| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Bahan khotbah hari Minggu Tanggal 02 Januari 2022Minggu, 02 Januari 2022 Bahan khotbah hari Minggu, 02 Januari 2022 - KASIHNYA TIDAK TERBATAS Tangma`angge tu Pa`kaboro`-Na - Yeremia 31:7-14KASIHNYA TIDAK TERBATAS Tangma’angge tu Pa’kaboro’-Na Bacaan Mazmur : Mazmur 147:12-20 Bacaan 1 : Yeremia 31:7-14 (Bahan Utama) Bacaan 2 : Efesus 1:3-14 Bacaan 3 : Yohanes 1:1-9 Nas Persembahan : 1 Tawarikh 29:14 Petunjuk Hidup Baru : Mazmur 147:14-15 Tujuan: Jemaat memahami bahwa kasih Tuhan itu tidak terbatas Jemaat meyakini bahwa Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah bagi orang percaya Pemahaman Teks Mazmur 147:12-20 menguraikan bahwa pemazmur bersaksi dan memanggil seluruh umat baik secara pribadi maupun sebagai persekutuan untuk memuji Tuhan atas kasih-Nya, kekuasaan-Nya dan kekudusan-Nya. Tuhan bukan hanya Allah bagi Israel tetapi Dia adalah Allah alam semesta yang menciptakan dan terus memeliharanya. Sungguh layak memuji-muji Tuhan atas anugerah pemeliharaan-Nya bagi seluruh ciptaan. Ia mengumpulkan umatnya yang bercerai berai, menyembuhkan yang sakit, membalut yang terluka dan oleh kuasa-Nya memerintah seluruh alam semesta dengan firman-Nya. Ia bahkan menjaminkan kesejahteraan jasmani dan ketentraman hidup. Karena itu seluruh umat patut memuji Tuhan karena itulah yang layak bagi DIA. Yeremia 31:7-14 Secara umum pasal 31 berbicara tentang janji pemulihan dari Tuhan bagi Israel. Sangat penting untuk diketahui bahwa hanya ada satu perjanjian anugerah dari Allah yakni janji kepada Abraham untuk memberkati dia dan seluruh keturunannya dan melalui mereka Allah memberkati seluruh dunia. Perjanjian ini terus berlangsung dalam kehidupan bangsa Israel walaupun bangsa itu sering memberontak terhadap Allah. Dalam Yer.30:3 dikatakan bahwa Allah tetap berpegang teguh terhadap janji-Nya untuk terus mengasihi umat-Nya. Bangsa Israel pada zaman Yeremia, sedang dalam pembuangan di Babel sebagai konsekuensi ketidaksetiaannya kepada Tuhan, namun Allah tetap pada janji-Nya, bahwa Ia akan memulihkan Israel dan Yehuda, serta akan mengembalikan mereka ke negeri asalnya. Dalam keadaannya yang menderita di pembuangan, mereka tetap dalam ikatan perjanjian Allah karena sesungguhnya mereka dibuang ke Babel tidak sekedar sebagai hukuman akibat dosa mereka, tetapi supaya mereka juga lebih mengenal Allah. Rancangan Allah untuk umat-Nya bukanlah rancangan untuk kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera (Yer.29:11). Israel dalam ketidak-berdayaannya hanya dapat dibebaskan oleh anugerah dan pengasihan Allah. Efesus 1:3-14 dimulai dengan ungkapan syukur Rasul Paulus kepada Allah. Hal ini merupakan pernyataan Rasul Paulus atas keyakinannya bahwa semua berkat berasal dari Allah, Bapa kita, serta telah dialami dalam Yesus Kristus. Di dalam Dia yang dikasihi-Nya, Allah mengaruniakan anugerah-Nya kepada kita, sehingga di dalam Dia kita memperoleh penebusan dan pengampunan (ay.7). Di dalam Dia orang Yahudi (yang pertama-tama percaya) menjadi umat Allah (ay.11-12) dan di dalam Dia orang-orang non-Yahudi yang percaya dimateraikan menjadi milik Allah (ay.13-14). Inilah rencana Allah yang merencanakan untuk mempersatukan segala sesuatu ”di dalam Dia”. Ada tiga kata yang menjelaskan tentang Penebusan : Apolutresis (Bnd. Rm. 3:25, Ef.1:14, Kol.1:14) Dari Kata Yunani “apo” (dipisahkan dari...) dan “lutron” (harga untuk penebusan). Secara harafiah berarti pembebasan karena telah dibayar tuntas dengan sebuah harga tunai. Exagorazo (Bnd. Gal.4:5, Wahyu 14:3) Dari kata Yunani “ex” dan “agora” (pasar atau tempat jual beli budak). Secara harafiah dapat berarti dikeluarkan (dengan cara dibeli) dari tempat diperjualbelikan selama ini sebagai budak. Kaphar (Kel.29:33) Bnd. Kopher (Ams. 13:8) Kata Ibrani yang berarti Pendamaian. Kata Kopher berarti “harga dari pendamaian” (redemption price). Penebusan adalah karya penyelamatan Allah bagi umat manusia dan seluruh ciptaan, melalui peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Penebusan kita tidak dibayar dengan uang tetapi dengan darah Anak-Nya. Kita dibebaskan dari perbudakan dan menjadikan kita sebagai orang merdeka yang bebas dari segala utang dosa. Allah yang telah memilih kita di dalam Yesus Kristus bukan