lagu-gereja.com/gkps
Gereja Kristen Protestan Simalungun

View : 923 kali
Tentang GKPS

TATA GEREJA GKPS Januari 2021 - TATA KERJA SEKSI BAPA GKPS

 
TATA KERJA
SEKSI BAPA GKPS

Pasal 1

Pengantar

    Dalam rangka GKPS melaksanakan panggilan dan pengutusannya, Seksi Bapa GKPS adalah badan pelayanan yang melaksanakan pelayanannya di bidang kategorial bapa (parbapaon).
    Seksi Bapa ditetapkan Pada tanggal 8 April 1995 menjadi Seksi Bapa GKPS yang bertugas mempersiapkan terbentuknya wadah khusus bagi parbapaon (kaum bapa) Kristen Simalungun.
    Dalam Tata Dasar dan Tata Laksana GKPS tahun 2020, disebut Seksi Bapa GKPS.

Pasal 2

Nama

Seksi Bapa Gereja Kristen Protestan Simalungun, disingkat Seksi Bapa GKPS, adalah badan pelayanan GKPS di bidang kategorial Bapa.

Pasal 3

Tujuan

Dalam rangka GKPS melaksanakan panggilan dan pengutusannya, Seksi Bapa GKPS bertujuan untuk meningkatkan spiritualitas dan pemberdayaan warganya agar lebih berperan serta dalam keluarga, gereja, masyarakat, dan negara.

Pasal 4

Kegiatan

    Mendalami Firman Tuhan dan menghayatinya dalam hidup sehari-hari.
    Mengajarkan peran dan fungsi anggota Seksi Bapa sebagai Bapa dan imam dalam keluarga.
    Memperluas kecerdasan dan keterampilan anggota Seksi Bapa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
    Melaksanakan tugas-tugas GKPS dikalangan Bapa khususnya dan tugas-tugas GKPS umumnya.

Pasal 5

Logo

    Logo Seksi Bapa adalah sebagai berikut:

Gambar logo Seksi Bapa GKPS

 

    Logo Seksi Bapa dipakai pada kop surat dan stempel resmi Seksi Bapa GKPS.

Pasal 6

Mars

Mars Seksi Bapa GKPS adalah “Mars Seksi Bapa GKPS” karangan Pdt Robert J. Saragih.

Pasal 7

Kewargaan

    Yang menjadi warga Seksi Bapa GKPS
    Warga laki-laki GKPS yang telah menikah.
    Warga laki-laki GKPS yang belum/tidak menikah yang telah mengaku percaya/Sidi dan berumur lebih dari 35 (tiga puluh lima)
    Tanggung jawab
    Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan Seksi Bapa.
    Saling melayani di antara warga Seksi Bapa dalam keadaan suka dan duka.
    Memberikan persembahan khusus untuk pelayanan Seksi Bapa.
    Hak
    Memeroleh pelayanan dalam keadaan suka dan duka.
    Memilih dan dipilih menjadi anggota Pengurus Seksi Bapa dalam semua lingkup kepengurusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    Mempunyai hak bicara dan hak suara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal 8

Kepengurusan

    Pengurus Seksi Bapa Jemaat
    Pengurus Seksi Bapa GKPS di lingkup Jemaat disebut Pengurus Seksi Bapa Jemaat.
    Pengurus Seksi Bapa Jemaat diangkat oleh Majelis Jemaat. Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Jemaat yang akan diangkat itu dipilih dalam Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.
    Pengurus Seksi Bapa Jemaat bertanggungjawab kepada Majelis Jemaat. Pertanggungjawaban Pengurus Seksi Bapa Jemaat kepada Majelis Jemaat tersebut dilaksanakan bersama dalam Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.
    Pengurus Seksi Bapa Resort
    Pengurus Seksi Bapa GKPS di lingkup Resort disebut Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Pengurus Seksi Bapa Resort diangkat oleh Pengurus Resort. Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Resort yang akan diangkat itu dipilih dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.
    Pengurus Seksi Bapa Resort bertanggungjawab kepada Pengurus Resort. Pertanggungjawaban Pengurus Seksi Bapa Resort kepada Pengurus Resort tersebut dilaksanakan bersama dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.
    Pengurus Seksi Bapa Sinode
    Pengurus Seksi Bapa GKPS di lingkup Sinode disebut Pengurus Seksi Bapa Sinode.
    Pengurus Seksi Bapa Sinode diangkat oleh Pimpinan Sinode. Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Sinode yang akan diangkat itu dipilih dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Pengurus Seksi Bapa Sinode bertanggungjawab kepada Pimpinan Sinode. Pertanggungjawaban Pengurus Seksi Bapa Sinode kepada Pimpinan Sinode tersebut dilaksanakan bersama dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Koordinator Pelayanan Bapa di Distrik

Pengurus Seksi Bapa Sinode dibantu oleh koordinator pelayanan Bapa di Distrik dengan ketentuan sebagai berikut:

    Koordinator dipilih oleh Rapat Pengurus Lengkap Bapa Sinode berdasarkan usulan Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Koordinator bertugas untuk mengoordinasi pelayanan seksi Bapa di distrik dalam kerjasama dengan praeses di Distrik terkait.

Pasal 9

Periode Pelayanan Pengurus

    Pengurus Seksi Bapa GKPS di setiap lingkup diangkat dan ditetapkan untuk 1 (satu) periode yakni 5 (lima) tahun.
    Anggota Pengurus Seksi Bapa GKPS dapat dipilih kembali, dengan ketentuan ia tidak boleh menduduki jabatan yang sama lebih dari 2 (dua) periode pelayanan berturut-turut.

Pasal 10

Komposisi, Pemilihan, dan Pelantikan Pengurus Seksi Bapa Jemaat

    Pengurus Seksi Bapa Jemaat terdiri dari seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris, seorang Wakil Sekretaris, seorang Bendahara, yang masing-masing merangkap sebagai Anggota serta beberapa anggota lainnya sesuai dengan kebutuhan jemaat yang bersangkutan.
    Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Jemaat dipilih oleh Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat dari antara para warga Seksi Bapa Jemaat.
    Pengurus Seksi Bapa Jemaat diangkat dan dilantik oleh Majelis Jemaat dalam kebaktian Minggu.

Pasal 11

Tugas Pengurus Seksi Bapa Jemaat

    Melaksanakan keputusan Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.
    Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan kepadanya oleh Majelis Jemaat dan Sidang Jemaat.
    Melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil dalam Rapat Warga Seksi Bapa Resort.
    Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan kepadanya oleh Pengurus Seksi Bapa Resort dan Pengurus Seksi Bapa Sinode melalui Majelis Jemaat.
    Berpartisipasi dalam kegiatan oikumenis di lingkup jemaat.
    Mempersiapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan serta Belanja Seksi Bapa Jemaat untuk diajukan kepada dan ditetapkan oleh Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.
    Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Seksi Bapa Jemaat kepada Majelis Jemaat yang dilaksanakan bersama dalam Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat

Pasal 12

Komposisi, Pemilihan, dan Pelantikan Pengurus Seksi Bapa Resort

    Pengurus Seksi Bapa Resort terdiri dari seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris, seorang Wakil Sekretaris, seorang Bendahara, yang masing-masing merangkap sebagai anggota serta anggota lainnya sesuai dengan jumlah jemaat.
    Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Resort dipilih oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort dari antara para warga Seksi Bapa Jemaat berdasarkan calon-calon yang diajukan oleh setiap Pengurus Seksi Bapa Jemaat dalam Resortnya.
    Pengurus Seksi Bapa Resort diangkat dan dilantik oleh Pengurus Resort dalam kebaktian Minggu.

Pasal 13

Tugas Pengurus Seksi Bapa Resort

    Melaksanakan keputusan Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.
    Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan kepadanya oleh Pengurus Resort dan Sidang Resort.
    Melaksanakan keputusan-keputusan yang diambil dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Berpartisipasi dalam kegiatan oikumenis di lingkup distrik.
    Mempersiapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan serta Belanja Seksi Bapa Resort untuk diajukan kepada dan ditetapkan oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.
    Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Seksi Bapa Resort kepada Pengurus Resort yang dilaksanakan bersama dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.

