lagu-gereja.com/toraja

View : 647 kali
Matius 14:1-12
Diona kamateanna Yohanes Pa'dio' ( ; )
1Iatonna iato napelelemi Herodes, tu digente' datu sangtepona tondok, tu diona karebanNa Yesu.
2Nakuami tu datu lako solana: Yohanes Pa'dio'mo tu; malimbangunmo diong mai to' to mate, iamoto nakedo tu mintu' kamatotoran lan kalena umpogau' tanda mangnga.
3Iatu Herodes mangkamo untingkan Yohanes anna pungoi, napatamai pa'tarungkuan tu belanna Herodias bainena Filipus, siulu'na.
4Belanna mangkamo ma'kada lako Herodes tu Yohanes nakua: Pemali ke mipobainei.
5La moraimi Herodes umpatei, apa mataku' siao lako to buda belanna inang nasanga tau nabi tu Yohanes.
6Apa iatonna pa'maruasan allo kadadianna Herodes, ma'gellu'mi tu anakna baine Herodias lan tangnga tau, naposendei penaanna datu.
7Iamoto anna massumpa tu Herodes umpokadai, la umbenni apa-apa tu napalaku.
8Iatinde pia inang mangkamo napatunduk indo'na, iamoto nama'kada nakua: Tabenmo' mai tu ulunna Yohanes Pa'dio' indete, diong misa' pindan.
9Massemi penaanna tu datu, apa belanna iamotu sumpana sia belanna iamotu to nasisolan ma'talimbungan kumande, napesuammi la umbenni lako.
10Nasuami tu tau lao umpoloi tu ulunna Yohanes lan pa'tarungkuan.
11Nabaami tau tu ulunna diong pindan, napennoloanni lako tinde pia baine, nabaai lako indo'na.
12Saemi tu anak gurunna Yohanes unnalai tu batang rabukna, anna peliangi; nalao tinde tau umpokadai lako Yesu.

Bahasa Indonesia:
Yohanes Pembaptis dibunuh
14:1 Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah. 14:2 Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya: "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya." 14:3 Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya. 14:4 Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!" 14:5 Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi. 14:6 Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes, 14:7 sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya. 14:8 Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam." 14:9 Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. 14:10 Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara 14:11 dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. 14:12 Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

Penjelasan:
*  Dikejar bayang-bayang ketakutan.
Kesalahan besar sampai meniadakan nyawa orang lain akan menjadi bayang-bayang ketakutan seumur hidup. Seorang ayah yang begitu kasar dan kejam tak dapat menahan emosinya ketika untuk kesekian kalinya seorang putranya yang masih kecil menanyakan mengapa ayahnya jarang di rumah. Dalam keadaan mabuk, ia segera mengambil pisau dan menghujamkannya ke tubuh putranya. Selama hidupnya, ayah ini selalu dikejar bayang-bayang ketakutan karena telah membunuh anaknya yang tidak bersalah.

Demikian pula dengan raja Herodes Antipas. Ketika ia mendengar ada Seorang yang telah melakukan banyak mukjizat segera ia teringat Yohanes Pembaptis, maka seluruh peristiwa yang mengakibatkan kematian Yohanes Pembaptis kembali segar diingatannya. Sebenarnya apa yang dilakukan Yesus berbeda dengan Yohanes karena ia tidak pernah membuat tanda atau mukjizat (Yoh. 10:41). Namun karena pada zaman itu Yohanes terkenal sebagai nabi, maka Herodes langsung menghubungkan Yesus dengan Yohanes (ayat 2). Peristiwanya berawal dari kebencian Herodes karena Yohanes pernah memperingatkannya ketika mengambil Herodias, bekas istri saudara tirinya, menjadi istrinya. Kelumpuhan nati nurani membuat Herodes tidak mau mendengar peringatan Yohanes, bahkan ia telah menyuruh menangkap, membelenggu, dan memenjarakan Yohanes. Keinginannya untuk membunuh Yohanes ditangguhkan karena takut kepada orang banyak. Namun keinginan ini akhirnya terpaksa terlaksana karena sumpahnya sendiri kepada anak perempuan Herodias di hari ulang tahunnya. Demikianlah ia telah membunuh seorang nabi yang tidak bersalah, karena kelumpuhan hati nuraninya terhadap dosa.

Manusia berdosa cenderung menolak segala peringatan yang mencegahnya menikmati hidup dalam dosa, sehingga mengalami kelumpuhan hati nurani. Kenikmatan dalam dosa membuat manusia hidup dalam bayang-bayang ketakutan yang terselubung, yang sebenarnya ada namun berusaha ditutupi dengan pernyataan: "hanya sekali tidak apa-apa", "semua orang juga melakukannya", "pengampunan tersedia bagi yang memohon", "demi kebaikan bersama", "Tuhan tahu maksud kita baik", dll.

Renungkan: Terlebih indah membereskan bayang-bayang ketakutan di hadapan-Nya dan jangan biarkan kelumpuhan hati nurani menyerang Anda.

* Mat 14:1 - Herodes, raja wilayah

Harodes Antipas, putra Herodes Agung, dan penguasa di Galilea dan Perea. Ketidaktahuannya mengenai Yesus sebelum itu mungkin disebabkan dia sedang pergi atau kebiasaannya bermewah-mewah untuk menghalangi dirinya memperhatikan gerakan-gerakan religius.

* Mat 14:2 - Inilah Yohanes Pembaptis // dengan // yang sudah bangkit,

Penjelasan yang semula diusulkan oleh orang lain ini (Luk. 9:7), akhirnya diterima Herodes yang menghubungkan mukjizat-mukjizat itu dengan Yohanes Pembaptis yang sudah bangkit, sekalipun Yohanes tidak pernah mengadakan mukjizat ketika ia masih hidup.

* Mat 14:3-4 - Herodias

Putri Aristobolus. saudara tiri Antipas, dia telah menikah dengan pamannya, dan memiliki seorang putri, Salome, dari pernikahan itu. Tetapi, Antipas berhasil meyakinkan Herodias untuk meninggalkan suaminya dan menikahi dirinya, walaupun ketika itu dia sudah menikah dengan putri Raja Aretas (yang lari pulang ke ayahnya, dan terjadilah perang). Pernikahan semacam itu merupakan perzinahan.

* Mat 14:5 - Herodes ingin membunuhnya

Herodes ingin membunuhnya. Herodes bimbang oleh berbagai perasaan (lihat juga ay. 9). Tekanan dari Herodias diimbangi dengan pertimbangan-pertimbangan politis dan bahkan pribadi (Mrk. 6:20). sehingga keputusan tentang Yohanes tertunda.

* Mat 14:6-7 - ulang tahun Herodes

Sekalipun demikian, Herodias yang kepala batu tidak mengalah dan pesta peringatan ulang tahun Herodes menyediakan kesempatan baginya untuk membalas dendam. Sambil merendahkan putrinya sendiri dengan menyuruhnya melakukan tarian tidak senonoh di hadapan Herodes dan anggota istananya, Herodias berhasil memperoleh dari raja boneka ini sebuah janji yang lebih cocok bagi seorang raja Persia (Mrk. 6:23; Est. 5:3).

* Mat 14:8-11 - Dihasut oleh ibunya // Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam

Dihasut oleh ibunya menunjuk kepada sumber komplotan tersebut. Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam. Dengan memanfaatkan kesempatan tersebut. Salome mengemukakan permintaan berdarahnya, permintaan yang tidak mungkin dielakkan atau ditunda. Pesta ini pasti diadakan di Macherus, tempat Yohanes dipenjara (Jos, Antiquities, xviii.5.2.).

* Mat 14:12 - Datanglah murid // murid Yohanes Pembaptis, // mayatnya

Datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis, dan setelah mereka mengubur mayatnya yang tak berkepala, mereka memberitahukannya kepada Yesus. Persoalan sebelumnya (11:2-6) telah diselesaikan dengan memuaskan, dan kini pengikut Yohanes dengan sendirinya berbalik kepada Yesus. Sangat mungkin mereka menjadi pengikut-Nya.


Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Jumat, 03 Maret 2023 - Jangan Mau Dikalahkan Amarahmu - Kejadian 4:1-16


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Minggu, 26 Februari 2023 - KARUNIA ALLAH MENDATANGKAN PEMBENARAN (Kamamasean-Na Puang Matua Mebaa Lako Kadibilangan Malolo) - Matius 4:1-11


All Renungan Gereja Toraja 2023:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login