lagu-gereja.com/toraja

View : 836 kali
Bahan Penelaahan Alkitab                         Tanggal 6-11 Juni   2022

KUASA ROH KUDUS
Kuasanna Penaa Masallo’

Roma 8:12-17
Bahasa Toraja:
12Iamoto e sangsiulurangku, kita te tangia kaindanangki' lako pa'kalean tuo umpengkaolai pa'kalean.
13Belanna iake tuo umpengkaolaikomi pa'kalean, la matekomi; apa iake tete dio Penaa, ammi pamatei tu penggauran kale, la tuokomi.
14Apa padami tau Narenden PenaanNa Puang Matua, padami anakNa Puang Matua.
15Belanna tangia unnappa'komi penaa kakaunanan naurunganni mataku'pokomi, sangadinna unnappa'mokomi Penaa umpadadikomi to dianak, tu tabannang metamba kumua: Abba, o Ambe'!
16Belanna Ia kalena tu Penaa umpamanassai sola penaanta, kumua anakNaki' Puang Matua.
17Iake anakki', ma'mana' dukaki', iamotu mana' dio mai Puang Matua sia pada ma'mana'ki' Kristus, ke umperasaiki' kamaparrisan sola, anta pada dipakala'bi'duka.

Bahasa Indonesia:
 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Tujuan:
Jemaat Memahami bahwa Roh Kudus berkuasa memampukan kita melakukan kesaksian dan pelayanan.
Jemaat dengan sukacita menyerahkan hidupnya untuk dituntun oleh kuasa Roh Kudus.
 
Pembimbing Teks
Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah. Paulus memperkenalkan suatu konsep baru yaitu hubungan baru antara orang Kristen dengan Allah. Oleh Roh Kudus, Orang Kristen diangkat (diadopsi) menjadi anggota dari keluarga Allah (ay.14-15). Uraian Paulus ini bertolak dari konsep “patria protestas” yang berlaku dalam masyarakat Romawi, yaitu  kekuasaan ayah yang mutlak atas anggota keluarganya. Sehingga orang yang telah diangkat menjadi anak itu akan meninggalkan kehidupan lamanya termasuk hutang-hutangnya serta kebiasaan-kebiasaan buruknya. Ia juga akan menjadi ahli waris ayahnya yang baru, yakni yang harus disertai dengan ketaatan penuh kepada ayahnya. Itulah sebabnya Paulus dengan tegas mengatakan bahwa kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak  Allah (ay.15) dan Roh itu  bersaksi bersama bersama sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak Allah (ay.16), sehingga kita menjadi ahli waris yang berhak menerima janji-janji Allah (ay.17).
Kita semua telah diadopsi menjadi anak-anak Allah yang mewarisi kemuliaan Allah dan karena itu patutlah kita hidup sesuai dengan kehendakNya. Tentu dengan meninggalkan kehidupan lama yang penuh dosa dan hidup baru dalam tuntunan Roh Kudus. Kuasa Roh Kuduslah yang akan menuntun kita hidup benar sebagai anak Allah.

Pertanyaan diskusi
Apa yang sering membuat kita sulit melakukan kebenaran dan lupa bahwa kita adalah anak-anak Allah?
Apara tu nenne’ mendadi passabaran anna masussa dipogau’ tu kamaloloan sia tangmengkilalamoki’ kumua anaknaki’ Puang Matua?
Apa yang dapat kita lakukan agar hidup kita terus dipimpin oleh kuasa Roh Kudus?
Apa tu sipatu dipogau’ anna ia tu katuoanta tontong narenden Kuasa Penaa Masallo’?












Selanjutnya:
Bahan khotbah hari Minggu, 12 Juni 2022 - Minggu Pertama Setelah Pentakosta - MENGHIDUPI KEBENARAN ALLAH / Umpana`ta` katuoan situru` Katonganan-Na Puang Matua - Roma 5:1-11


Sebelum:
Bahan khotbah hari Minggu Tanggal 5 Juni 2022 - KUASA ROH KUDUS Kuasanna Penaa Masallo’ - Kisah Para Rasul 2:1-21 - Pentakosta


All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022..

Register   Login