| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Minggu, 26 Februari 2023 Renungan Gereja Toraja Minggu, 26 Februari 2023 - KARUNIA ALLAH MENDATANGKAN PEMBENARAN (Kamamasean-Na Puang Matua Mebaa Lako Kadibilangan Malolo) - Matius 4:1-11Minggu Pra-Paskah I Pembacaan Mazmur : Mazmur 32 Bacaan Alkitab 1 : Kejadian 2 : 15 - 17, 3 : 1 - 7 Bacaan ALkitab 2 : Roma 5 : 12 - 19 Bacaan Alkitab 3 : Matius 4:1-11 (Bahan Utama) Tema : " KARUNIA ALLAH MENDATANGKAN PEMBENARAN " (Kamamasean-Na Puang Matua Mebaa Lako Kadibilangan Malolo) Matius 4:1-11 Bahasa Toraja: Deata bulituk untoba Puang Yesu ( ; ) 1Pakalan Nabaami Penaa tu Yesu lako padang pangallaran, anna rosoI deata bulituk. 2Iatonna patangpulomo allona patangpulo bonginna Nanii ma'puasa, katampakanna tangdia'mi. 3Saemi tinde to pangrosoan sia nakua lako: Iake AnakNaKomi Puang Matua, suai te batu mendadi roti. 4Apa mebali Nakua: Den disura' kumua: Tae' nakande manna la napotuo tau, sangadinna ia duka tu mintu' kada, tu Napokadanna Puang Matua. 5Mangkato nasolammi deata bulituk tu Yesu lako tondok maindan, anna pabendanNi dao bubungan Banua Kabusungan, 6sia nakua lako: Iake AnakNaKomi Puang Matua, tobangangKomi Kalemi indete rokko, belanna den disura', kumua: La NasuangKo tu malaeka'Na, natimangKo da natitampa' tu lentekMu lako batu. 7Nakuami Yesu lako: Den dukao disura' kumua: Da mutoba Puang Totumampamu. 8Nasolan pole'omi deata bulituk tu Yesu langngan buntu malangka' tongan, napakitanNi tu mintu' parenta lan te lino sola mintu' kamala'biranna; 9sia nakua ungkuanNi: Mintu'nate la kuben nasangKomi, ke tukkuKomi umpenombaina'. 10Pakalan Nakuami Yesu lako: Sumarombonko mallai, e deata bulituk, belanna den disura' kumua: La menombako lako Puang Totumampamu sia Ia mammo mupekapuangi. Bahasa Indonesia: Pencobaan di padang gurun 4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." 4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." 4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 4:6 lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." 4:7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" 4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. Penjelasan: * Strategi menghadapi tawaran Iblis. Jika Anda ditawari untuk memiliki segalanya di dunia ini, tetapi kehilangan nyawa. Apakah Anda bersedia? Tuhan Yesus pun mengalami tawaran yang berasal dari Iblis. Tawaran Iblis ditujukan kepada Yesus dengan tujuan menggagalkan misi Yesus untuk mengorbankan diri-Nya bagi penebusan dosa manusia. Iblis memakai kesempatan pada saat Yesus lapar setelah berpuasa untuk mengajukan tawarannya (ayat 2). Iblis mengira jika Yesus lapar maka Ia akan melakukan tindakan yang Iblis harapkan, yang dapat dimanfaatkan Iblis sebagai "pintu" penaklukan Iblis terhadap diri Yesus. Oleh karena itu, Iblis melancarkan tiga kali penawaran yang dibalut tampilan menyenangkan. Pertama, penawaran kebutuhan jasmani yang masuk melalui kebutuhan hidup Yesus (ayat 3). Kedua, penawaran untuk demonstrasi kekuasaan Yesus kepada dunia (ayat 5-6). Ketiga, penawaran peralihan kepemilikan dunia dari Iblis kepada Yesus (ayat 8-9). Ketiga penawaran Iblis itu dipatahkan Yesus dengan mengutip firman Tuhan yang dilandasi atas kebergantungan mutlak kepada Bapa-Nya (ayat 4, 7, 10). Jawaban Yesus kepada tiga penawaran Iblis itu memiliki tingkatan yang berbeda yaitu ay. 4 mengutip firman Tuhan; ay. 7 mengutip firman Tuhan sekaligus dengan tegas menyatakan identitas diri-Nya; ay. 10 dengan firman Tuhan menghardik Iblis dengan keras untuk menjauh dari-Nya! Setiap hari kita dihadapkan berbagai tawaran yang terlihat menarik, tetapi ternyata menyesatkan. Tawaran seperti ini sulit ditanggulangi jika kita mengandalkan kekuatan diri sendiri dan melupakan Tuhan yang sanggup memberikan jalan keluar (ayat 1Kor. 10:13). Biasanya tawaran ini diselubungi atau pun disamarkan dalam bentuk yang indah, ajaran filsafat duniawi, gaya hidup bebas, kesempatan yang menarik, kebutuhan hidup, kegiatan rohani, dll. Apakah setiap tawaran harus ditolak? Tergantung tujuannya. Apakah sesuai dengan firman Tuhan? Bagaimana menyiasatinya? Mengenali tujuan setiap tawaran, lalu memakai kebenaran firman Tuhan dengan disertai sikap tegas menolaknya. Renungkan: Kalahkan Iblis dengan berpegang pada firman Tuhan. * Mat 4:1 - Dibawa oleh Roh // Untuk dicobai // Iblis Dibawa oleh Roh. Sebuah petunjuk mengenai kepatuhan Kristus kepada Roh Kudus sepanjang pelayanan-Nya di dunia. Untuk dicobai. Istilah yang berarti menguji, kadang-kadang, seperti di sini, suatu bujukan untuk melakukan kejahatan. Roh menuntun Yesus untuk menghadapi ujian ini. Iblis. Nama ini artinya penghujat, dan menunjuk kepada salah satu ciri khas nya, musuh besar Allah dan umat-Nya. * Mat 4:2 - Empat puluh hari dan empat puluh malam Empat puluh hari dan empat puluh malam. Ketiga ujian yang tercantum di sini terjadi sesudah periode ini, tetapi pencobaan lain telah terjadi selama periode tersebut (Luk. 4:2). * Mat 4:3-4 - Jika Engkau Anak Allah // Manusia hidup bukan dari roti saja Jika Engkau Anak Allah tidak menunjukkan keraguan di pihak Iblis, namun lebih merupakan landasan bagi gagasannya. Kelicikan yang terkandung dalam ujian ini jelas. sebab baik roti maupun rasa lapar itu pada hakikatnya tidak merupakan dosa. Manusia hidup bukan dari roti saja (Ul. 8:3) merupakan jawaban alkitabiah dari Kristus. Bahkan bangsa Israel yang mengembara disadarkan bahwa sumber roti (yaitu Allah) lebih penting daripada roti itu sendiri. Yesus tidak mau mengadakan mukjizat untuk menghindari penderitaan pribadi apabila penderitaan tersebut merupakan bagian dari kehendak Allah bagi-Nya. * Mat 4:5-7 - bubungan // sayap // Ada pula tertulis // Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu Pencobaan kedua terjadi di bubungan atau sayap Bait Allah di Yerusalem, mungkin serambi yang menjulang di atas lembah Kidron. Iblis mempergunakan Alkitab (Mzm. 91:11, 12) untuk memaksa Kristus membuktikan bahwa diri-Nya tunduk kepada setiap kata yang diucapkan Allah. Ada pula tertulis menunjukkan bahwa keseluruhan Alkitab merupakan penuntun bagi peri laku dan landasan bagi iman. Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu (Ul. 6:16; bdg. Kel. 17:1-7). Tindakan congkak untuk menguji Allah itu bukan menunjukkan iman, tetapi keraguan, sebagaimana sudah nyata dalam pengalaman Israel. * Mat 4:8-11 - Gunung yang sangat tinggi // semua kerajaan dunia // Akan kuberikan kepada-Mu // menyembah // berbakti // lalu // meninggalkan Dia Gunung yang sangat tinggi memang benar-benar ada, tetapi lokasinya tidak diketahui. Melalui suatu tindakan adikodrati Iblis memperlihatkan semua kerajaan dunia kepada Kristus. Akan kuberikan kepada-Mu menunjukkan bahwa Iblis memiliki sesuatu untuk diberikan: jika tidak demikian pencobaan tersebut tidak ada kekuatannya. Sebagai ilah zaman ini (II Kor. 4:4) dan penguasa kerajaan angkasa (Ef. 2:2), Iblis memang memiliki kekuasaan atas kerajaan-kerajaan di bumi, sekalipun sebagai perampas dan secara terbatas. Kekuasaan ini sekarang ditawarkan kepada Yesus untuk ditukar dengan penyembahan; dengan demikian Iblis menawarkan kepada Kristus apa yang akhirnya akan menjadi milik-Nya juga dengan cara yang jauh lebih mulia (Why. 11:15). Perpaduan menyembah dan berbakti di dalam jawaban Yesus (Ul. 6:13) itu penting karena kedua hal itu berkaitan. Bagi Kristus sujud menyembah Iblis akan berarti mengakui kepemimpinannya. Tawaran semacam itu layak untuk langsung dikecam oleh Kristus. Pernyataan Matius lalu Iblis meninggalkan Dia menunjukkan bahwa Matius mencatat berdasarkan urutan kronologis dari pencobaan tersebut (bdg. Luk. 4:1-13). Yesus memukul mundur serangan-serangan Iblis yang paling kuat bukan dengan guntur dari langit tetapi dengan Sabda Allah yang tertulis yang dipergunakan dengan hikmat Roh Kudus, sarana yang tersedia bagi semua orang Kristen.
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Senin, 27 Februari 2023 - Matius 14:1-12 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Sabtu, 25 Februari 2023 - Mazmur 51:9-15 All Renungan Gereja Toraja 2023: Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |