| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Sabtu, 27 Mei 2023 Renungan Gereja Toraja Sabtu, 27 Mei 2023 - MERESPON KEBAIKAN TUHAN (Umpebali kamasokanan-Na Puang) - 1 Raja-Raja 8:62-661 Raja-Raja 8:62-66 Korban pentahbisan dan perayaan 8:62 Lalu raja bersama-sama segenap Israel mempersembahkan korban sembelihan di hadapan TUHAN. 8:63 Sebagai korban keselamatannya kepada TUHAN Salomo mempersembahkan dua puluh dua ribu ekor lembu sapi dan seratus dua puluh ribu ekor kambing domba. Demikianlah raja dan segenap Israel mentahbiskan rumah TUHAN itu. 8:64 Pada hari itu juga raja menguduskan pertengahan pelataran yang di depan rumah TUHAN, sebab di situlah ia mempersembahkan korban bakaran, korban sajian dan segala lemak korban keselamatan, sebab mezbah tembaga yang di hadapan TUHAN itu terlalu kecil untuk memuat korban bakaran dan korban sajian dan segala lemak korban keselamatan itu. 8:65 Lalu Salomo mengadakan perayaan pada waktu itu juga, di hadapan TUHAN, Allah kita, selama tujuh hari, bersama-sama dengan seluruh Israel, suatu jemaah yang besar, dari jalan masuk ke Hamat sampai sungai Mesir. 8:66 Pada hari yang kedelapan disuruhnya bangsa itu pergi, maka mereka memohon berkat untuk raja, lalu Penjelasan: * Salomo Mengadakan Pesta Besar (8:62-66) Kita membaca sebelumnya bahwa orang Yehuda dan Israel makan dan minum serta bersukaria di bawah pohon anggur dan pohon ara mereka. Di sini kita mendapati mereka berbuat demikian di pelataran Allah. Sekarang mereka melihat kebenaran kata-kata Salomo perihal jalan-jalan Hikmat, bahwa jalan itu merupakan jalan penuh bahagia. I. Mereka mengalami sukacita dan kepuasan berlimpah selama berada di rumah Allah, sebab di sana, 1. Salomo mempersembahkan korban yang sangat banyak, yaitu dua puluh dua ribu ekor lembu sapi dan seratus dua puluh ribu ekor kambing domba. Jumlah itu cukup untuk menghabiskan seluruh ternak di negeri itu andai kata negeri itu tidak sangat subur. Orang-orang kafir menganggap diri mereka sangat bermurah hati ketika mempersembahkan ratusan ekor hewan korban (yang mereka sebut hecatomb). Tetapi Salomo melebihi mereka, ia mempersembahkan ribuan korban. Ketika Musa menahbiskan mezbahnya, korban keselamatan yang dipersembahkan terdiri atas dua puluh empat ekor lembu jantan serta seratus delapan puluh ekor domba jantan, kambing jantan, dan domba berumur setahun (Bil. 7:88). Pada masa itu rakyat masih miskin, tetapi karena sekarang kekayaan mereka semakin bertambah, maka yang diharapkan dari mereka juga lebih banyak. Di mana Allah menabur dengan berlimpah, di situ Ia harus menuai dengan berlimpah pula. Seluruh korban ini tidak dapat dipersembahkan dalam waktu satu hari, tetapi selama beberapa hari pesta berlangsung. Tiga puluh ekor lembu jantan sehari disajikan di meja Salomo, namun ribuan ekor akan dipersembahkan di mezbah Allah. Dengan demikian, orang diingatkan agar lebih memperhatikan jiwa daripada tubuh mereka. Ada kemungkinan bahwa daging korban keselamatan yang digunakan Salomo untuk menjamu rakyat adalah daging yang merupakan milik orang yang mempersembahkannya. Kristus memberi makan orang-orang yang mengikuti Dia. Mezbah tembaga tidak cukup besar untuk menampung semua korban ini, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pada kesempatan ini, orang-orang terpaksa mempersembahkan banyak dari korban-korban itu di pertengahan pelataran (ay. 64). Sebagian penafsir berpendapat bahwa korban-korban itu dipersembahkan di atas mezbah-mezbah, yang terbuat dari tanah liat atau batu, yang didirikan untuk tujuan itu dan dirobohkan lagi sesudah upacara selesai. Sebagian yang lain berpendapat bahwa korban-korban itu dipersembahkan di atas tanah saja. Orang-orang yang ingin bermurah hati dalam melayani Allah tidak perlu berhemat-hemat karena tidak ada tempat atau kesempatan untuk melakukannya. 2. Salomo mengadakan pesta, sepertinya perayaan Pondok Daun, sesudah perayaan penahbisan Bait Suci, dan keduanya berlangsung selama empat belas hari (ay. 65, KJV). Namun demikian, mereka tidak berkata, lihat, alangkah susah payahnya! II. Mereka membawa serta sukacita dan kepuasan ini ke rumah masing-masing. Ketika dibubarkan, mereka memohon berkat untuk raja (ay. 66), memujinya, mengaguminya, dan menyampaikan rasa terima kasih jemaah kepadanya, lalu pulang ke kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira, dengan merasa senang dan puas semuanya. Kebaikan Allah merupakan hal yang membuat mereka bersukacita, demikian jugalah seharusnya dengan kita sepanjang waktu. Mereka bersukacita karena berkat Allah atas keluarga raja maupun atas kerajaan itu sendiri. Demikian jugalah kita harus pulang dengan sukacita sesudah menjalankan ibadah-ibadah suci. Kemudian kita harus terus menjalani hidup dengan bersukacita atas kebaikan Allah kepada Yesus Tuhan kita (yang dilambangkan oleh Daud, hamba-Nya, dalam bertambah maju dan kokohnya takhta-Nya, sesuai dengan kovenan penebusan), dan kepada semua orang percaya, yaitu Israel rohani kepunyaan-Nya, dalam pengudusan dan penghiburan mereka, sesuai dengan kovenan anugerah. Jika kita tidak senantiasa bersukacita di dalamnya, itu salah kita sendiri. * MERESPON KEBAIKAN TUHAN Jika anda merasakan keberhasilan atau kesuksesan meraih segala yang anda impikan, maka kepada siapakah anda mengucapkan syukur sebagai respon dari sukacita anda? Terhadap Allah Salomo mempersembahkan korban syukurnya (ay.62-64). Hal itu dilakukannya sebagai respon Salomo terhadap Allah yang telah menyediakan Tempat perhentian untuk umatNya. Tempat perhentian terhubung dengan berdirinya Bait Allah sekaligus menegaskan bahwa janji Allah kepada mereka terus dinyatakan. Selain itu kepada mereka telah di beri Hukum Taurat untuk mengatur kehidupan mereka serta mengangkat Salomo menjadi Raja untuk memerintah mereka. Untuk itulah mereka melakukan ibadah Raya selama tujuh hari (ay.65-66). Salomo menyampaikan permohonannya kepada Tuhan, "Kiranya Tuhan, Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita dan Hendaklah dicondongkan-Nya hati kita kepada-Nya untuk hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya" (ay.57-58). Salomo dalam permohonannya sangat sadar bahwa tanpa anugerah dari Allah, tidak mungkin Israel bertahan hidup. Dari perayaan yang dilakukannya itu, maka Salomo bersama seluruh rakyat merespon kebaikan Tuhan dengan mempersembahkan korban sembelihan dan korban keselamatan. Lalu bagaimana dengan hidup kita? Apakah kita juga sudah merespon kebaikan dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita? Apakah kita sudah menjadikan kehidupan kita sebagai kesaksian yang dapat diteladani oleh orang-orang yang ada di sekitar kita? Dalam Kristus kita telah menerima dan menikmati kebaikan Tuhan. Oleh karena itu “…segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita” (Kol.3:17). Amin
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Senin, 29 Mei 2023 - MAPARANDANKOMI (Bersiaplah) - Keluaran 19:10-16 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Kamis, 25 Mei 2023 - TETAPLAH SETIA (Tontongko makaritutu) - Mazmur 99:6-9 All Renungan Gereja Toraja 2023: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |