| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Selasa, 14 Maret 2023 Renungan Gereja Toraja Selasa, 14 Maret 2023 - Air Hidup - Yohanes 4:1-14Yohanes 4:1-14 Percakapan dengan perempuan Samaria 4:1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes 4:2 -- meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, -- 4:3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea. 4:4 Ia harus melintasi daerah Samaria. 4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. 4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. 4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum." 4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan. 4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) 4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." 4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? 4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?" 4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." Penjelasan: * Puaskan kehausan jiwa-mu (1-14) Pemenuhan arti dan tujuan hidup dapat digambarkan dengan pemuasan dahaga. Cinta, harta, pangkat, serta kenikmatan tidak dapat memuaskan dahaga terdalam manusia. Hanya Allah yang sanggup memberi kepuasan sejati! Saat berada di sumber air di Samaria, Yesus bertemu perempuan Samaria yang ingin mengambil air. Saat itu tengah hari. Sebenarnya itu bukan waktu yang lazim untuk mengambil air karena para perempuan biasanya mengambil air pada pagi atau sore hari. Mungkin perempuan itu sengaja datang pada waktu itu untuk menghindari pertemuan dengan perempuan lain. Melihat perempuan Samaria itu, Yesus meminta air kepada dia (ayat 6-7). Ini mengejutkan si perempuan (ayat 9). Dia mengenali orang itu sebagai orang Yahudi. Padahal orang Yahudi menghindari kontak langsung dengan orang Samaria. Lagi pula tak lazim bagi seorang pria terhormat untuk bicara dengan perempuan di tempat seperti itu. Namun Yesus tidak menghiraukan keheranan perempuan Samaria. Ia malah menawarkan air hidup yang merupakan karunia Allah (ayat 10), yang lebih berarti daripada air yang sehari-hari diminum oleh perempuan itu. Yesus ingin perempuan itu menyadari adanya kebutuhan rohani yang juga harus dipenuhi. Dan kebutuhan itu hanya bisa dipuaskan oleh Allah, yang penuh dengan kasih karunia. Apa yang dimaksud Yesus dengan air hidup? Di dalam PL, Tuhan disebut sebagai sumber air (Yer. 17:13) atau sungai (Mzm. 36:9) yang menjawab kehausan manusia akan Allah (Mzm. 42:2; Yes. 55:1; Yer. 2:13; Zak. 13:1). Yesus berkata bahwa Ia akan menganugerahkan air hidup yang dapat memuaskan kehausan manusia akan Allah. Ini berarti Yesus menyatakan bahwa diri-Nyalah penggenap firman tsb. Ialah Mesias dari Allah yang sanggup memuaskan kerinduan jiwa manusia. Jika kita tidak mau mengabaikan tubuh ketika merasa lapar atau haus, mengapa kita sering tak peduli terhadap kehausan jiwa kita? Tanpa Yesus sesungguhnya jiwa akan selalu kehausan. Undanglah Dia untuk memuaskan jiwa Anda. * Misi ke Samaria (4:1-42). Samaria yang merupakan wilayah yang kalau bisa dihindari oleh orang Yahudi. kini menjadi tempat terjadinya kemenangan rohani: sebuah sumur, seorang wanita, seorang saksi, dimenangkannya sejumlah orang Samaria menjadi orang beriman. Baik Samaritanisme maupun Yudaisme perlu dikoreksi oleh Kristus: keduanya perlu diganti dengan kehidupan ciptaan baru. * Yoh 4:1-4 - Dia harus melintasi daerah Samaria Popularitas Yesus yang makin meningkat, melebihi popularitas Yohanes, mulai terdengar oleh orang-orang Farisi. Untuk mengelak kesulitan dengan mereka pada saat ini, Yesus berketetapan untuk meninggalkan wilayah itu dan memasuki wilayah Galilea. Di Galilea inilah menurut kitab-kitab Injil Sinoptis sebagian besar dari pekerjaan Yesus dilaksanakan. Dia harus melintasi daerah Samaria. Di dalam Injil Yohanes pada umumnya kata ini menunjuk kepada suatu keharusan ilahi. dan hal itu mungkin juga berlaku di sini, yaitu menunjukkan perlunya berhubungan dengan orang Samaria dan membuka gerbang kehidupan bagi mereka. Seiring dengan hal tersebut mungkin terdapat kebutuhan yang lebih jelas yaitu mencapai Galilea melalui jalur yang paling pendek. * Yoh 4:5-6 - pukul dua belas Sikhar (sangat mungkin Sikhem) terletak beberapa mil di sebelah tenggara Kota Samaria dan cukup dekat dengan Gunung Gerizim maupun tanah yang diberikan kepada Yakub oleh Yusuf (Kej. 48:22). Yakub juga meninggalkan sebuah sumur yang dilaporkan dalamnya sekitar delapan puluh kaki. Di tempat inilah Yesus beristirahat karena lelah dari perjalanan dan karena teriknya matahari pukul dua belas. * Yoh 4:7-10 - Seorang perempuan Samaria // menimba air // air hidup Seorang perempuan Samaria. Bukan mengacu pada Kota Samaria yang letaknya terlalu jauh, tetapi pada wilayah kekuasaan orang Samaria. Perempuan itu datang untuk menimba air. Karena Kota Sikhar memiliki persediaan air, mungkin perjalanan diam-diam dari perempuan itu ke sumur Yakub setiap hari menunjukkan pemboikotan dari pergaulan yang dilakukan oleh para perempuan lain dalam masyarakat tersebut (bdg. 4:18). Yesus memecahkan kesunyiaan dengan meminta air. Permintaan tersebut wajar mengingat kelelahan diri-Nya. Itu secara kuat mengingatkan tentang kemanusiaan Tuhan kita. Entah permintaan itu dipenuhi atau tidak (rupanya yang lebih mungkin adalah tidak terpenuhi). permintaan itu membawa kepada suatu percakapan. Perginya para murid sudah ditakdirkan Tuhan sebab perempuan itu tidak akan melibatkan diri dalam percakapan dengan Yesus di hadapan mereka. Ada dua hal yang membuat perempuan itu terheran-heran: bahwa Yesus meminta dari seorang perempuan, padahal seorang rabi tidak berhubungan dengan wanita di depan umum: dan yang terutama bahwa Dia mau berbicara dengan seorang perempuan Samaria. Untuk menjelaskan keheranan perempuan itu, penulis Injil ini menambahkan pernyataan bahwa orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria. Hal ini tidak dapat dianggap sebagai keadaan mutlak sebab disangkal oleh ayat 8. Mungkin yang dimaksudkan ialah ketegangan yang ada di antara kedua bangsa itu. Orang Yahudi membenci orang Samaria sebab mereka merupakan bangsa campuran yang memiliki agama campuran. yang sekalipun demikian menerima Pentateukh dan mengaku menyembah Allah Israel. Makna yang lebih sempit diajukan untuk pernyataan perempuan itu - Orang Yahudi pada umumnya tidak memakai (timba) yang sama dengan orang Samaria" (D. Daube. The New Testament and Rabbinic Yudaism, hlm. 375-382). Di dalam tanggapan-Nya Yesus meninggalkan kebutuhan-Nya sendiri untuk menunjukkan bahwa perempuan itu mempunyai kebutuhan yang lebih mendalam, yaitu kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh Yesus melalui karunia Allah. Beberapa penafsir menerangkan pernyataan ini dari sudut pribadi sebagai mengacu kepada Kristus sendiri (3:16), tetapi mungkin lebih tepat untuk menyamakannya dengan air hidup. Yohanes 7:37-39 merupakan tafsiran yang terbaik (bdg. Why. 21:6). * Yoh 4:11-12 - air hidup // lebih besar Karena berpikir dari segi sumur di bawah mereka, perempuan itu menjadi bingung. Yesus tidak membawa alat untuk menimba dan sumur itu dalam. Di dasarnya terdapat air hidup (mengalir) dari sebuah mata air. Apakah rabi ini dapat menghasilkan sesuatu yang hanya dapat diperoleh Yakub dengan kerja keras? Dia pasti memang lebih besar daripada Yakub jika Ia dapat berbuat demikian. * Yoh 4:13-15 - tidak akan haus untuk selama-lamanya // hidup yang kekal Air di dalam sumur harus diminum berkali-kali, tetapi air yang disediakan Kristus akan demikian memuaskan sehingga seorang yang meminumnya tidak akan haus untuk selama-lamanya. Itulah kesegaran yang dihasilkan oleh hidup yang kekal. Sebuah paralel dapat dibuat dengan kurban yang di dalam perjanjian yang lama harus dipersembahkan berkali-kali dan kurban Anak Domba Allah yang dipersembahkan sekali untuk selama-lamanya. Dengan masih salah paham, tetapi kini dengan sikap siap menerima, perempuan itu memohon air yang disebutkan Yesus agar nasibnya bisa lebih baik (4:15).
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Rabu, 15 Maret 2023 - Pembaharuan Perjanjian (Untundan Basse) - Mazmur 81:1-8 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Senin, 13 Maret 2023 - Kita Sudah Menjadi Kawan - KITA SUDAH MENJADI KAWAN SEWARGA (TO SANGTONDOK MIKI`) - Efesus 2:11-22 All Renungan Gereja Toraja 2023: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |