|
|
Dilihat: 97 x Save PageBacaan Alkitab Setahun sesuai urutan peristiwa(2905) 1 Raja-raja 15 29 MEI - 1 RAJA-RAJA 15-17 - TETAP SETIA DI TENGAH KEMEROSOTAN ZAMAN Abiam, raja Yehuda (2Taw. 13:1—14:1) 1Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Raja Yerobeam atas Israel, Abiam menjadi raja Yehuda 2dan memerintah selama tiga tahun di Yerusalem. Ibunya ialah Maakha, anak Abisalom. 3Abiam melakukan dosa-dosa seperti ayahnya. Ia tidak sepenuh hati setia kepada Tuhan Allahnya, berlainan dengan Daud, kakek buyutnya. 4Tetapi, demi Raja Daud, maka Tuhan, Allah yang disembah oleh Daud, telah memberikan kepada Abiam seorang anak untuk menggantikan dia memerintah di Yerusalem dan mempertahankan kota itu. 5Tuhan melakukan hal itu oleh sebab Daud telah menyenangkan hati-Nya. Daud tidak pernah mengabaikan perintah-perintah Tuhan, kecuali dalam perkara Uria orang Het itu. 6Perang antara Rehabeam dan Yerobeam yang dimulai pada masa Rehabeam masih berlangsung selama pemerintahan Abiam. 7Kisah lainnya mengenai Abiam sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Yehuda. 8Abiam pun meninggal dan dimakamkan di Kota Daud. Asa anaknya menjadi raja menggantikan dia. Asa, raja Yehuda (2Taw. 15:16—16:6) 9Pada tahun kedua puluh pemerintahan Raja Yerobeam atas Israel, Asa menjadi raja Yehuda. 10Ia memerintah empat puluh satu tahun lamanya di Yerusalem. Neneknya ialah Maakha, anak Abisalom. 11Seperti Daud, nenek moyangnya, Asa menyenangkan hati Tuhan. 12Semua pelacur yang bertugas di tempat-tempat penyembahan dewa disingkirkannya, dan semua berhala yang didirikan oleh raja-raja yang memerintah sebelum dia dihapuskannya dari seluruh negeri. 13Neneknya, Maakha, dipecatnya dari kedudukannya sebagai Ibu suri, sebab ia telah membuat patung berhala yang cabul untuk Asyera, dewi kesuburan. Asa merobohkan berhala itu dan membakarnya di Lembah Kidron. 14Meskipun tidak semua tempat penyembahan berhala dihancurkan oleh Asa, namun ia tetap setia kepada Tuhan sepanjang hidupnya. 15Semua emas dan perak yang telah dipersembahkan ayahnya kepada Tuhan, dibawanya ke Rumah Tuhan, begitu juga emas dan perak, persembahannya sendiri. 16Semasa pemerintahan Raja Asa dari Yehuda dan Raja Baesa dari Israel selalu ada perang antara kedua raja itu. 17Baesa menyerang Yehuda dan memperkuat kota Rama untuk menutup jalan keluar masuk Yehuda. 18Karena itu Raja Asa mengambil semua emas dan perak yang masih ada di Rumah Tuhan dan istana raja lalu mengirimnya ke Damsyik kepada Benhadad raja Siria, anak Tabrimon, yaitu cucu Hezion. Barang-barang itu dikirim dengan perantaraan beberapa pejabat istana, disertai pesan berikut ini, 19“Marilah kita mengikat persahabatan seperti yang sudah dilakukan oleh orang tua kita. Bersama ini saya mengirim emas dan perak sebagai hadiah, dan mengajak tuan memutuskan hubungan dengan Baesa raja Israel, supaya ia menarik kembali pasukannya dari wilayah saya.” 20Benhadad setuju dengan tawaran itu lalu menyuruh perwira-perwiranya bersama pasukan mereka menyerang kota-kota Israel. Mereka mengalahkan Iyon, Dan, Abel-Bet-Maakha dan Kinerot di dekat Danau Galilea serta seluruh wilayah Naftali. 21Ketika Baesa mendengar hal itu, ia berhenti memperkuat Rama. Ia pergi ke Tirza dan untuk sementara waktu tidak berperang. 22Setelah itu, semua orang di seluruh Yehuda tanpa kecuali diperintahkan oleh Raja Asa untuk mengangkut batu dan kayu yang dipakai Baesa di Rama untuk memperkuat kota itu. Bahan-bahan itu dipakai Asa untuk memperkuat kota Mizpa dan Geba, sebuah kota di wilayah Benyamin. 23Kisah lainnya mengenai Raja Asa, yaitu kepahlawanannya dan kota-kota yang diperkuatnya, sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Yehuda. Pada masa tuanya Asa menderita penyakit pada kedua kakinya. 24Ia meninggal dan dikubur di makam raja-raja di Kota Daud. Yosafat, putranya menjadi raja menggantikan dia. Nadab, raja Israel 25Pada tahun kedua pemerintahan Raja Asa atas Yehuda, Nadab anak Yerobeam menjadi raja di Israel dan memerintah dua tahun lamanya. 26Sama seperti ayahnya yang memerintah sebelumnya, ia pun melakukan yang jahat pada pemandangan Tuhan sehingga menyebabkan orang Israel berbuat dosa. 27Baesa, anak Ahia, dari suku Isakhar berkomplot melawan Nadab, lalu membunuh dia. Pada waktu itu Nadab dengan pasukannya sedang mengepung kota Gibeton di wilayah Filistin. 28Itu terjadi dalam tahun ketiga pemerintahan Raja Asa atas Yehuda. Demikianlah Baesa menjadi raja Israel menggantikan Nadab. 29Segera setelah Baesa menjadi raja, ia membunuh seluruh keluarga Yerobeam. Sesuai dengan apa yang telah dikatakan Tuhan melalui hamba-Nya, Nabi Ahia dari Silo, maka seluruh keluarga Yerobeam terbunuh, tidak seorang pun yang luput. 30Yerobeam berdosa dan menyebabkan orang Israel pun berdosa. Dengan demikian Yerobeam membangkitkan kemarahan Tuhan, Allah yang disembah orang Israel. 31Kisah lainnya mengenai Nadab sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel. 32Selama masa pemerintahan Raja Baesa dari Israel, perang selalu terjadi antara Baesa dan Raja Asa dari Yehuda. Baesa, raja Israel 33Pada tahun ketiga pemerintahan Raja Asa atas Yehuda, Baesa anak Ahia menjadi raja atas seluruh Israel. Ia memerintah di Tirza dua puluh empat tahun lamanya. 34Sama seperti Raja Yerobeam yang memerintah sebelumnya, Raja Baesa pun berdosa kepada Tuhan dan menyebabkan orang Israel juga berbuat dosa. 1 Raja-raja 16 1Maka berbicaralah Tuhan kepada Nabi Yehu anak Hanani, kata-Nya, “Sampaikanlah kepada Baesa pesan-Ku ini, 2‘Dahulu engkau bukan apa-apa, tetapi engkau sudah Kuangkat menjadi pemimpin atas umat-Ku Israel. Sekarang kau berdosa seperti Yerobeam dan menyebabkan umat-Ku Israel berdosa, sehingga membangkitkan kemarahan-Ku. 3Karena itu Aku akan melenyapkan engkau dan keluargamu sama seperti yang telah Kulakukan terhadap Yerobeam. 4Anggota keluargamu yang mati di kota akan dimakan anjing, dan mereka yang mati di luar kota akan dimakan burung.’ ” 5-7Pesan Tuhan kepada Baesa dan keluarganya itu disampaikan oleh Nabi Yehu karena Baesa telah melakukan yang jahat pada pemandangan Tuhan, Baesa membangkitkan kemarahan Tuhan, bukan hanya karena ia telah membunuh seluruh keluarga Yerobeam. Kisah lainnya mengenai Baesa, termasuk kepahlawanannya sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel. Baesa meninggal lalu dimakamkan di Tirza. Ela, putranya, menggantikan dia menjadi raja. Ela, raja Israel 8Pada tahun kedua puluh enam pemerintahan Raja Asa atas Yehuda, Ela anak Baesa menjadi raja atas Israel. Ia memerintah di Tirza dua tahun lamanya. 9Zimri, seorang perwira yang mengepalai separuh dari pasukan berkereta, berkomplot melawan Ela. Pada suatu hari di Tirza, Ela minum-minum sampai mabuk di rumah Arza, kepala rumah tangga istana raja. 10Lalu Zimri masuk dan membunuh Ela, kemudian menjadi raja menggantikan Ela. Itu terjadi pada tahun kedua puluh tujuh pemerintahan Raja Asa atas Yehuda. 11Segera sesudah Zimri menjadi raja, ia membunuh seluruh keluarga Raja Baesa. Bahkan semua sanak saudara Baesa yang laki-laki serta kawan-kawan keluarganya pun tidak ada yang luput. 12Sesuai dengan apa yang dikatakan Tuhan terhadap Baesa melalui Nabi Yehu, seluruh keluarga Baesa terbunuh. 13Baesa dan Ela, anaknya, menyembah dewa-dewa dan menyebabkan orang Israel berbuat dosa. Karena itu, mereka membangkitkan kemarahan Tuhan, Allah yang harus disembah oleh orang Israel. 14Kisah lainnya mengenai Ela sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel. Zimri, raja Israel 15Pada tahun kedua puluh tujuh pemerintahan Raja Asa atas Yehuda, Zimri menjadi raja Israel dan memerintah di Tirza selama tujuh hari. Pada waktu itu tentara Israel sedang mengepung Gibeton, kota orang Filistin. 16Ketika mereka mendengar bahwa Zimri telah berkomplot melawan raja dan telah membunuhnya, pada hari itu juga di perkemahan mereka itu, mereka semua mengangkat Omri, panglima mereka, sebagai raja Israel. 17Kemudian Omri dan pasukannya meninggalkan Gibeton lalu pergi mengepung Tirza. 18Pada saat Zimri melihat bahwa kota itu sudah direbut, ia masuk ke dalam istana dan membakar istana itu bersama-sama dengan dirinya, maka matilah ia. 19Itu terjadi karena ia melakukan yang jahat pada pemandangan Tuhan. Sama seperti Raja Yerobeam, Zimri pun berdosa kepada Tuhan dan menyebabkan umat Israel berdosa pula. 20Kisah lainnya mengenai Zimri, termasuk komplotan pengkhianatan yang direncanakannya, sudah dicatat di dalam buku Sejarah Raja-raja Israel. Omri, raja Israel 21Terjadilah perpecahan di dalam bangsa Israel karena ada yang ingin supaya Tibni anak Ginat menjadi raja, tetapi ada pula yang menghendaki Omri menjadi raja. 22Akhirnya mereka yang berpihak kepada Omri menang. Tibni mati dan Omri menjadi raja. 23Itu terjadi pada tahun ketiga puluh satu pemerintahan Raja Asa atas Yehuda. Omri memerintah sebagai raja atas Israel dua belas tahun lamanya. Selama enam tahun yang pertama ia memerintah di Tirza. 24Tetapi kemudian ia membeli sebuah gunung seharga 6.000 uang perak dari seseorang bernama Semer. Lalu ia membangun sebuah kota di gunung itu dan menamakannya Samaria, menurut nama Semer, pemilik lama gunung itu. 25Omri melakukan dosa-dosa yang lebih besar daripada yang dilakukan oleh raja-raja yang memerintah sebelum dia. 26Seperti Yerobeam, Omri berdosa serta menyebabkan orang Israel pun berdosa dan menyembah dewa. Oleh karena itu mereka membangkitkan kemarahan Tuhan, Allah yang harus disembah oleh orang Israel. 27Kisah lainnya mengenai Raja Omri, dan semua yang telah dilakukannya sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel. 28Setelah Omri meninggal dan dimakamkan di Samaria, Ahab anaknya menjadi raja menggantikan dia. Ahab, raja Israel 29Pada tahun ketiga puluh delapan pemerintahan Raja Asa atas Yehuda, Ahab anak Omri menjadi raja atas Israel dan memerintah di Samaria dua puluh dua tahun lamanya. 30Ia melakukan dosa-dosa yang lebih besar pada pemandangan Tuhan daripada raja-raja sebelumnya. 31Belum cukup juga baginya hidup berdosa seperti Raja Yerobeam, ia malah mengawini Izebel anak Raja Etbaal dari Sidon, dan ia beribadat kepada Baal. 32Ia mendirikan rumah ibadat di Samaria untuk Baal, dan di dalam rumah ibadat itu ia membuat sebuah mezbah untuk dewa itu. 33Ia membuat juga patung Dewi Asyera. Ia melakukan lebih banyak dosa daripada yang dilakukan oleh semua raja Israel yang memerintah sebelum dia. Karena itu ia membangkitkan kemarahan Tuhan, Allah yang harus disembah oleh orang Israel. 34Dalam masa pemerintahan Ahab, kota Yerikho didirikan kembali oleh Hiel orang Betel. Tetapi seperti yang telah dikatakan sebelumnya oleh Tuhan melalui Yosua anak Nun, Hiel kehilangan dua anaknya: Abiram yang sulung meninggal ketika Hiel meletakkan dasar kota, dan Segub yang bungsu meninggal ketika Hiel memasang pintu-pintu gerbang kota itu. 1 Raja-raja 17 Elia dan musim kering yang hebat 1Adalah seorang nabi bernama Elia. Ia berasal dari Tisbe, suatu kota di wilayah Gilead. Pada suatu hari ia datang kepada Raja Ahab dan berkata, “Demi Tuhan yang hidup, Allah yang disembah orang Israel dan yang saya layani, saya memberitahukan kepada Tuan bahwa selama dua atau tiga tahun yang berikut ini tidak akan ada embun atau hujan sedikit pun, kecuali kalau saya mengatakannya.” 2Setelah itu Tuhan berkata kepada Elia, 3“Tinggalkanlah tempat ini, pergilah ke timur ke seberang Sungai Yordan dan bersembunyilah di sana dekat anak Sungai Kerit. 4Engkau dapat minum dari anak sungai itu, dan burung gagak akan Kusuruh membawa makanan untukmu.” 5Elia menuruti perintah Tuhan itu, dan pergi ke anak sungai Kerit lalu tinggal di situ. 6Ia minum dari anak sungai itu, dan makan roti dan daging yang dibawa oleh burung gagak setiap pagi dan setiap sore. 7Setelah beberapa waktu lamanya, anak sungai itu pun kering karena tidak ada hujan. Elia dan janda di Sarfat 8Kemudian Tuhan berkata kepada Elia, 9“Sekarang kau harus pergi ke kota Sarfat, dekat Sidon dan tinggal di sana. Aku sudah menyuruh seorang janda di sana supaya ia memberi makan kepadamu.” 10Maka pergilah Elia ke Sarfat. Ketika tiba di pintu kota itu, ia melihat seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Lalu kata Elia kepada janda itu, “Ibu, tolong ambilkan sedikit air minum untuk saya.” 11Ketika janda itu sedang berjalan untuk mengambil air itu, Elia berseru, “Ibu, bawakanlah juga sedikit roti.” 12Janda itu menjawab, “Demi Tuhan yang hidup, Allah yang disembah oleh Bapak, saya bersumpah bahwa saya tak punya roti. Saya hanya mempunyai segenggam tepung terigu di dalam mangkuk, dan sedikit minyak zaitun di dalam botol. Saya sedang mengumpulkan kayu api untuk memasak bahan yang sedikit itu, supaya saya dan anak saya bisa makan. Itulah makanan kami yang terakhir; sesudah itu kami akan menunggu mati saja.” 13“Jangan khawatir, Ibu!” kata Elia kepadanya, “Silakan Ibu membuat makanan untuk Ibu dan anak Ibu. Tapi sebelum itu buatlah dahulu satu roti kecil dari tepung dan minyak itu, dan bawalah ke mari. 14Sebab Tuhan, Allah yang disembah orang Israel, mengatakan bahwa mangkuk itu selalu akan berisi tepung, dan botol itu selalu akan berisi minyak sampai pada saat Tuhan mengirim hujan ke bumi.” 15Lalu pergilah janda itu melakukan apa yang dikatakan Elia. Maka mereka bertiga mempunyai persediaan makanan yang cukup untuk berhari-hari lamanya. 16Dan seperti yang sudah dikatakan Tuhan melalui Elia, mangkuk itu selalu saja berisi tepung, dan botol itu pun selalu berisi minyak. 17Beberapa waktu kemudian anak janda itu jatuh sakit. Makin lama makin parah sakitnya sehingga ia meninggal. 18Lalu kata janda itu kepada Elia, “Hamba Allah, mengapa Bapak melakukan hal ini terhadap saya? Apakah Bapak datang untuk menyebabkan Allah ingat akan dosa saya, sehingga anak saya harus meninggal?” 19Elia menjawab, “Bawa anak itu ke mari.” Lalu Elia mengambil anak laki-laki itu dari ibunya, dan membawanya ke ruang atas, ke kamar yang ditumpangi Elia. Elia membaringkan anak itu di atas tempat tidur, 20lalu berdoa dengan suara yang keras, “Ya Tuhan, Allahku, mengapa Engkau mendatangkan celaka ini ke atas janda ini? Ia sudah memberi tumpangan kepadaku dan sekarang Engkau membunuh anaknya!” 21Setelah itu tiga kali Elia menelungkupkan badannya di atas anak itu, sambil berdoa, “Ya Tuhan, Allahku, hidupkanlah kiranya anak ini!” 22Tuhan mendengarkan doa Elia; anak itu mulai bernapas dan hidup kembali. 23Lalu Elia turun dari kamarnya sambil membawa anak itu kepada ibunya dan berkata, “Bu, ini anak Ibu! Ia sudah hidup kembali!” 24Janda itu menjawab, “Sekarang saya tahu Bapak adalah hamba Allah dan perkataan Bapak memang benar dari Tuhan!” Penjelasan:
