|
|
Mingggu, 27 Agustus 2017 (Lukas 2:41-52)Khotbah GMIT Mingggu, 27 Agustus 2017 - Lukas 2:41-52 - Minggu ke-12 sesudah PentakostaMinggu ke-12 sesudah Pentakosta PENDIDIKAN IMAN DALAM JEMAAT Lukas 2:41-52 PENDAHULUAN Bertambah penduduk mengakibatkan pertambahan kebutuhan yang menimbulkan persaingan semakin ketat. Tuntutan persaingan membuat orang melupakan kebutuhan pendidikan iman di dalam jemaat. Berhimpun bersama selalu disertai dengan perhitungan untung dan rugi, malah orang tidak akan bertahan lama untuk mendapatkan pendidikan iman dalam persekutuan berjemaat. Kondisi ini turut memengaruhi upaya gereja dalam mengembangkan dan meningkatkan pendidikan iman dalam jemaat. Akibatnya perkembangan itu semakin nyata dan pesat tetapi moral dan iman manusia menjadi pudar. Jika demikian apa yang harus diharapkan dari kehidupan berjemaat? PENJELASAN TEKS Kisah Yesus pada umur dua belas tahun dalam Bait Allah adalah kisah yang mengingatkan kita betapa pentingnya pendidikan iman dalam jemaat. Yusuf dan Maria melakukan sebuah kebiasaan dalam hidup yakni tiap-tiap tahun mereka pergi ke Yerusalem untuk merayakan hari raya Paskah (bd. Ayat 41). Kebiasaan merayakan hari raya Paskah setiap tahun adalah bukti salah satu upaya mewujudkan pendidikan iman dalam hidup berjemaat (persekutuan). Kenyataan ini sesungguhnya mendidik umat untuk nilai ketaatan tetapi juga sekaligus secara terus menerus membiasakan dan mengajarkan makna perayaan hari raya Paskah bagi generasi ke generasi. Kerelaan berhimpun di Yerusalem sebagai pusat peribadatan umat dengan meninggalkan kesibukan hidup dan menempuh perjalanan yang tidak mudah dan jauh adalah sesungguhnya bukti dari kesuksesan pendidikan iman umat. Nilai pendidikan iman inilah yang kemudian dibuktikan oleh Yesus (sosok seorang anak yang berumur 12 tahun) mau dan rela duduk berlama-lama untuk mendengar apa yang diajarkan Alim Ulama dan bertanya pada mereka. Sikap mendengar dan bertanya/berdialog adalah sikap yang sangat bermanfaat dalam pendidikan iman umat. Tidak hanya itu kerelaan para Alim Ulama untuk mengajar dan berdialog dengan seorang anak (Yesus) adalah upaya melaksanakan pendidkkan iman bagi umat. Kecemasan dan kegelisahan serta upaya Yusuf dan Maria mencari dan menemukan Yesus adalah keteladanan pendidkan iman dengan bertanggung jawab penuh pada anak sebagai anugerah terindah dari Tuhan. Demikian pun jawaban Yesus sesungguhnya sarat makna pendidkan iman, yakni kesediaan berada di rumah Tuhan adalah bukti hubungan yang dekat dengan Tuhan sekaligus penyerahan hidup pada Tuhan. Keputusan Yesus pulang bersama-sama Yusuf dan Maria ke Nazaret memberikan keteladanan kasih seorang anak kepada ayah dan ibunya dan ini nilai pendidikan iman. Pendidikan iman yang baik dan benar pada akhirnya berdampak pada kehidupan umat yang semakin mengagumkan banyak orang bahkan dunia ini. Yesus sosok yang berumur 12 tahun itu bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya, dikasihi Tuhan dan sesama. APLIKASI 1. Persaingan semakin ketat, kebutuhan semakin bertambah tetapi janganlah karena alasan itu lalu melupakan kebutuhan pendidikkan iman bagi pertumbuhan iman kepada Yesus Kristus. 2. Gereja baik sebagai persekutuan orang percaya maupun sebagai organisasi, hendaklah berperan aktif dalam pendidikan iman umat. Program pelayanan yang menjadi upaya mengembangkan pendidikan iman umat melalui bidang pendidikan dan pengajaran pada kategorial/fungsional maupun melalui lembaga-lembaga pendidikan formal (sekolah GMIT) perlu mendapatkan perhatian dan penanganan serius. Kepedulian gereja pada konteks ini sesungguhnya sangat berpengaruh pada daya saing generasi gereja ke depan. 3. Setiap orang sudah selayaknya bertanggung jawab untuk secara terus-menerus mengajarkan dan menerapkan (kata dan tindakan) nilai-nilai kebenaran yang mampu mendidik iman umat baik di tengah keluarga maupun dalam hidup berjemaat. Jika komitmen ini terus dipertahankan maka sesungguhnya sangat berdampak besar bagi kehidupan generasi yang akan datang. Jangan tunggu nanti, sekarang lakukanlah, sebab dunia sedang membutuhkan manusia yang berilmu, bermoral dan beriman yang benar kepada Tuhan. (DOS) Label: Lukas 2:41-52
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, |
Sebelum: All Garis Besar: All Khotbah GMIT 2017: Khotbah GMIT Minggu, 13 Agustus 2017 - Minggu ke-10 sesudah Pentakosta Khotbah GMIT Minggu, 20 Agustus 2017 - Minggu ke-11 sesudah Pentakosta Khotbah GMIT Mingggu, 27 Agustus 2017 - Lukas 2:41-52 - Minggu ke-12 sesudah Pentakosta Alkitab Bahasa Rote Tii - Genesis(50) Alkitab Bahasa Rote Tii - Perjanjian Baru(96) Bacaan Alkitab GMIT 2017(12) Contoh Tata Ibadah GMIT(39) Khotbah GMIT 2017(3) Khotbah GMIT 2025(11) LAGU GEREJA ETNIK NTT(9) Lagu Rohani Timor(3) Pembacaan Alkitab GMIT(1) Renungan GMIT 2022(33) Renungan GMIT 2023(2) Tentang Gereja GMIT(1) Tentang GMIT(5) xxx(11) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |