lagu-gereja.com/toraja

View : 706 kali
Bahan Penelaahan Alkitab Tanggal  21-27 Agustus  2022

DITETAPKAN UNTUK MEMBANGUN KEHIDUPAN
Diangka’ la umbangun katuoan
Ibrani 12:18-29

Tujuan:
- Jemaat Memahami dirinya sebagai orang yang ditetapkan Allah membangun kehidupan yang benar
- Jemaat melakukan tugasnya untuk membangun dan menanamkan  nilai hidup yang benar

Pembimbing Teks
Pada zaman PL bangsa Israel mengenal Tuhan yang jauh dari mereka dan tidak bisa secara langsung mendengar Tuhan. Mereka harus melalui perantaraan nabi Musa, karena hanya Musa yang dipilih dan layak mendekat kepada Tuhan untuk menerima perintah Tuhan bagi Israel. Bangsa Israel tidak bisa langsung bertemu Tuhan, karena Tuhan kudus, dan siapa yang datang mendekat kepada Tuhan harus kudus, karena jika mereka mendekat dalam ketidakkudusan pasti akan mati.

Kitab Ibrani mengingatkan bahwa orang percaya tidak lagi harus hidup dalam ketakutan akan hukuman Allah yang dahsyat, seperti yang pernah terjadi pada umat Israel ketika Allah datang menghampiri mereka di Gunung Sinai (ay.18-21), bahwa dalam menjalani kehidupan, kita mesti sadar bahwa kita tidak hanya menemukan tempat yang nyaman, tetapi juga kondisi yang tidak ramah bahkan mungkin mengerikan (ay.18-19). Karena itu dalam kondisi seperti itulah kita diberi kesempatan untuk terus membangun kehidupan yang benar di hadapan Allah, karena di dalam Kristus orang percaya telah ditetapkan oleh Allah untuk menjadi berkat bagi dunia. Jika di dalam Kristus Allah telah hadir menyatakan kasih dan pengampunan-Nya (ay.22-24), itu karena Allah rindu melihat kita untuk selanjutnya membangun kehidupan yang benar di hadapan Allah.

Oleh karena itu, tetaplah membangun kehidupan yang benar di hadapan-Nya dan hendaklah kita selalu waspada supaya kita tidak menolak Dia, yang berfirman, tetapi hendaklah kita senantiasa mengucapkan syukur dan beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. (ay.25-29). Hormat dan takut kepada Allah adalah bagian dari cara kita membangun kehidupan yang benar.

Pertanyaan Diskusi.
Baca ayat 29 ; Bagaimana pemahaman kita tentang “Allah kita adalah api yang menghanguska” bnd 22-24 tentang Allah yang mengasihi.

Basai tu Aya’ 29, Umba susi pa’nannunganta tu dikua  “ iatu Kapenombanta api ma'pamampu'. ”
Apa yang dimaksud “beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut” (ay.28)

Umba susi tu disanga “menomba susi tu Naporainna Puang Matua, naturu'














Selanjutnya:
Bahan khotbah hari Minggu, 28 Agustus 2022 - JAGALAH KEMULIAANMU (Kanandai tu kadipakala’biranmu) - Yeremia 2:1-13


Sebelum:
Bahan Khotbah HUT RI Tanggal 17 Agustus 2022 LUPUTKANLAH DAN LEPASKANLAH (Rampananni sia lendokanni) - Mazmur 82:1-8


All Renungan Gereja Toraja 2022:
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2022..

Register   Login