lagu-gereja.com/toraja

View : 451 kali


Wahyu 10:1-11
Kitab terbuka
10:1 Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api. 10:2 Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi, 10:3 dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya. 10:4 Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!" 10:5 Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit, 10:6 dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi! 10:7 Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ketujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia Allah, seperti yang telah Ia beritakan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi." 10:8 Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu." 10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu." 10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya. 10:11 Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."

Penjelasan:
* Malaikat dengan Kitab Kecil (10:1-11).

Pasal sepuluh membahas suatu masa antara yang menyenangkan. Seorang malaikat lain yang kuat turun dari surga membawa kitab kecil di tangannya, dan ketika Yohanes akan mencatat apa yang baru saja dilihat olehnya, dia mendengar suara dari surga mengatakan, "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan jangan menuliskannya" (ay. 4; bdg. Dan. 12:9). Rupanya Yohanes memang tidak mencatat apa yang dikatakan ketujuh guruh tersebut sehingga kita tidak mengetahui apa yang mereka katakan. Malaikat tersebut mengutarakan suatu pernyataan yang terkenal, dan sedikit banyak membingungkan - Tidak akan ada penundaan lagi, atau, bisa berarti: tidak akan ada waktu lagi. Swete menerjemahkan pernyataan ini sebagai berikut, "Tidak akan ada waktu antara lagi, tidak akan ada penundaan lagi." Pernyataan ini, dipadukan dengan pernyataan yang mengikutinya, "Akan genaplah keputusan rahasia Allah," meyakinkan kita bahwa tujuan dari penglihatan ini ialah mempersiapkan kita untuk menghadapi pencurahan penghukuman Allah yang terakhir, saat berakhirnya akhir zaman, dan saat musuh-musuh Anak Domba dihancurkan. Kitab kecil (ay. 8) yang harus diterima dan dimakan oleh Yohanes (bdg. Yeh. 3:1-3; Mzm. 19:11, 12; Yer. 15:16) tidak pernah dibuka sehingga isinya pasti menjadi bahan perdebatan. Tetapi Dusterdieck cukup benar, menurut hemat saya, ketika mengatakan bahwa isi dari kitab itu "tampaknya merupakan petunjuk dan penafsiran untuk pribadi yang diberikan kepada sang pelihat tentang berbagai penglihatan yang masih akan terjadi, dan yang masih akan berlanjut hingga kesudahan yang sempurna. Makin penting pokok-pokok dari nubuat berikutnya, makin wajarlah bahwa sang nabi memperoleh persiapan khusus" (hlm. 308).

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Selasa, 28 Maret 2023 - Yakinlah atas KuasaNya - Wahyu 11:15-19


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Minggu, 26 Maret 2023 - HIDUP OLEH KEHENDAK ALLAH (Tou Mengkaola Situru` Pa`poraian-Na Puang Matua) - Roma 8:1-17


All Renungan Gereja Toraja 2023:
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login