Pasal 14

Komposisi, Pemilihan, dan Pelantikan Pengurus Seksi Bapa Sinode

    Pengurus Seksi Bapa Sinode terdiri dari seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, seorang Sekretaris, seorang Wakil Sekretaris, dan seorang Bendahara, yang masing-masing merangkap sebagai Anggota, serta beberapa anggota lainnya sesuai dengan jumlah Distrik. Anggota-anggota yang berasal dari Distrik adalah Koordinator Pelayanan Bapa di d
    Anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Sinode dipilih oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode dari antara calon-calon yang diajukan oleh Pengurus Seksi Bapa Resort, dari antara warga Seksi Bapa Jemaat di wilayah Sumatera Utara (kecuali anggota-anggota yang adalah Koordinator Pelayanan Bapa di distrik).
    Pengurus Seksi Bapa Sinode diangkat dan dilantik oleh Pimpinan Sinode dalam kebaktian Minggu.

Pasal 15

Tugas Pengurus Seksi Bapa Sinode

    Melaksanakan keputusan Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Melaksanakan hal-hal yang ditugaskan kepadanya oleh Pimpinan Sinode, Sidang Majelis Sinode, dan Sidang Sinode Bolon.
    Berpartisipasi dalam kegiatan oikumenis di lingkup sinodal.
    Mempersiapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan serta Belanja Seksi Bapa Sinode untuk diajukan kepada dan ditetapkan oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Seksi Bapa Sinode kepada Pimpinan Sinode.

Pasal 16

Pergantian Antar-waktu Anggota Pengurus

Anggota Pengurus Seksi Bapa di semua lingkup yang berhenti dari jabatannya sebelum berakhir periodenya, baik atas permintaan sendiri maupun karena alasan lain, pergantiannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pemilihan dan pengangkatan di lingkup masing-masing untuk periode pelayanan yang sedang berjalan

Pasal 17

Pembimbing

    Jenis
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Jemaat.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Sinode.
    Pemilihan dan Penetapan
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Jemaat dipilih dan ditetapkan oleh dan dari antara anggota Majelis Jemaat.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Resort dipilih dan ditetapkan oleh dan dari antara anggota Pengurus Resort dan/atau anggota Sidang Sinode Bolon utusan Resort setempat.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Sinode dipilih dan ditetapkan oleh Pimpinan Sinode.
    Tugas
    Mendampingi Pengurus Seksi Bapa agar mereka bertumbuh dalam komitmen, semangat, dan kompetensi pelayanan sehingga mereka dapat menjalankan pelayanan kepemimpinan mereka secara efektif.
    Menghadiri rapat Pengurus Seksi Bapa dengan ketentuan tanpa hak suara.
    Periode pelayanan

Periode pelayanan Pembimbing Pengurus Seksi Bapa adalah sama dengan periode pelayanan Pengurus Seksi Bapa.

    Pertanggungjawaban

Pembimbing Pengurus Seksi Bapa bertanggungjawab kepada lembaga kepemimpinan yang mengangkatnya.

Pasal 18

Rapat-rapat

    Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode.

Pasal 19

Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat

    Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat adalah sarana permusyawaratan bagi semua warga Seksi Bapa Jemaat yang terdaftar sebagai warga dari Jemaat yang terkait.
    Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat diadakan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dengan panduan umum:
    Pada bulan Januari untuk laporan pertanggungjawaban tahun sebelumnya.
    Pada bulan Nopember untuk menetapkan rencana kerja dan rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja untuk tahun berikutnya.
    Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat bertugas untuk:
    Membicarakan tentang perkembangan, tantangan, dan persoalan pelayanan parBapaon di Jemaat sesuai dengan tujuan Seksi Bapa.
    Mengajukan usul dan/atau saran kepada Sidang Jemaat melalui Majelis Jemaat
    Memilih anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Jemaat.
    Menerima dan mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Seksi Bapa Jemaat bersama dengan Majelis Jemaat.
    Menetapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan serta Belanja Seksi Bapa Jemaat.
    Segala Keputusan dan ketentuan dari Rapat warga Seksi Bapa Jemaat tidak boleh bertentangan dengan ketentuan-ketentuan atau peraturan yang berlaku di GKPS.
    Keputusan Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat tidak boleh bertentangan dengan Tata Gereja dan Tata Laksana GKPS.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Jemaat harus diundang dalam Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat.

Pasal 20

Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat

    Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat bertugas untuk:
    Membicarakan pelaksanaan tugas-tugas Pengurus Seksi Bapa Jemaat seperti diatur dalam Pasal 11 (sebelas) dari Tata Kerja ini.
    Menyelesaikan masalah-masalah yang timbul di antara 2 (dua) Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat, dengan ketentuan melaporkannya kepada Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat berikutnya.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Jemaat harus diundang dalam rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat.

Pasal 21

Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort

    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort adalah sarana permusyawaratan bagi semua Pengurus Seksi Bapa Jemaat dalam satu Resort.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort diadakan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dengan panduan umum:
    Pada bulan Februari untuk laporan pertanggungjawaban tahun sebelumnya.
    Pada bulan Nopember untuk menetapkan rencana kerja dan rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja untuk tahun berikutnya.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort bertugas untuk:
    Membicarakan tentang perkembangan, tantangan, dan persoalan pelayanan parBapaon di Resort sesuai dengan tujuan Seksi Bapa.
    Mengajukan usul dan/atau saran kepada Sidang Resort melalui Pengurus Resort.
    Memilih anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Menerima dan mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Seksi Bapa Resort bersama dengan Pengurus Resort.
    Menetapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Penerimaan serta Belanja Seksi Bapa Resort.
    Keputusan Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort tidak boleh bertentangan dengan Tata Gereja dan Tata Laksana GKPS.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Resort harus diundang dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort.

Pasal 22

Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort

    Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort bertugas untuk:
    Membicarakan pelaksanaan tugas-tugas Pengurus Seksi Bapa Resort seperti yang diatur dalam pasal 13 (tiga belas) dari Tata Kerja ini.
    Menyelesaikan masalah-masalah yang timbul di antara 2 (dua) Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort, dengan ketentuan melaporkannya kepada Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort berikutnya.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Resort harus diundang dalam rapat Pengurus Seksi Bapa Resort.

Pasal 23

Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode

    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode adalah sarana permusyaratan antara Pengurus Seksi Bapa Sinode dan semua Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Setiap Pengurus Seksi Bapa Resort mengutus 2 (dua) orang yang ditetapkan oleh dan dari antara anggota-anggota Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode dilaksanakan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) masa pelayanan, yaitu pada tahun kedua dan tahun kelima dalam masa pelayanan yang baru.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode bertugas:
    Mengatur dan menetapkan segala sesuatu yang perlu bagi parBapaon GKPS.
    Mengatur pelaksanaan keputusan lembaga atau kepengurusan GKPS yang lebih luas.
    Mengajukan usul dan saran kepada kepengurusan GKPS yang lebih luas.
    Keputusan Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode tidak boleh bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku di GKPS.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Sinode harus diundang dalam Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.

Pasal 24

Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode

    Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode bertugas untuk:
    Membicarakan pelaksanaan tugas-tugas Pengurus Seksi Bapa Sinode seperti yang diatur dalam pasal 15 (lima belas) dari Tata Kerja ini.
    Menyelesaikan masalah-masalah yang timbul di antara 2 (dua) Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode, dengan ketentuan melaporkannya kepada Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode berikutnya.
    Pembimbing Pengurus Seksi Bapa Sinode harus diundang dalam rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode.

Pasal 25

Prosedur Umum untuk Rapat-rapat

    Undangan
    Undangan Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat disampaikan dalam warta jemaat dari Jemaat yang bersangkutan dalam dua kali kebaktian Minggu secara berturut-turut sebelum rapat tersebut dilaksanakan.
    Undangan Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat, Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort, Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort, Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode, dan Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode disampaikan melalui surat undangan tertulis.
    Bahan

Bahan rapat harus dikirimkan kepada semua peserta rapat selambat-lambatnya 2 (dua) Minggu sebelum rapat diselenggarakan.

    Pemimpin
    Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua Pengurus Seksi Bapa Jemaat
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua.
    Rapat Pengurus Lengkap Bapa Resort dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua Pengurus Seksi Bapa Resort.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua.
    Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode dipimpin oleh Majelis Ketua yang terdiri dari 3 (tiga) orang yang ditetapkan oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode atas usul Pengurus Seksi Bapa Sinode.
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua.
    Kuorum
    Rapat Pengurus Seksi Bapa Jemaat, Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Resort, Rapat Pengurus Seksi Bapa Resort, dan Rapat Pengurus Seksi Bapa Sinode dinyatakan sah jika kuorum tercapai, yakni jika dihadiri oleh ½ (setengah) ditambah 1 (satu) dari anggota pengurus.
    Dalam hal kourum tidak tercapai, pimpinan rapat harus menyampaikan undangan dengan ketentuan rapat akan dilaksanakan secepat-cepatnya 7 (tujuh) hari dan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari terhitung dari rencana rapat semula. Jika sesudah penundaan, kuorum tetap tidak tercapai, rapat tersebut dinyatakan sah dan dapat dilaksanakan.
    Cara Pengambilan Keputusan
    Keputusan Rapat Seksi Bapa diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat.
    Dalam hal mufakat tidak dapat dicapai, pimpinan rapat sekali lagi berusaha mempertemukan pendapat yang berbeda agar pada akhirnya dapat dicapai mufakat.
    Jika mufakat masih tetap belum berhasil dicapai, keputusan diambil dengan pemungutan suara.
    Keputusan melalui pemungutan suara menjadi sah jika disetujui oleh sekurang- kurangnya ½ (setengah) ditambah 1 (satu) dari jumlah anggota rapat yang hadir.
    Cara Pemilihan Personel
    Rapat untuk pemilihan personel untuk jabatan atau tugas tertentu dipimpin oleh Pembimbing Seksi Bapa.
    Pemilihan personel untuk jabatan atau tugas tertentu dilakukan melalui pemungutan suara oleh seluruh peserta rapat yang bersangkutan, dengan ketentuan:

    Dalam Rapat Warga Seksi Bapa Jemaat, seorang peserta rapat mempunyai 1 (satu) hak suara.
    Dalam Rapat Pengurus Lengkap Bapa Resort, seorang peserta rapat mempunyai 1 (satu) hak suara.
    Dalam Rapat Pengurus Lengkap Bapa Sinode, setiap Resort mempunyai hak 1 (satu) suara dan hak suara tersebut tidak dapat diwakilkan.

    Seorang personel terpilih dengan sah jika memeroleh suara sekurang-kurangnya ½ (setengah) tambah 1 (satu) dari jumlah peserta rapat yang hadir.
    Jika ketentuan jumlah suara seperti pada Butir b. di atas tidak dicapai, pemilihan diulang kembali terhadap mereka yang memeroleh suara diatas angka kiesquosient. Perhitungan angka kiesquosient diperoleh dengan membagi jumlah suara yang ikut memilih dengan jumlah calon yang terpilih pada Butir b. di atas. Pada pemilihan ini, keterpilihan tetap didasarkan pada ketentuan pada Butir b.
    Jika pada pemilihan pertama hanya seorang calon yang mencapai di atas angka kiesquosient, pemilihan diulang kembali, dengan ketentuan:

    Calon yang mencapai di atas angka kiesquosient secara otomatis mengikuti pemilihan ulang.
    Calon yang lain untuk pemilihan ulang diperoleh melalui pemilihan antara yang diikuti oleh semua calon yang tidak memeroleh suara di atas angka kiesquosient pada pemilihan pertama. Dalam pemilihan antara ini, calon ditetapkan berdasarkan perolehan suara terbanyak.
    Dalam pemilihan ulang, keterpilihan tetap didasarkan pada ketentuan pada Butir b. di atas.

    Risalah
    Setiap Pengurus Seksi Bapa harus membuat risalah rapat dan mengesahkannya dalam rapat berikutnya.
    Risalah rapat Pengurus Seksi Bapa disampaikan kepada semua anggota pengurus dan akan menjadi bahan pada rapat Pengurus Seksi Bapa berikutnya.
    Tata Tertib dan Petunjuk Pelaksanaan

Pengurus Seksi Bapa dapat menyusun, mengesahkan, dan memakai Tata Tertib Rapat serta petunjuk-petunjuk pelaksanaan yang lain untuk Pengurus Seksi Bapa, dengan ketentuan tidak bertentangan dengan Tata Gereja dan Tata Laksana GKPS serta Tata Kerja Seksi Bapa.

Pasal 26

Harta Milik

    Harta milik Seksi Bapa diperoleh melalui:
    Persembahan warga secara umum.
    Persembahan khusus warga Seksi Bapa.
    Persembahan melalui Pesta minggu Seksi Bapa Jemaat.
    Hasil usaha lainnya tidak bertentangan dengan Firman Tuhan dan ajaran GKPS.
    Anggaran GKPS menurut lingkup kepengurusan Seksi Bapa.
    Sumbangan, hibah, dan bantuan yang sifatnya tidak mengikat, yang tidak bertentangan dengan Firman Tuhan dan ajaran GKPS.
    Besarnya persembahan khusus warga ditetapkan oleh Rapat Pengurus Lengkap Seksi Bapa Sinode.
    Persembahan melalui Pesta minggu Seksi Bapa Jemaat diperuntukkan bagi Seksi Bapa dengan ketentuan sebagai berikut:
    70% untuk kas Pengurus Seksi Bapa Jemaat.
    20% untuk kas Pengurus Seksi Bapa Resort.
    10% untuk kas Pengurus Seksi Bapa Sinode.
    Semua harta milik Seksi Bapa, baik di lingkup Jemaat, Resort, dan Sinode merupakan satu kesatuan milik GKPS.
    Perolehan, pengelolaan, pertanggungjawaban, dan pengawasan terhadap harta milik Seksi Bapa diatur dan dilaksanakan melalui Peraturan Penatalayanan GKPS.

Pasal 27

Tata Tertib dan Peraturan-peraturan Pelaksanaan

Pengurus Seksi Bapa dapat menyusun, mengesahkan, dan memakai Tata Tertib dan peraturan-peraturan pelaksanaan lain untuk Pengurus Seksi Bapa, dengan ketentuan tidak bertentangan dengan Tata Gereja dan Tata Laksana GKPS serta Tata Kerja Seksi Bapa.

Pasal 28

Perubahan

Yang berwenang menetapkan dan mengubah Tata Kerja Seksi Bapa GKPS adalah Majelis Sinode GKPS berdasarkan usul dari Pengurus Seksi Bapa Sinode GKPS yang diputuskan dalam Rapat Pengurus Lengkap Bapa Sinode GKPS, melalui Pimpinan Sinode GKPS.

Pasal 29

Penetapan dan Pemberlakuan

    Tata Kerja Seksi Bapa GKPS ini ditetapkan oleh Sidang Majelis Sinode.
    Tata Kerja Seksi Bapa GKPS ini diberlakukan sejak tahun 2020.
    Dengan berlakunya Tata Kerja Seksi Bapa GKPS ini, Surat Keputusan Pimpinan Pusat GKPS No. 7 tahun 2000 dinyatakan tidak berlaku lagi.












Selanjutnya:
TATA GEREJA GKPS Januari 2021 - PENJELASAN TATA LAKSANA GKPS

Sebelum:
TATA GEREJA GKPS Januari 2021 - TATA KERJA SEKSI INANG GKPS

All Tentang GKPS:

BACAAN ALKITAB SETAHUN:

MENU UTAMA:
Alkitab GKPS - Padan Nabaru (PB)(61)
Alkitab GKPS - Padan Nabasaia (PL) (249)
Ayat-ayat Penting(4)
Bacaan Alkitab Setahun ProSesama 2022(1)
Buku Doding Haleluya(500)
Catatan Penting Tata Ibadah GKPS(29)
Khotbah GKPS 2016(16)
Khotbah GKPS 2017(12)
Khotbah GKPS 2018(12)
Liturgi GKPS(9)
Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019(12)
Pembacaan Alkitab GKPS(3)
Renungan GKPS(1)
Tentang GKPS(21)
xxx(1)

Arsip Tentang GKPS..

Register   Login