Pasal 15–17 menggambarkan keadaan rohani Israel dan Yehuda yang mengalami kemerosotan karena banyak pemimpin yang tidak hidup seturut kehendak Allah. Beberapa raja melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dan membawa bangsa kepada penyembahan berhala. Namun di tengah kegelapan itu, Allah tetap memelihara umat-Nya dan menghadirkan orang-orang yang setia kepada-Nya. Dalam 1 Raja-raja 15, terlihat kontras antara raja yang taat dan yang tidak taat. Meskipun tidak sempurna seperti Daud, ada raja yang tetap berusaha mencari Tuhan dan menjaga ibadah kepada-Nya. Dalam 1 Raja-raja 16, kemerosotan mencapai puncaknya pada masa Raja Ahab yang menikahi Izebel dan secara terang-terangan mempromosikan penyembahan Baal. Dosa pemimpin membawa dampak besar bagi kehidupan bangsa. Dalam 1 Raja-raja 17, Allah membangkitkan Nabi Elia sebagai suara kebenaran. Melalui pemeliharaan di Sungai Kerit, rumah janda di Sarfat, dan kebangkitan anak janda itu, Allah menunjukkan bahwa Dia sanggup memelihara umat-Nya bahkan pada masa yang paling sulit sekalipun. Pesan Utama Kemajuan politik dan ekonomi tidak dapat menggantikan ketaatan kepada Allah. Kepemimpinan yang tidak takut Tuhan dapat membawa banyak orang menjauh dari kebenaran. Allah selalu memiliki saksi-saksi yang setia di tengah zaman yang rusak. Pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti bagi orang yang percaya dan taat kepada-Nya. "Demi TUHAN, Allah Israel yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan." (1 Raja-raja 17:1) Inti Tema Ketika dunia semakin menjauh dari Tuhan, Allah memanggil umat-Nya untuk tetap setia, karena Dia sanggup memelihara dan memakai orang yang hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Label: 1 Raja 15-17
| Bacaan Alkitab Setahun ProSesama: Kalender Liturgi Katolik Juni 2026 Bacaan Alkitab ProSesama: Juni NEXT: 30 MEI - RAJA-RAJA 18–20 - KETIKA ALLAH MENUNJUKKAN KUASA-NYA DAN MEMELIHARA UMAT-NYA PREV: 28 MEI - 1 RAJA 12-14 |
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA,
GMIM,
GPM,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Christian Song,
Lagu Rohani,
ORIENTAL WORSHIP,
Lagu Persekutuan,
NJNE,
Nyanyian Jemaat GPM,
Nyanyian Ibadah Gereja:
MAZMUR MP3 GKI Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, KPP, NNBT, KLIK, Dua Sahabat Lama, NR TORAJA, KJ TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Lagu Ungkup Gereja Dayak di Kalimantan, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, ADV (Himnario Adventista), ELI1 (ELI ABOLOJO (Christian Songs, Igala)), ELI2 (ELI KEKE (Short Songs, Igala)), English Hymns, PKS (Pwuhken Koul Sarawi), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi), CFC SONGS *, Tagalog Worship Song Kenya Worship Songs Ghana Worship Songs Urgandan Christian Song Russian Worship Songs Chinese Praise and Worship Song Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia Thai Christian Song Hebrew Christian Song Arab Christian Song Christian Songs In Dutch German Christian Songs Hindi Worship Song Japanese Christian Song Italian Christian Song Lagu Rohani Batak Lagu Rohani Ambon Greek Worship Songs French Worship Songs Spanish Worship Songs |
|
login | Lagu-Gereja |
|