| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Tanggal 9-14 Mei 2022 Renungan GEREJA TORAJA Tanggal 9-14 Mei 2022 - Katuoan marendeng lan Puang Yesu (Hidup Kekal di dalam Kristus) - Wahyu 7:9-17Katuoan marendeng lan Puang Yesu (Hidup Kekal di dalam Kristus) Wahyu 7:9-17 Pembacaan Wahyu 7:9-17 Bahasa Toraja: Diona mintu' to mate belanna kapatonganan 9Undinnato kutiro den misa' kasirampunan kapua, na moi misa' tau tae' nakulle umbilangi, tu lu dio mai mintu' bangsa sia suku sia mintu' to sangpetayanan sia mintu' basa, bendan nasangmi dio olo isungan kapayungan sia dio oloNa Anak domba, ma'bayu lamba' busa, sia lan limanna den palapa kambuno; 10metamba-tambami umpekapuai gamaranna nakua: Mintu'na kadipangkeran lu lako Puang Matua tu unno'ko' dao isungan kapayungan, sia lako Anak domba, oto'na kamakarimmanan. 11Bendanmi tu mintu' malaeka' ullilingi tu isungan kapayungan sia ullilingi mintu' penatua sia iatu a'pa' a'gan kepenaa, anna tukku dio olo isungan kapayungan sia umpenombai Puang Matua, 12nakua: Amin, mintu'na kadipudian sia kamala'biran sia kakinaan sia pa'kurre sumanga' sia kadipangkeran sia kuasa sia kamatotoran lu lako Puangta tontong sae lakona! Amin. 13Mekutanami misa'i tu mintu'na penatua lako kaleku nakua: Iate mai to ma'bayu lamba' busa, mindara sia umbara nanii sae? 14Kukuami lako kalena: Puangri ia untandai. Nakuami lako kaleku: Iamote tu to tassu' lan mai kadipakario-rioan sia mangkamo umbasei bayu lamba'na sia nabusai rara Anak domba. 15Iamo bannangna to anna dio olo isungan kapayunganNa Puang Matua, sia anna menomba lako Kalena allo bongi lan inan kabusunganNa; sia Puang tu unnisung dao isungan kapayunganNa la ungkulambu tarunoi. 16Tau iato mai tae'mo nala tangdia' len ba'tu ma'rang sia tae'mo nala'da'i allo ba'tu apa malassu: 17belanna Anak domba tu lan tangnga isungan kapayunganNa la ungkambi'i sia la urrambai lako mintu' to' mata uai katuoan; anNa Puang Matua umpa'dii mintu' uai matanna tau iato mai. Bahasa Indonesia: Orang banyak yang tidak terhitung banyaknya 7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. 7:10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!" 7:11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, 7:12 sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" 7:13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" 7:14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba. 7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka. 7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. 7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka." Penjelasan: * Kita mendapati nyanyian orang-orang kudus dan para malaikat (ay. 9-12). 1. Puji-pujian yang dipersembahkan oleh orang-orang kudus. (1) Sikap tubuh orang-orang kudus yang memuji ini: mereka berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, di hadapan sang Pencipta dan sang Pengantara. Takhta Allah tidak akan bisa didekati oleh orang-orang berdosa, kalau bukan karena Pengantara. (2) Penampilan mereka: mereka memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka, seperti para penakluk pada waktu dulu tampil dalam kemenangan-kemenangan mereka. (3) Pekerjaan mereka: mereka berseru dengan suara nyaring: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” Ini dapat dipahami sebagai seruan hosanah, atau seruan haleluya. Baik Bapa maupun Anak digabungkan bersama-sama dalam puji-pujian ini. Bapa merancang keselamatan ini, Anak membayarnya, dan orang-orang yang menikmatinya harus dan akan memuji Tuhan dan Anak Domba. 2. Di sini ada nyanyian para malaikat sewaktu mereka tersungkur dan menyembah (ay. 11-12). Oleh karena itu, betapa kita, makhluk yang keji dan rapuh, harus rendah hati dan penuh hormat ketika datang ke hadirat Allah! Mereka sepakat dengan puji-pujian orang-orang kudus, dan mengucapkan Amin untuk menyetujuinya. Lalu mereka menambahkan lebih banyak puji-pujian dari mereka sendiri. Kita sudah melihat seperti apa pekerjaan di sorga itu, jadi kita harus menyelaraskan hati kita dengannya, dan merindukan dunia itu, di mana puji-pujian kita, dan juga kebahagiaan kita, akan disempurnakan. * Kebahagiaan Orang-orang yang Setia Melayani Kristus (7:13-17) Gambaran tentang kebahagiaan orang-orang yang sudah setia melayani Tuhan Yesus Kristus. I. Sebuah pertanyaan diajukan oleh salah seorang dari tua-tua, bukan untuk mencari tahu bagi dirinya sendiri, melainkan untuk mengajar Rasul Yohanes. Orang kudus yang paling rendah di sorga tahu lebih banyak daripada rasul terbesar di dunia. II. Jawaban yang diberikan oleh Rasul Yohanes, yang di dalamnya ia mengakui secara tersirat ketidaktahuannya sendiri: Tuan mengetahuinya. Gambaran yang diberikan kepada Rasul Yohanes tentang pasukan orang yang mati syahid itu. 1. Keadaan yang hina dan hancur yang sebelumnya menimpa mereka. Mereka telah melewati kesusahan besar. Jalan ke sorga melewati banyak kesusahan. Tetapi kesusahan tidak akan memisahkan kita dari kasih Allah. 2. Sarana-sarana yang dengannya mereka telah dipersiapkan untuk kebahagiaan besar yang sekarang mereka nikmati (ay. 14). Ini adalah satu-satunya darah yang membuat jubah orang-orang kudus putih dan bersih. 3. Keterberkatan yang ke dalamnya mereka sekarang diangkat. (1) Mereka bahagia di tempat mereka, sebab mereka berdiri di hadapan takhta Allah siang malam, dan Dia membentangkan kemah-Nya di atas mereka. (2) Mereka bahagia dalam pekerjaan mereka, sebab mereka melayani Allah senantiasa. (3) Mereka bahagia dalam terbebasnya mereka dari semua ketidaknyamanan hidup sekarang ini. Dari segala kelaparan dan rasa lapar: Mereka tidak menderita lapar dan dahaga lagi. Semua kebutuhan mereka disediakan. Dari semua sakit penyakit: mereka tidak akan pernah tersengat matahari atau panas terik lagi. (4) Mereka bahagia dalam kasih dan bimbingan Tuhan Yesus: Ia akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. (5) Mereka bahagia karena telah dilepaskan dari semua penderitaan. Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka. Allah sendiri, dengan tangan-Nya yang lembut dan penuh rahmat, akan menghapus air mata itu, dan mereka tidak tanpa air mata ketika Allah datang untuk menghapusnya. Dalam hal ini Ia memperlakukan mereka seperti seorang bapa yang lembut, yang mendapati anak terkasihnya bercucuran air mata, lalu menghibur anak itu, menyeka matanya, dan mengubah kesedihannya menjadi sukacita. Tujuan: - Jemaat memahami dan meyakini kepastian kehidupan kekal dalam Kristus. - Jemaat hidup sebagai umat yang sungguh percaya pada kehidupan kekal. Pembimbing Teks Wahyu 7:9-17 berisi sebagian penglihatan/penyataan kepada rasul Yohanes ketika dia terbuang di pulau Patmos. Hal yang mendasari penglihatan/penyataan tersebut, adalah kondisi kehidupan para pengikut Kristus yang kerapkali mengalami penderitaan akibat penganiayaan. Penglihatan/penyataan tersebut dimaksudkan untuk memberi penghiburan/penguatan terhadap orang-orang kudus, agar tetap menaruh harapan dan percayanya kepada Kristus, sesulit apapun kenyataan hidup yang mereka alami. Dalam perikop tersebut disebutkan tentang orang banyak yang tak terhitung jumlahnya. Mereka adalah orang-orang yang berasal dari berbagai suku bangsa, yakni mereka yang telah ditebus dalam darah Anak Domba. Sekalipun jumlah mereka tak terhitung, namun mereka semua digembalakan oleh Anak Domba Allah, yakni Yesus Kristus. Pertanyaan diskusi: Perhatikan perikop yang telah kita baca. Apa saja yang menjadi ciri-ciri dari kehidupan kekal dan pada ayat mana anda menemukan ciri-ciri tersebut? (Pemarangai te kadanNa Puang tu mangka tabasa. Apa siara tu napotanda katuoan marendeng, sia aya’ pira minii untiroi?) Hal-hal apa saja yang masih sering menggerogoti kehidupan kita, sehingga kita tidak sepenuhnya menikmati kehidupan kekal yang telah Tuhan anugerahkan bagi kita dalam Kristus? (Apa siara tu madada’pa urrussai’ katuoanta, naurungan tangkan taperasai tu katuoan marendeng Nakamaseanmiki’ Puang lan Kristus?)
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan GEREJA TORAJA Minggu, 15 Mei 2022 - Pengkatobaran dipa`kamasean lako mintu` tau (ANUGERAH PERTOBATAN BAGI SEMUA) - Kisah Para Rasul 11:1-18 Sebelum: Renungan GEREJA TORAJA Minggu, 8 Mei 2022 - Katuoan Marendeng Lan Puang Yesu (HIDUP KEKAL DALAM KRISTUS) - Kisah Para Rasul 9:32-43 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |