| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Kamis, 26 Mei 2022 Renungan Gereja Toraja - Hari kenaikan Yesus ke Sorga - Kamis, 26 Mei 2022 - Makuasa tu Puang la dao Suruga la lan lino (TUHAN BERKUASA DI SORGA DAN DI BUMI) - Kisah Para Rasul 1:1-11Bahan khotbah hari kenaikan Yesus ke Sorga Tanggal 26 Mei 2022 Makuasa tu Puang la dao Suruga la lan lino (TUHAN BERKUASA DI SORGA DAN DI BUMI) Bacaan Mazmur : Mazmur 47:1-10 Bacaan 1 : Kisah Para Rasul 1:1-11 (Bahan Utama) Bacaan 2 : Efesus 1:15-23 Bacaan 3 : Lukas 24:44-53 Nas Persembahan : Mazmur 86:12 Petunjuk Hidup Baru : Kisah Para Rasul 1:7-8 Tujuan: Jemaat meyakini Tuhan berkuasa di bumi dan di sorga Jemaat hidup penuh pengharapan dalam pemeliharaan Tuhan yang maha kuasa. Pemahaman Teks Kisah Para Rasul 1:1-11 yang merupakan bacaan utama minggu ini berisi kisah kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, yakni yang terjadi di Yerusalem empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya. Tentu saja terdapat banyak makna yang dapat diperoleh, baik melalui peristiwa itu sendiri, maupun melalui percakapan antara Yesus dengan para murid. Namun demikian, satu hal yang menarik adalah pemberian tugas dan tanggung jawab lebih lanjut bagi para murid untuk terus bekerja dan bersaksi dalam dunia, yakni dengan mengandalkan kuasa yang diberikan oleh Tuhan sendiri. Yesus Kristus memang telah naik ke sorga, namun para murid diminta tetap ada di bumi untuk menjadi saksi bagi Kristus. Mazmur 47:1-10 berisi pujian bagi Tuhan yang Maha Tinggi, penguasa alam semesta. Ia telah naik dan bersemayam di atas takhtaNya yang kudus. Pada saat yang sama, Tuhan pun adalah Raja bagi seluruh bumi! Segenap bangsa tunduk pada-Nya. Efesus 1:15-23 menjelaskan tentang doa dan harapan Rasul Paulus, agar jemaat Efesus dapat memahami kemuliaan dan kuasa Yesus Kristus yang telah bangkit dan naik ke sorga, serta duduk di sebelah kanan Allah. Kuasa tersebut tidak hanya berlaku di sorga pada masa yang akan datang, tetapi juga hadir di bumi pada masa kini. Kuasa tersebut pun melampaui kuasa semua penguasa di dunia saat ini. Lukas 24:44-53 merupakan bagian paling akhir Injil Lukas yang mengisahkan secara ringkas kisah penampakan Yesus kepada para murid pasca kebangkitanNYA, pesan sebelum naik ke sorga dan peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke sorga. Para murid diminta tetap tinggal di bumi sebagai saksi Kristus dan untuk itu mereka akan diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi (ay.49). Segenap bacaan memperlihatkan sebuah korelasi penting, yakni tentang kehadiran kuasa Allah yang Maha Tinggi dalam kehidupan manusia di muka bumi. Bumi dalam segala pergumulan dan ketidaksempurnaan-nya, bukanlah tempat yang absen dari kasih dan kuasa Allah. Tuhan hadir berkuasa tidak hanya di sorga, tapi juga di bumi. Pokok-pokok pengembangan khotbah Satu pertanyaan menarik, ialah mengapa para murid harus tetap hadir dan berkarya di bumi, saat Yesus Kristus akan segera naik ke sorga? Jika melihat permintaan para murid untuk segera memulihkan kerajaan Israel pada masa itu, tampak jelas betapa bagi para murid karya penyelamatan Allah sudah ada di ambang garis akhir. Kristus sudah bangkit dan musuh telah ditaklukkan. Saatnya kini Israel segera dipulihkan. Beberapa bagian Injil Lukas (penulis Kisah Para Rasul diyakini sama dengan penulis Injil Lukas) cukup jelas perlihatkan paham tersebut. Misalnya saja dalam Injil Lukas 19:11, “… sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan” (bnd. Lukas 24:21). Oleh sebab itu, perintah bagi para murid agar terus berkarya di bumi saat Yesus Kristus telah kalahkan kematian dan akan segera naik ke sorga, tentu menjadi sebuah bahan perenungan yang menarik! “Jawab-Nya: Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (ay.7-8). Menarik menyimak jawaban Tuhan Yesus atas permintaan para murid yang mencakup dua hal, yakni permintaan tentang hal pemulihan Israel dan hal waktu pemulihan pada masa kini. Menurut Yesus, hal waktu pemulihan tak perlu mereka ketahui, sebab Bapa tetapkan itu menurut kuasa-Nya (ay.7). Tapi terkait hal pemulihan Israel, jawaban Tuhan Yesus lebih jauh ialah, bahwa mereka akan menerima kuasa dan menjadi saksi sampai ke ujung bumi. Pemulihan ternyata bukan hanya bagi Israel, melainkan hingga ke ujung bumi. Karya penyelamatan Allah tidak hanya ditujukan bagi bangsa Israel saja, tetapi bagi umat di seluruh bumi. Itu sebabnya kuasa Tuhan harus diberitakan sampai ke ujung bumi. Kuasa dan kemuliaan Tuhan bukan hanya dinyatakan di sorga, tetapi juga harus dinyatakan di atas seluruh bumi. Mazmur 47:3 katakan, “Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi”. Dalam pandangan umum, bumi memang seringkali diberi konotasi negatif semata, yakni sebagai tempat beragam kejahatan dan ketidakadilan itu terjadi. Alkitab sendiri tidak mengabaikan beragam kesan demikian terkait kehidupan yang terjadi di muka bumi. Namun, kehadiran kuasa Tuhan di muka bumi juga dikisahkan dengan begitu jelas. Misalkan saja gambaran dalam kitab Wahyu, yakni yang menjelaskan bumi sebagai tempat umat Tuhan bergumul dan menderita. Namun di bagian-bagian akhir kitab Wahyu kemudian dijelaskan pula, bahwa kota Yerusalem yang baru itu ternyata turun dari sorga dan kemah Allah itu kini ada di tengah-tengah manusia (Why.21:2-3). Dalam hal ini kontras atau perbedaan antara sorga dan bumi tak lagi ada. Kuasa dan kemuliaan Tuhan tidak lagi hanya dinyatakan di sorga, tapi juga turun, hadir dan dinyatakan di bumi. Hal ini sejalan dengan isi Doa Bapa Kami, “jadilah kehendakMu, di bumi seperti di sorga” (Mat.6:10), atau senada dengan gambaran tentang takhta Allah dalam kitab Yesaya: “Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku” (Yes.66:1). Sorga dan bumi adalah tempat kuasa dan kemuliaan Allah harus dinyatakan. Kenaikan Tuhan Yesus ke sorga sesungguhnya merupakan peristiwa yang jelas memperlihatkan, betapa Tuhan memang berkuasa di bumi dan di sorga. Yesus yang hadir sebagai manusia selama puluhan tahun di bumi, telah melakukan begitu banyak karya ajaib, yakni yang berpuncak pada peristiwa kematian dan kebangkitan-Nya. Segala karya tersebut tentulah bisa menjelaskan tentang hadirnya kuasa Allah di bumi. Karena itu jika saat ini Kristus naik ke sorga, segera terlihat jelas betapa sorga pun juga adalah takhta-Nya. Tuhan tidak hanya berkuasa di bumi, tetapi juga di sorga. Karya Kristus menjelaskan bahwa bumi dan sorga, keduanya berada dalam kedaulatan kuasa Tuhan. Kehidupan kini di bumi dan nanti di sorga, keduanya berada dalam kuasa Tuhan. Oleh sebab itu, umat Tuhan hendaknya terus hidup dalam pengharapan, baik untuk hidup di masa kini maupun hidup di masa mendatang. Itulah yang secara terang benderang dikemukakan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus. Kuasa Yesus Kristus yang naik ke sorga, adalah “jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang” (Ef.1:21). Sehubungan dengan itu, menarik membandingkan perenungan ini dengan kisah mimpi Yakub di Betel (Kej.28:10-22). Saat Yakub tertidur dan bermimpi di Betel, ia melihat tangga dari bumi ke langit yang dilalui oleh malaikat-malaikat Allah, naik turun di tangga tersebut. Dalam mimpinya itu, Allah pun memperkenalkan diri-Nya dan menyatakan janji-Nya kepada Yakub. Yang kemudian menjadi penting sehubungan dengan tema khotbah, ialah pernyataan Yakub kemudian, “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga” (Kej.28:17). Allah yang berkuasa di sorga, ternyata juga hadir di bumi, tempat dia berbaring. Tangga yang menghubungkan langit dan bumi menjelaskan betapa langit dan bumi, keduanya berada dalam kedaulatan kuasa Tuhan (bnd. Yoh.1:51). Dalam bacaan Injil, janji Tuhan Yesus kepada para murid tentang kehadiran kuasa dari tempat tinggi, juga menegaskan hal ini. Para murid memang diminta tetap berkarya sebagai saksi Kristus di muka bumi, namun untuk itu kuasa dari tempat tinggi akan memperlengkapi mereka: “Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi” (Luk.24:49). Kuasa dari tempat tinggi juga akan menjadi kuasa yang hadir di bumi, yakni melalui karya para murid Tuhan. Tuhan berkuasa di bumi dan di sorga. Oleh sebab itu, bagi kita yang masih hidup di bumi saat ini, sama seperti jemaat Efesus pada masanya, diharapkan untuk percaya, “betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya” (ay.19). Hidup hendaknya dijalani dengan penuh pengharapan, betapa pun sulit kondisi yang dialami hari ini. Situasi ekonomi yang berat, serta rasa ketidakadilan yang mungkin dialami, hendaknya tidak membuat kita hilang pengharapan! Tuhan sepenuhnya berdaulat. Dia berkuasa di bumi dan di sorga, baik pada masa kini maupun pada yang akan datang.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Minggu, 29 Mei 2022 - Tontong sisola Puang (BERSAMA TUHAN SELAMANYA) - Wahyu 22:12-21 Sebelum: Renungan Gereja Toraja - Tanggal 23-28 Mei 2022 - Puang Kapenomban napobanua kabusungan (TUHANLAH BAIT SUCINYA) - Yohanes 5:1-18 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |