lagu-gereja.com/toraja

View : 493 kali
Keluaran 31:1-11
Bezaleel dan Aholiab ditunjuk
31:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 31:2 "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, 31:3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan, 31:4 untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga; 31:5 untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan. 31:6 Juga Aku telah menetapkan di sampingnya Aholiab bin Ahisamakh, dari suku Dan; dalam hati setiap orang ahli telah Kuberikan keahlian. Haruslah mereka membuat segala apa yang telah Kuperintahkan kepadamu: 31:7 Kemah Pertemuan, tabut untuk hukum, tutup pendamaian yang terletak di atasnya, dan segala perabotan kemah itu, 31:8 yakni meja dengan perkakasnya, kandil dari emas murni dengan segala perkakasnya, mezbah pembakaran ukupan, 31:9 mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya, bejana pembasuhan dengan alasnya, 31:10 pakaian jabatan, baik pakaian kudus kepunyaan imam Harun, maupun pakaian anak-anaknya, untuk memegang jabatan imam, 31:11 minyak urapan dan ukupan dari wangi-wangian untuk tempat kudus; tepat seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu haruslah mereka membuat semuanya."

Penjelasan:
* Pekerjaan Tuhan tidak boleh dititipkan kepada sembarang orang

Pekerjaan Tuhan tidak boleh dititipkan kepada sembarang orang. Semua jenis pelayanan, baik yang langsung bersifat rohani maupun yang bersifat praktis, merupakan panggilan dari Tuhan. Bezaleel dan Aholiab dipanggil Tuhan untuk suatu tugas yang mulia, yakni untuk membuat alat dan perabot yang akan dipakai untuk ibadah umat Israel dalam Kemah Pertemuan. Agar mereka dapat melakukan tugas mulia itu, Allah memenuhi Bezaleel dengan Roh Kudus, dengan keahlian dan pengertian. Karunia Roh Kudus yang Bezaleel terima ialah karunia keahlian kesenian pahat yang berguna untuk pembangunan Kemah Ibadah itu. Keahlian seni dan apa yang mereka kerjakan, bukan sekadar kemampuan dan kehendak manusia, melainkan sesuai dengan segala apa yang Tuhan sendiri inginkan dan perintahkan (ayat 6). Dengan karunia dari Tuhan itu, tim tersebut menghasilkan tempat ibadah yang sungguh di padang gurun.

Karunia khusus, tugas istimewa. Dalam Gereja Tuhan, tiap orang percaya diberikan karunia Roh Kudus (1Kor. 12:7). Karunia dari Tuhan itu bisa berbentuk karunia supernatural seperti berbuat mukjizat, atau yang berkaitan dengan keahlian atau bakat seperti mengajar atau ukir mengukir. Meski berbeda dan cenderung dinilai berbeda pula oleh manusia, tetapi oleh Tuhan semua sama pentingnya. Apakah Anda berbakat untuk mengajar, menjahit, bernyanyi, membangun, mendoakan, mengunjungi, dlsb., lakukanlah untuk Tuhan dan demi pewujudan kemuliaan-Nya dalam Gereja-Nya. Pakai jangan tahan atau sembunyikan karunia Roh yang dikaruniakan-Nya itu (Rm. 12:4-8).

Renungkan: Tidak ada hal yang lebih menghambat kemajuan pekerjaan Tuhan daripada dua hal ini: 1) Orang yang beranggapan bahwa kemampuannya tidak berarti, 2) orang yang beranggapan dia saja yang paling penting.

Doa: Pakailah tanganku, ya Tuhan, pakailah hidupku. Biarlah segala bakat dan keahlian yang ku terima dari Roh Kudus dipakai hanya untuk kemuliaanMu.


* Masing-masing diberi Karunia

Den kada to kinaa nennebang napasan temai to matua to diomai kumua tae anna madin ditunai temai padanta, belanna simisa-misa tau pada den nasangbang kalabianna sia kakuranganna. Biasa dirangi tu kada ke denni temai toean didakaran tau laumpassanni anna dipokada tomai sanga, biasamo nakua tau tae na bisa to, lanatandaioraka, apalagi raka ke inang to tangkatandan tu sanganna.

Iate Bezaleel madarang nadirangi diulelean sia inang pempiranri sanganna dipokada lan sura Madatu, lan manna sura Katassuran na lan sura Ossoranna mintu datu. Apa iake dipelalanni tu pengkarangan nakarang iamotu Kema,  manassa kapua sia umparallui kamatarrusan. Iatu kema napapesuan Puang Matua ke ditiroi lan sura Patole 26, lenduia budanna tu  ladigaraga, sia inang dipamatantumo la diona sukaranna tu mintu sulapa,  sae lako mintu parea ladipake lako tu kema iato. Tantu matanga kapua tu Musa kumua na mindamo tu la ungkarangi te Kema, belanna lenduia budanna tu parea diparallui sia masuli garaganna. Apa makada tu Puang Matua kumua “Kilalai tonganni kumua mangkamo Kutambai sanganna tu Bezaleel, anakna Uri, anakna Hur, dio mai suku Yehuda, tu Kuponnoi PenaanNa Puang Matua, iamo tu kakinaan, pa'inaan sia kapaissanan lan mintu' pengkarangan lima,(2,3)” Kitari tu nenne unanggeanni tu kapakullean dio kaleta sia diolu to senga. Mintuki disorongan nasangmo pakamase mempenaa dio mai Puang Matua tu ladipake unnangkaranni tomai passanan tengko sia pengkarangan.Lan 1 Kor. 12:4 ; “Ma'rupa-rupa tu pakamase dipasserongan, apa misa'ri tu Penaa”. Dikua anna kebattuan temai pengkarangan ditugunni sipatu ladikarang lan kamaloloan sia kamatinurusan situru kakinaan ludiomai Puang Matua. Amin

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Selasa, 09 Mei 2023 - MENOLAK KEHENDAK ALLAH (Untumpu paporaian-Na Puang Matua) - Yohanes 8:48-59


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja MINGGU, 7 MEI 2023 - BERNYANYILAH BAGI TUHAN HAI SEGENAP BUMI - 1 TAWARIKH 16:23-28


All Renungan Gereja Toraja 2023:
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login