lagu-gereja.com/toraja

View : 880 kali
Bahan Penelaahan Alkitab            Tanggal 15-20 Agustus 2022

FIRMAN-KU SEPERTI API DAN PALU
 Iatu Kadang-Ku susi api sola pepa’tong
Lukas 12:49-53

Tujuan:
1. Jemaat memahami bahwa firman Tuhan berperan membentuk kehidupan umat
2. Jemaat menjalani kehidupannya dalam ketaatan kepada firman Tuhan meskipun situasinya berat

Pembimbing Teks
Kata-kata Tuhan Yesus dalam perikop ini memang bisa menimbulkan pertanyaan dan kesulitan untuk dipahami. Perkataan, bahwa Dia datang untuk melemparkan api ke bumi (ay.49), jelas mengandung makna tertentu. Api yang dimaksudkan bukanlah seperti api dapur biasa, tetapi api sebagai simbol penyucian atau pengudusan melalui proses penghakiman. Melalui proses tersebut, akan terjadi pemisahan manusia. Memisahkan antara manusia yang hidup dalam komitmen percaya kepada Tuhan, dengan manusia yang memilih berada di luar Tuhan.

Hal ini sejalan dengan makna kalimat-kalimat yang lain. Perkataan bahwa Tuhan Yesus datang bukan untuk membawa damai, melainkan membawa pertentangan (ay.51-53), tidaklah dimaksudkan bahwa Kristus Sang Raja Damai tidak lagi akan membawa kedamaian! Tuhan tetaplah sang pembawa damai. Karena itu, sejalan dengan penjelasan sebelumya, yang dimaksudkan, ialah betapa komitmen untuk taat dan setia, sangat mungkin membuat seorang murid justru ditentang di tengah lingkungannya, entah di lingkungan kerja atau bahkan di dalam keluarga sendiri. Karena kesetiaan pada Tuhan, pertentangan bisa terjadi antar anggota keluarga sendiri (ay.53). Komitmen untuk taat pada Tuhan justru bisa membuat sebagian orang tidak senang dan merasa damai dengan kehadiran dirinya. Namun demikian, dalam kondisi demikian, para murid diminta tetap setia pada Firman Tuhan, sebab kesetiaan pada Firman Tuhanlah yang akan menyelamatkan dan memulihkan kehidupan manusia.

Pertanyaan Diskusi
Dalam hal-hal apakah saudara dapat menemukan bahwa firman Tuhan itu seperti api dan palu? Diskusikanlah pengalaman saudara!

A’gan umbasia susi tu biasa dinai ussa’dingngi kumua iatu kadan-Na Puang Matua inang susi api sia pepa’tong? Sipa’kadai tu misa’dingna sia mitirona!

Pernahkah saudara mengalami pertentangan karena komitmen saudara beriman kepada Tuhan Yesus? Apa saja yang dapat dilakukan apabila mengalami situasi seperti itu? Diskusikanlah!

Denraka anna bu’tu tu kasisalan belanna tumananki’ mentoe manda’ lan kapatonganan lako Puang Yesu? Apa tu ma’din dipogau’ keditingayoi tu a’gan susito? Sipa’kadai!  













Selanjutnya:
Bahan Khotbah HUT RI Tanggal 17 Agustus 2022 LUPUTKANLAH DAN LEPASKANLAH (Rampananni sia lendokanni) - Mazmur 82:1-8


Sebelum:
Bahan khotbah hari Minggu, 14 Agustus 2022 - FIRMAN-KU SEPERTI API DAN PALU (Iatu Kadang-Ku susi api sola pepa’tong) - Yeremia 23:21-29


All Renungan Gereja Toraja 2022:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2022..

Register   Login