hanya terkait dengan masa lampau dan pada masa sekarang dengan mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya, tetapi juga untuk menyatakan rahasia kehendak-Nya tentang masa yang akan datang sebagai persiapan penggenapan waktu Tuhan. Dengan demikian sasaran kehidupan kita adalah bergerak ke depan menuju suatu tujuan mulia, yakni Yerusalem yang baru. Yohanes 1:1-9; Di dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya dalam kegelapan. Dengan demikian, karya sang Firman dalam penciptaan tidak hanya membuat dunia pada mulanya menjadi ada, tetapi juga menciptakan kehidupan di atasnya. Hal inilah yang menjelaskan bahwa penciptaan dalam hal ini alam semesta terus-menerus berada dalam pemeliharaan sang Firman. Dia adalah Pemberi kehidupan karena memang pada dasarnya semua yang hidup berasal dari Dia (Kis.17:28). Yohanes melihat hidup itu sebagai terang yang bercahaya dalam kegelapan dan kegelapan tidak akan dapat menguasainya (ay.5). Merujuk pada awal penciptaan (Kej.1:5), yakni ketika gelap gulita masih meliputi samudera raya, maka Allah menciptakan terang pada hari pertama setelah itu Allah menciptakan ciptaan lainnya. Alam semesta dan sekalian isinya termasuk manusia, diciptakan setelah terang ada, sehingga sesungguhnya seluruh ciptaan sejak awal telah hidup dalam terang, karena memang diciptakan dalam terang. Namun demikian, dosa telah menjadikan hubungan manusia dengan Allah putus, maka manusia termasuk alam semesta berada di dalam kegelapan. Hidup di luar Allah adalah kegelapan. Upah dosa ialah maut (kematian), tetapi karunia Allah di dalam Yesus Kristus yang menganugerahkan hidup kekal (Rm.6:23). Inilah kasih Allah yang tak terbatas. Korelasi: Allah patut disembah karena kasih-Nya. Oleh anugerah-Nya, kita yang telah kehilangan hidup dan berada dalam kegelapan karena dosa, dipanggil kembali melalui penebusan dalam Yesus Kristus. Anugerah keselamatan dalam Yesus Kristus bukan hanya berlaku untuk manusia, tetapi juga bagi dunia ”Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia” (1 Yoh.4:14). Pokok-pokok pengembangan khotbah Tahun 2021 baru saja usai kita jalani. Salah satu pergumulan yang sulit terlupakan adalah pandemi Covid 19. Sejak awal tahun 2020 wabah ini menggemparkan dunia. Semua lini kehidupan sangat dipengaruhi. Tentu banyak hal yang dapat diceriterakan sebagai pengalaman hidup dalam peristiwa ini. Ada banyak kisah duka yang hadir, namun sebagai orang percaya kita juga patut mengimani bahwa dalam peristiwa ini banyak hal yang terjadi sebagai wujud dari penyataan janji Allah kepada kita. Yeremia 31:36 "Sesungguhnya, seperti ketetapan-ketetapan ini tidak akan beralih dari hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunan Israel juga tidak akan berhenti menjadi bangsa di hadapan-Ku untuk sepanjang waktu. Janji Allah adalah ketetapan, dan berlaku untuk selama lamanya bukan hanya bagi Israel tetapi juga bagi kita. Janji Allah sejak semula bagi Abraham telah digenapi di dalam Yesus Kristus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah (Gal.3:29). Kasih Allah adalah kasih yang tidak terbatas dan tidak ada yang dapat membatasinya. bahkan ketika manusia jatuh ke dalam dosa, justru Ia datang dan merelakan diri-Nya menanggung hukuman atas dosa yang seharusnya ditimpakan kepada kita. Betapa kuatnya dosa merasuk ke dalam hidup kita sehingga membuat kita tidak berdaya bahkan akibat terbesarnya adalah maut, Namun kekuatan Allah yang melebihi segala kekuatan termasuk kuatnya kuasa dosa telah ditaklukkan-Nya dan bahkan membebaskan kita dari kekuatan itu. (band. Yer.31:11). Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah (1 Kor.1:24). Dialah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya bukan hanya bagi orang Yahudi tetapi juga orang Yunani. (Rm.1:16). Artinya Keselamatan itu menjangkau semua orang yang percaya. Di dalam Dialah kita dipelihara karena iman untuk menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Bahan khotbah Efifani Tanggal 6 Januari 2022 - KEMULIAANNYA BAGAIKAN FAJAR MEREKAH Kama`labiranNa Tibarrang Susi to Allo Melambi` - Efesus 3:1-13 Sebelum: Bahan khotbah Tahun Baru - Tanggal 01 Januari 2022 - TEGUHLAH DALAM PERJALANANMU / Batta`ko lan Kalingkammu - Pengkhotbah 3:1-15 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |