| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Kamis, 23 Maret 2023 Renungan Gereja Toraja Kamis, 23 Maret 2023 - Kasih Setia Tuhan - Mazmur 146:6-10Mazmur 146:6-10 146:6 Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya, 146:7 yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung, 146:8 TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar. 146:9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. 146:10 TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Haleluya! Penjelasan: * Dorongan untuk Percaya kepada Allah (146:5-10) Si pemazmur, setelah memperingatkan kita untuk tidak percaya kepada para bangsawan (karena, jika kita percaya, kita akan dikecewakan secara menyedihkan). Di sini ia mendorong kita untuk menaruh keyakinan kita kepada Allah, karena, jika kita berbuat demikian, kita akan aman dan bahagia: berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang mempunyai kepentingan dalam sifat-sifat dan janji-janji-Nya. Berbahagialah mereka yang diberkati dengan sifat-sifat dan janji-janji-Nya itu, dan yang harapannya pada TUHAN, Allahnya. I. Marilah kita cermati ciri-ciri orang-orang yang akan ditopang Allah, seperti yang digambarkan di sini. Yang akan mempunyai Allah sebagai penolong mereka adalah orang-orang, 1. Yang mengakui-Nya sebagai Allah mereka, dan yang melayani serta menyembah Dia sesuai dengan pengakuan itu. 2. Yang harapannya kepada Dia, dan hidup dengan bergantung kepada-Nya. Yang mempunyai pikiran-pikiran baik tentang Dia, dan yang mendorong diri mereka sendiri di dalam Dia, ketika semua sokongan lain gagal. Setiap orang percaya dapat memandang Dia sebagai Allah Yakub, Allah jemaat secara umum, dan oleh sebab itu dapat mengharapkan kelegaan dari-Nya, dalam kesusahan-kesusahan secara umum, dan sebagai Allahnya secara khusus, dan oleh sebab itu dapat bergantung kepada-Nya dalam segala kebutuhan dan kesesakan pribadi. Kita harus berharap, (1) Kepada pemeliharaan Allah atas semua hal baik yang kita perlukan, yang berhubungan dengan kehidupan sekarang. (2) Kepada anugerah Kristus atas segala hal baik yang berhubungan dengan kehidupan yang akan datang. Kepada hal inilah Dr. Hammond, seorang cendekiawan, terutama merujuk ayat ini dan ayat-ayat berikutnya. Tafsiran Dr. Hammond ini berdasarkan pandangannya pada bagian terakhir dari mazmur ini yang baginya berbicara secara sangat jelas dan menakjubkan mengenai Anak Allah yang kekal di dalam penjelmaan-Nya. Ia mengutip salah serorang rabi Yahudi yang berkata bahwa ayat 10 diperuntukkan bagi hari-hari Mesias. Dan menurut Dr. Hammond hal ini benar demikian bila kita membandingkan ayat 7-8 dengan sifat-sifat yang digambarkan Kristus mengenai Mesias (Mat. 11:5-6), orang buta melihat, orang lumpuh berjalan. Dan kata-kata penutup dalam bagian Injil itu, berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku, menurut Dr. Hammond dapat merujuk pada ayat 5. Berbahagialah orang yang harapannya pada TUHAN, Allahnya, dan yang tidak kecewa dan menolak Dia. II. Marilah kita tinjau dorongan-dorongan besar yang diberikan di sini kepada kita untuk berharap kepada Tuhan Allah kita. 1. Dia adalah Pencipta bumi, dan oleh sebab itu memiliki segala kuasa dalam diri-Nya, dan kekuasaan atas kuasa terhadap segala makhluk, yang, karena berasal dari-Nya, bergantung kepada-Nya (ay. 6): Dia menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan oleh sebab itu lengan-Nya tidak kurang panjang untuk menyelamatkan. Ayat ini sangat bisa diterapkan kepada Kristus, yang oleh-Nya Allah menjadikan dunia, dan yang tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Adalah dukungan yang besar bagi iman bahwa Sang Penebus dunia sama dengan Sang Penciptanya, dan oleh sebab itu mempunyai kehendak baik terhadapnya, pengetahuan yang sempurna akan keadaannya, dan kuasa untuk menolongnya. 2. Dia adalah Allah yang setia tak tergoyahkan. Kita dapat mempertaruhkan diri pada firman Allah, sebab Ia tetap setia untuk selama-lamanya, dan oleh sebab itu tidak ada firman-Nya yang akan jatuh sia-sia ke tanah. Firman-Nya benar sejak semula, dan oleh sebab itu benar sampai akhir. Yesus Tuhan kita adalah Amin, Saksi yang setia, serta juga yang awal, Pencipta dan Yang terutama, dari ciptaan Allah (Why. 3:14). Pemeliharaan kebenaran Allah untuk selama-lamanya diserahkan kepada Dia, sebab semua janji Allah di dalam Dia adalah “ya” dan “Amin.” 3. Dia adalah pelindung bagi orang-orang tertindas yang tidak bersalah: Ia menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, dan (sebagaimana kita membacanya) Ia menjalankan penghakimanbagi mereka. Ia sering kali melakukannya dalam pemeliharaan-Nya, memberikan balasan bagi orang-orang yang menderita ketidakadilan dan membersihkan nama baik mereka. Ia akan melakukannya pada hari penghakiman agung. Mesias datang untuk menyelamatkan anak-anak manusia dari tangan Iblis si penindas besar, dan, karena semua penghakiman telah diserahkan kepada-Nya, pelaksanaan penghakiman atas para penganiaya pun ada di tangan-Nya, di samping hal-hal lain (1 Yud. 15). 4. Ia adalah Pemberi yang murah hati kepada mereka yang membutuhkan: Ia memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Demikianlah yang diperbuat Allah melalui cara yang biasa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan alam. Demikian pula yang kadang-kadang diperbuat-Nya secara luar biasa, seperti ketika burung-burung gagak memberi makan Elia. Demikian pula yang sudah diperbuat Kristus lebih dari satu kali ketika Ia memberi makan beribu-ribu orang secara ajaib dengan makanan yang tadinya hanya cukup untuk makan satu dua orang dari keluarga-Nya sendiri. Hal ini mendorong kita untuk berharap kepada-Nya sebagai pemelihara jiwa kita yang memberi kita roti hidup. 5. Dia adalah Pemberi kebebasan kepada orang-orang yang terbelenggu: TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung. Ia membawa Israel keluar dari rumah perbudakan di Mesir dan setelah itu di Babel. Mujizat-mujizat yang diadakan Kristus, dalam membuat orang bisu berbicara dan orang tuli mendengar dengan satu kata itu, “efata!” yaitu terbukalah!, pentahiran para penderita kusta, dan dengan demikian membebaskan mereka dari kurungan, serta dibangkitkan-Nya orang-orang mati dari kubur mereka, semuanya bisa tercakup dalam perkataan ini: membebaskan orang-orang yang terkurung. Jadi, kita bisa mendapatkan dorongan dari semua perkara tadi untuk berharap kepada-Nya supaya Ia memberikan kita kemerdekaan rohani yang untuk itu Ia datang (Yes. 61:1-2). 6. Ia memberikan penglihatan kepada orang-orang yang sudah lama tidak memilikinya. TUHAN membuka mata orang-orang buta, dan sudah sering kali membukakan mata umat-Nya yang menderita untuk melihat penghiburan yang sebelumnya tidak mereka sadari. Lihat saja Kejadian 21:19, dan bujang nabi dalam 2 Raja-raja 6:17. Tetapi hal ini secara khusus merujuk pada Kristus. Sebab, dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta sampai Kristus melakukannya (Yoh. 9:32). Dengan ini kita didorong untuk berharap kepada-Nya untuk meminta pencerahan rohani. 7. Ia meluruskan apa yang bengkok, dan meringankan orang-orang yang berbeban berat dan akan segera tenggelam: Ia menegakkan orang yang tertunduk, dengan menghibur dan mendukung mereka menanggung beban-beban mereka, dan, pada saat yang tepat, melepaskan beban-beban mereka itu. Hal ini benar-benar dilakukan Kristus secara jasmani ketika Ia menegakkan seorang ibu yang malang yang sudah lama sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak (Luk. 13:12). Ia masih melakukan hal demikian dengan anugerah-Nya, dengan memberikan kelegaan kepada orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat, dan, dengan penghiburan-penghiburan-Nya menegakkan orang-orang yang direndahkan dan tercampakkan setelah diinsafkan dari kesalahan mereka. 8. Ia terus bersikap baik kepada semua orang baik: TUHAN mengasihi orang-orang benar, dan mereka bisa lebih percaya diri lagi untuk bergantung pada kuasa-Nya apabila mereka yakin akan kehendak baik-Nya. Yesus Tuhan kita menunjukkan kasih-Nya kepada orang benar dengan menggenapkan seluruh kebenaran. 9. Ia sangat peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan pemeliharaan-Nya secara khusus: TUHAN menjaga orang-orang asing. Jangan sampai dilewatkan begitu saja bahwa nama Yahweh di sini diulang-ulang sebanyak lima kali dalam lima baris. Ini untuk menunjukkan bahwa kekuatan Yang Mahakuasalah (kekuatan Yahweh) yang dikerahkan dan dicurahkan untuk melegakan orang-orang yang tertindas, dan bahwa sudah merupakan kemuliaan Allah-lah untuk menolong orang-orang yang sengsara. Dalam hal ini Ia sama mulianya seperti saat Ia berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah Tuhan( 68:5). (1) Orang-orang asing itu rentan bahaya, dan biasanya tidak mempunyai teman, tetapi TUHAN menjaga mereka, sehingga mereka tidak diinjak-injak dan dibinasakan. Banyak orang asing yang malang telah mendapatkan keuntungan dari perlindungan ilahi, dan dibuat tetap hidup olehnya. (2) Anak yatim dan janda, yang telah kehilangan kepala keluarga, yang dulu mengurusi masalah-masalah rumah tangganya, sering kali jatuh ke tangan orang-orang yang ingin memangsa mereka, yang tidak akan berlaku adil terhadap mereka, bahkan, yang akan berbuat curang terhadap mereka. Tetapi Tuhan menegakkan mereka kembali, dan membangkitkan teman-teman bagi mereka. Lihat Keluaran 22:22-23. Yesus Tuhan kita datang ke dalam dunia untuk menolong mereka yang tidak punya penolong, untuk menerima bangsa-bangsa bukan Yahudi, orang-orang asing, ke dalam kerajaan-Nya, dan agar di dalam Dia, orang-orang berdosa yang malang, yang seperti anak-anak yatim, dapat beroleh kasih sayang (Hos. 14:4). 10. Ia akan tampil untuk menghancurkan semua orang yang menentang kerajaan-Nya dan menindas hamba-hamba-Nya yang setia: jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Oleh sebab itu marilah kita berharap kepada-Nya, dan tidak takut pada kepanasan amarah orang penganiaya, sekalipun ia bersiap-siap memusnahkan. Adalah kemuliaan Sang Mesias bahwa Ia akan menumbangkan semua rancangan neraka dan bumi yang berperang melawan jemaat-Nya, sehingga, karena Dia berpihak kepada kita, kita tidak perlu takut akan apa pun yang dapat dilakukan untuk menentang kita. 11. Kerajaan-Nya akan tetap ada selama waktu terus berputar, sampai pada ujung kekekalan (ay. 10). Biarlah hal ini mendorong kita untuk percaya kepada Allah sepanjang waktu, bahwa TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, kendati dengan semua kejahatan dari kuasa-kuasa kegelapan. Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Kristus ditetapkan sebagai Raja di bukit Sion yang kudus, dan kerajaan-Nya akan tetap ada dalam kemuliaan tanpa akhir. Kerajaan-Nya tidak dapat dihancurkan oleh musuh yang menyerbu. Kerajaan-Nya tidak akan ditinggalkan kepada angkatan penerus, entah kepada raja atau kerajaan penerus, tetapi akan tetap tegak sampai selama-lamanya. Sungguh suatu penghiburan yang tak terungkapkan bahwa Tuhan bertakhta sebagai Allah bagi Sion, sebagai Raja Sion, bahwa Sang Mesias adalah Kepala atas segala sesuatu bagi jemaat, dan akan tetap demikian selama dunia tetap berdiri.
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Jumat, 24 Februari 2023 - Jangan Memelihara Dosa - Mazmur 51:3-8 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Rabu, 22 Maret 2023 - Hidup Yang Selalu Bersyukur - Mazmur 146:1-5 All Renungan Gereja Toraja 2023: Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |