangii kadanNa Puang Matua, tonna bendan dio randan tasik Genesaret.
2Natiromi tu lembang da'dua dio to' randan tasik apa sunmo tu to ma'dalla' lan mai, marassanmo umbasei dalla'na.
3Malemi tu Yesu tama tinde lembang misa', tu lembangna Simon, Napopeturrunni sidi' dio mai to' karangkeanna, Namane unno'ko' tu Yesu Naada'i tu to buda dao mai lembang.
4Iatonna upu'mo mangada'i, Nakuami lako Simon: Tokonni te lembang tama malikunna, ammi ma'dalla' miala bale.
5Nakuami Simon mebali: O Puang, sangmai' situ'turangkan bongi mara' takkanni, tae' bang kiala misa', apa belanna Kamu kumua, dadi la kiparokko bang tu dalla'.
6Iatonna buangmi, naluangmi tu bale lendu' budanna, sidi'mora naserek tu dalla'na.
7Naka'bi'-ka'bi' bangmi tu solana tu lanna lembang misa' rampe lakona to' karangkeanna, kumua anna sae untundui; saemi naponnoi tu lembang da'dua sidi'mora natallan.
8Iatonna tiromi Simon Petrus tu iannato, lumbangmi rokko to' guntu'Na Yesu, nakua: O Puang, toyang-toyangKomi dio mai kaleku, belanna aku te to kasalanna'!
9Belanna tiramban tu penaanna sola mintu' to nasolan, tu diona kaunnalanna bale pada to;
10susi dukato tu anakna Zebedeus sola duai Yakobus na Yohanes nasiban Simon. Nakuami Yesu lako Simon: Da mumataku', belanna randuk te totemo mudadi pa'dalla' tau.
11Iatonna patu'tunmi tu lembangna lako to' karangkeanna, natampe nasangmi namale urrundu' Yesu.

Bahasa Indonesia:
Penjala ikan menjadi penjala manusia
5:1 Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. 5:2 Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. 5:3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. 5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 5:5 Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." 5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. 5:7 Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. 5:8 Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa." 5:9 Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; 5:10 demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." 5:11 Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Penjelasan:
* Mengenal Yesus, mengenal diri
"Bagaimana mungkin seorang tukang kayu mengajari seorang nelayan tentang cara menangkap ikan?" Mungkin begitulah gambaran pikiran Petrus saat Yesus menyuruh dia menangkap ikan. Sementara ia dan teman-temannya telah sepanjang malam bekerja keras tanpa hasil (5).

Petrus, mewakili kebanyakan orang, keliru memahami Yesus. Yesus pada awal-awal pelayanan menyatakan kemesiasan-Nya bukan hanya dengan pernyataan diri (4:16-21), melainkan juga dengan pengajaran dan karya-karya-Nya. Sebelum peristiwa dalam perikop ini, beberapa pelayanan Yesus sudah menyatakan bahwa Ia lebih daripada manusia biasa: roh jahat diusir (4:31-37) dan orang sakit disembuhkan (4:38-41). Yesus juga bukan sekadar guru agung atau pembuat mukjizat yang populer. Yesus adalah Tuhan atas alam ini! Lalu sikap sok tahu Petrus berubah menjadi rasa malu dan gentar ketika melihat Yesus berdaulat atas ikan di laut Genesaret (8). Berhadapan dengan Yesus dan mengalami kuasa-Nya membuat Petrus menyadari keberadaan dirinya yang berdosa. Suatu sikap yang Yesus inginkan ada dalam diri orang yang akan Dia panggil menjadi hamba-Nya. Maka kisah penangkapan ikan berlanjut menjadi kisah 'penangkapan' Petrus oleh Yesus. Sejak saat itu, Petrus akan menebarkan jalanya di laut yang berbeda, yakni lautan manusia yang membutuhkan Kristus.

Betapa luar biasa anugerah Allah yang mengubah orang berdosa menjadi hamba-Nya. Kita pun dapat mengalami anugerah itu dalam hidup kita, bila kita menyadari keberdosaan kita dan betapa kita memerlukan pertolongan Kristus. Hanya Yesus yang sanggup mentransformasi hidup kita, dari kepapaan rohani yang terbungkus kesombongan dan kepicikan, menjadi pengikut yang dapat dipakai-Nya memenangkan jiwa sesama kita.

Syukurku: Terima kasih Tuhan karena Engkau lebih mengenal aku daripada aku mengenal diriku sendiri. Ini aku, bentuklah aku seturut maksud-Mu yang mulia.

* Luk 5:1 - Danau Genesaret
Danau Genesaret. Nama lain untuk Danau Galilea. Danau ini luas, dengan panjang sekitar tiga belas mil dan lebar delapan mil, dikelilingi oleh perbukitan. Pada zaman Tuhan wilayah di sekitar danau itu sangat padat penduduknya, dan di sepanjang pantainya terdapat banyak kota. Kapernaum dan Betsaida (di bagian utara) merupakan pusat perikanan.

* Luk 5:2 - Membasuh jalanya
Membasuh jalanya. Membersihkan jala merupakan pekerjaan pagi yang sudah rutin setelah menjala sepanjang malam.

* Luk 5:3 - Ia naik ke salah satu perahu itu
Ia naik ke salah satu perahu itu. Tepi danau berfungsi sebagai ruang pertemuan. karena tanah di sepanjang pantai menandai, dan akustiknya bagus. Agar tidak terjepit di antara orang banyak, Yesus meminjam perahu Simon Petrus untuk dijadikan mimbar.

* Luk 5:4 - Tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan
Tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan. Ikan naik ke permukaan pada malam hari untuk makan; pada siang hari hewan itu turun ke tempat air yang lebih sejuk di dalam danau.

* Luk 5:5 - Tetapi karena Engkau menyuruhnya
Tetapi karena Engkau menyuruhnya. Melalui pengalamannya sebagai seorang nelayan, Petrus yakin bahwa mereka tidak akan menangkap apa-apa, tetapi kata-katanya menunjukkan iman kepada Yesus. Dia siap untuk mempercayai kata-kata Sang Guru bahkan dalam hal-hal di mana Yesus tentu tidak akan dianggap sebagai ahli.

* Luk 5:6
Jala mereka mulai koyak. Ikan yang ditangkap itu demikian banyak sehingga jala maupun perahu mereka tidak mampu untuk menampung.

* Luk 5:8 - Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa
Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa. Bukti bahwa Yesus mengetahui lebih banyak tentang menjala ikan daripada Petrus, dan pemberian ikan yang jumlahnya lebih daripada memuaskan setelah pekerjaan sia-sia semalam, membuat murid itu melihat dirinya di dalam terang yang baru. Berbeda dengan Yesus, yang tampak keilahian-Nya melalui mukjizat itu, Petrus sadar bahwa dirinya penuh dosa, sehingga ia merasa tidak layak berada bersama dengan Yesus.

* Luk 5:10 - Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia
Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia. Simon dan rekan-rekannya, Yakobus dan Yohanes, sudah menjadi murid Yesus tetapi mereka tetap melanjutkan pekerjaan mereka sehari-hari. Sekarang Yesus memanggil mereka untuk pelayanan khusus, dan mereka meninggalkan semuanya untuk mengikut Dia.

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Kamis, 19 Januari 2023 - RESPON KEBAIKAN TUHAN - Umpebali Kamasokanan-Na Puang - Mazmur 40:7-11


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Selasa, 17 Januari 2023 - PERBUATAN ALLAH YANG AJAIB (Penggauran Kalle-Kalleanna Puang Matua) - Mazmur 40:1-6


All Renungan Gereja Toraja 2023:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login