|
28 Juni 2015 (Kejadian 3:17-19)Suplemen PJJ GBKP 28 Juni-4 Juli 2015. Kuan-kuanen 20:13 ; Kejadian 3:17-19 | Etika Kerja Kalak Kristen* SUSAH PAYAHMU ... AKAN KUBUAT SANGAT BANYAK. Nas : Kej 3:16-19 Hukuman yang dikenakan pada laki-laki dan wanita (ayat Kej 3:16-19), dan juga efek dosa atas alam, dimaksudkan untuk mengingatkan umat manusia tentang akibat-akibat mengerikan dari dosa dan menyebabkan mereka bergantung pada Allah dalam iman dan ketaatan. Allah bermaksud agar keadaan umat manusia dewasa ini bersifat memulihkan. 1) Usaha Hawa untuk membebaskan diri dari Allah dan bertindak terlepas dari suaminya dihalangi karena rasa berahi kepada suami. Tertariknya Hawa kepada Adam dan kepemimpinannya akan mendatangkan kesulitan dan penderitaan bersama dengan sukacita dan berkat (bd. Kej 1:26-27; 1Kor 11:7-9; Ef 5:22-25; 1Tim 2:11-14). 2) Karena kutukan Allah atas alam, Adam dan Hawa akan menderita secara jasmani, bekerja membanting tulang, berjuang dengan susah payah, dan akhirnya mati, baik mereka maupun keturunan mereka. * Kej 3:17 - Lalu firman-Nya kepada manusia itu Lalu firman-Nya kepada manusia itu. Kesukaran jasmaniah, kerja keras dan kelelahan yang mengecewakan serta perjuangan yang berat ditetapkan sebagai nasib si laki-laki yang dengan pasti dihukum sebagai orang berdosa. Sebelumnya bumi telah mengeluarkan hasilnya secara berlimpah dengan mudah dan cuma-cuma bagi manusia. Adam hanya perlu "memelihara" (2:15) taman itu sehingga dapat menikmati buah-buahannya yang lezat. Tetapi sekarang Allah mengucapkan suatu kutukan khusus atas tanah. Untuk selanjutnya bumi akan mengeluarkan hasil dengan enggan. Laki-laki harus bekerja keras mengolah tanah untuk dapat menghasilkan kebutuhan hidup. Dan laki-laki juga harus bergumul dengan onak dan duri yang sebelumnya tidak tampak. Kebosanan, kesulitan dan kelelahan akan merupakan nasibnya setiap hari. Untuk Adam maupun Hawa, dosa menuntut harga yang mahal. * Hukuman dan anugerah Dosa menyebabkan perasaan bersalah dan takut menghantui pasutri pertama. Itu sebabnya mereka sembunyi ketika mendengar suara Tuhan Allah hadir di taman Eden. Lebih daripada itu, mereka menolak bertanggung jawab atas perbuatan mereka dengan melemparkan kesalahan kepada pihak lain, bahkan kepada Tuhan mereka sendiri (ayat 12). Tanpa mereka sadari, dosa telah membelenggu mereka dari ketulusan dan penyesalan yang seharusnya membawa kepada pertobatan. Allah yang adil harus menghukum perbuatan dosa. Maka setiap yang terlibat harus menerima hukuman yang adil. Namun penghukuman itu bukan akhir segala-galanya, kecuali kepada ular. Kepada ular, penghukuman itu secara fisik adalah merayap di tanah serta memakan debu tanah (ayat 14). Nasibnya sudah dipastikan akan binasa (ayat 15). Kepada manusia, hukuman Allah diberikan bukan untuk membinasakan mereka. Tuhan memberikan jalan keluar dari penderitaan akibat hukuman dosa serta kelepasan dari perbudakan dosa. Nubuat yang biasa disebut sebagai Injil yang paling awal, di ayat 15 menegaskan bahwa kelak, melalui Mesias, keturunan perempuan itu, kuasa belenggu dosa yang diibaratkan sengat tipu daya ular akan dihancurkan tuntas. Dosa akan mendapatkan penyelesaian secara sempurna. Sedangkan untuk melepaskan manusia dari kemungkinan penderitaan berkepanjangan, Tuhan mengusir mereka dari taman Eden supaya mereka jangan sampai memakan buah kehidupan lalu harus hidup selamanya dalam penderitaan oleh karena dosa (ayat 22-24). Di balik murka Tuhan kita temukan belas kasih dan anugerah-Nya. Keadilan-Nya menuntut penghukuman, tetapi kasih-Nya menyediakan pengampunan bahkan pemulihan. Hal itu menjadi sempurna ketika Kristus naik ke kayu salib. Dia adalah keturunan perempuan yang memusnahkan kuasa dosa (menginjak kepala ular) melalui kematian-Nya di salib (tumitnya diremukkan ular). Label: Kejadian 3:17-19
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: PJJ GBKP TGL. 4-10 SEPTEMBER 2016 All Perpulungen Jabu-Jabu (PJJ) 2016: Khotbah Yeremia 1;10-19, Minggu 23 Oktober 2016 Khotbah Roma 15:15-21, Minggu 16 Oktober 2016 BIMBINGEN KHOTBAH 02 OKTOBER 2016 Thema:LANDEK DINGEN RENDE DEM PENGATAKEN BUJUR Minggu Budaya II. Pdt. Maria E br Sitepu - Masmur 149:1-9 Bahan Perpulungen Jabu-Jabu, 02-08 Oktober 2016 BIMBINGEN PJJ 25 September - 1 Oktober 2016 KUTATANG-TATANG KAM SEH METUA Nats : Jesaya 46:3-4 Pdt. Maria E br Sitepu PJJ GBKP TGL. 4-10 SEPTEMBER 2016 Suplemen PJJ GBKP 28 Juni-4 Juli 2015. Kuan-kuanen 20:13 ; Kejadian 3:17-19 | Etika Kerja Kalak Kristen BACAAN ALKITAB SETAHUN:MENU UTAMA:Catatan Penting Tata Ibadah GBKP (Gereja Batak Karo Protestan)(7) Khotbah GBKP 2016(7) Khotbah GBKP 2017(9) LAGU KITAB ENDE-ENDEN GBKP(218) Partitur Lagu Karo(3) Perpulungen Jabu-Jabu (PJJ) 2016(2) Pustaka Sibadia - Perjanjian Baru(22) Pustaka Sibadia - Perjanjian Lama(51) Sermon Khotbah GBKP 2023(2) Sermon Khotbah GBKP 2024(1) Tentang GBKP(5) | Sermon GBKP setiap hari Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |