| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Minggu, 12 Juni 2022 Bahan khotbah hari Minggu, 12 Juni 2022 - Minggu Pertama Setelah Pentakosta - MENGHIDUPI KEBENARAN ALLAH / Umpana`ta` katuoan situru` Katonganan-Na Puang Matua - Roma 5:1-11Bahan khotbah hari Minggu Tanggal 12 Juni 2022 Minggu Pertama Setelah Pentakosta MENGHIDUPI KEBENARAN ALLAH Umpana’ta’ katuoan situru’ Katonganan-Na Puang Matua Bacaan Mazmur : Mazmur 8:2-10 Bacaan 1 : Amsal 8:1-36 Bacaan 2 : Roma 5:1-11 (Bahan Utama) Bacaan 3 : Yohanes 16:4b-15 Nas Persembahan : Roma 12:1 Petunjuk Hidup Baru : Roma 5:1-2 Roma 5:1-11 Bahasa Toraja: Buanna kadibilangan malolo 1Tu belanna dibilang malolomoki' diona kapatonganan, anna den kasikaeloanta Puang Matua tete dio Puangta Yesu Kristus, 2sia dio dukaRi, anta ma'din tama te pa'kamasean iate (tete dio kapatonganan) tu tanii bendan; anta massattuan belanna rannunta diona kamala'biranNa Puang Matua. 3Apa tangia manna to, sangadinna la ussattuan dukaki' kamaparrisan, belanna taissan kumua iatu kamaparrisan umpabu'tu penaa kalebu, 4na penaa kalebu umpabu'tu kabattaran penaa, na kabattaran penaa umpabu'tu kapa'rannuanan; 5anna iatu kapa'rannuanan tae' namepakasiri', belanna mangkamo ditua' tu kamamaseanNa Puang Matua tama penaanta tete dio Penaa Masallo' tu dikamaseangki'. 6Belanna iatonta langga'pa sia tonna lambi'i allu'na, matemi tu Kristus belanna to tang mekaaluk. 7Apa masuli' tongan tau morai mate belanna misa' to malolo. Umbai den sia tau barani mate belanna to melo penaanna. 8Apa napakitammoki' Puang Matua kamamasean diona tu napomatena Kristus belanna kita, tonna taloipiki' kasalan. 9Anna totemo dibilang malolomoki' tete dio raraNa, ondong pissanpi la Nakarimmanniki' dio mai kasengkean. 10Belanna iake dipasikaeloki' Puang Matua tete dio kamateanNa AnakNa, tonta kabiri'pa Puang Matua, ondong pissan, tonta mangkamo dipasikaelo, la ungkabu'tuiki' kadikarimmanan diona katuoanNa. 11Sia tangia manna to, sangadinna ussattuan poleki' Puang Matua tete dio Puangta Yesu (Kristus), apa belanna Iari anta kabu'tui kasikaeloan totemo. Kasitintianna: Kasalan sia kamatean lu dio mai Adam; pa'kamasean sia katuoan lu dio mai Kristus 12Iamoto tumbai tu kasalan mangkamo tama te lino, belanna misa' tau, sia kamatean belanna kasalan, sia susi duka tu rampona kamatean lako mintu' tolino, iamoto anna kasalan nasang mintu' tolino , 13belanna tae'pa Sukaran aluk, nainang lanmo lino tu kasalan; apa tae' nadireken tu kasalan, tonna tae'pa Sukaran aluk. 14Apa iatu kamatean pasau' randuk tonna Adam sae lako tonna Musa, sama bang sia lako to tang umpogau' kasalan susitu kauntengkaianna pepasan Adam, tu butung rapang-rapangna Tu la saena. 15Apa iatu pa'kamaseanNa Puang Matua tae' nasusi katobangan tama kasalan. Apa iake budami tau mate diona kasalanna misa' tau, ondong pissanpi tu pa'kamaseanNa Puang Matua sia pamengan napabu'tu pa'kamaseanNa misa' Tau, iamotu Yesu Kristus malleanmo lako buda tau. 16Iatu pamengan iato silaenan a'ganna tu bannang diona kasalanna misa' tau. Belanna iatu umpaolai salunna tu napobua' misa' tau mebaa lako kadiukungan, apa iatu pa'kamaseanNa Puang Matua tu bannang dio kabudanna kasalan mebaa lako kadibilangan malolo. 17Belanna iake katobanganna misa' tau tama kasalan anna pasau'mo tu kamatean diona tu tau misa', ontong pole'pi tu mai to mallean pa'kamasean sia pamengan kamaloloan naappa', la pasau' lan katuoan tete dio misa' Tau, iamotu Yesu Kristus. Bahasa Indonesia: Hasil pembenaran 5:1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. 5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. 5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. 5:6 Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. 5:7 Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar -- tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati --. 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! 5:11 Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. Adam dan Kristus 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. 5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. 5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. 5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. 5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran. 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Tujuan: Jemaat memahami bahwa dirinya telah dibenarkan Allah di dalam Yesus Kristus. Jemaat memiliki komitmen menjalani kehidupannya sebagai orang yang telah dibenarkan Allah. Pemahaman Teks Mazmur 8:2-10 adalah kidung pujian kepada Allah karena telah memberikan martabat dan kehormatan kepada manusia. Manusia ditempatkan Allah pada kedudukan yang sangat istimewa. Ia diciptakan menurut gambar (Ibr. Tselem) dan rupa (Ibr. Demut) si Pencipta (Kej 1:26). Tselem adalah ukiran atau patung yang diukir menurut gambar sang Pencipta, sedangkan Demut adalah keserupaan. Maksud Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupanya adalah: mendudukkan dan memberi mandat kepada manusia sebagai wakil-Nya di dunia ini untuk menguasai/ memerintah seluruh alam semesta dalam tanggungjawab Allah sendiri sebagai pemberi mandat (bnd.ay.7-9). Mandat untuk memerintah bukanlah untuk merusak tapi untuk mengelola secara bertanggungjawab demi kesejahteraan manusia itu sendiri. Namun demikian, tetap juga ada batasan yang sangat jelas antara manusia sebagai ciptaan dengan Allah sebagai pencipta. Sebagai makhluk yang paling mulia, manusia seharusnya juga mampu menampakkan sifat-sifat yang mulia sebagaimana yag dimiliki oleh Penciptanya dengan cara hidup dalam kebenaran. Amsal 8:1-36 mempersonifikasi hikmat sebagai pribadi yang terus menerus berseru dengan suara nyaring di tempat tinggi, di tepi jalan, di persimpangan jalan, dan di samping pintu gerbang di depan kota (ay.1-4). Hikmat itu berasal dari (diciptakan) Allah sebelum segala sesuatu diciptakan. Ia sudah ada sebelum dunia diciptakan (ay.23), dan sebelum ada lautan (ay.24). Hikmat dimaksudkan sebagai pemandu jalan hidup manusia. Panggilan hikmat adalah panggilan untuk menerima tuntunan agar manusia hidup dalam kebenaran (ay.7) dan jauh dari kejahatan (ay.13). Kepada mereka yang mau mendengar, hikmat berjanji akan menyingkapkan kebenaran dan keadilan (ay.7-8). Orang yang beroleh hikmat akan memperoleh sesuatu yang benar. Beroleh hikmat berarti beroleh sesuatu yang jauh lebih berharga daripada hal-hal yang dipandang berharga oleh dunia ini (ay.11,19). Orang yang bersedia dipimpin oleh hikmat akan berhasil (ay.14-21). Roma 5:1-11 adalah salah satu pernyataan penting dari Paulus tentang buah (hasil) pembenaran dalam Yesus Kristus. Oleh karena kita sudah dibenarkan karena iman, maka kita memiliki damai sejahtera Allah melalui Tuhan Yesus Kristus. Dengan sebuah pernyataan yang singkat, Paulus meringkaskan apa yang sudah dibuktikan dan dijelaskan dalam Roma 1:18-4:25. Juga, dia mulai menjelaskan akibat atau hasil dari pembenaran. Allah, selalu memberikan damai kepada orang yang Dia benarkan. Dengan kata lain, hubungan damai dengan Allah selalu menyertai pembenaran dari Allah. Pembenaran dan pendamaian tidak dapat dipisahkan dalam pengalaman hidup. Dalam ayat 3-5 Paulus membuat sebuah rantai pendewasaan yang terdiri dari "kesengsaraan," "ketekunan," "tahan uji," dan "pengharapan." Yohanes 16:4b-15 merupakan peneguhan sekaligus sebagai jaminan Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum Ia terangkat ke surga. Para murid merasa berduka karena akan ditinggalkan Yesus (ay.6). Oleh karena itu Yesus meneguhkan dan menjamin bahwa ketika Ia pergi, maka akan datang “Penghibur” (Roh Kudus). Roh Kudus ini akan menginsafkan manusia akan dosa, meyakinkan orang tentang kebenaran dan penghakiman untuk menyatakan mana yang benar dan mana yang salah (ay.8-11). Pada ayat 13 Yesus menyebut Roh Kudus sebagai Roh kebenaran, karena Dialah yang akan memimpin murid-murid ke dalam seluruh kebenaran Allah. Korelasi dari segenap bacaan, ialah terkait dengan keberadaan manusia sebagai ciptaan Allah yang mulia dibanding dengan seluruh ciptaan lainnya. Namun demikian, dosa telah membuat manusia kehilangan kemuliaannya. Oleh sebab itu, di dalam dan melalui Yesus Kristus, manusia kemudian dibenarkan dan diperdamaikan dengan Allah. Karena itu orang percaya harus menjalani kehidupannya dalam kebenaran Allah. Melalui hikmat dari Tuhan dan dalam tuntunan Roh Kudus, setiap orang percaya dimampukan untuk menghidupi kebenaran Allah. Pokok-pokok pengembangan khotbah Ada seorang pemimpin kaum revolusioner bernama Shamila yang berusaha menggulingkan Kaisar Rusia yang diktator. Suatu malam pengawal Shamila melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan. Shamila marah karena persediaan makanan mereka sangat terbatas. Maka ia mengeluarkan pengumuman bahwa barangsiapa yang tertangkap basah mencuri makanan akan dicambuk 50 kali di muka umum. Tidak lama setelah itu, pengawalnya melaporkan bahwa pencuri telah tertangkap. Tetapi yang membuat Shamila kaget karena pencuri itu adalah ibunya. Shamila ingin membebaskan ibunya tetapi hukum harus ditegakkan. Ia ingin menghukum ibunya tetapi ia sangat mengasihi ibunya. Akhirnya Shamila sendiri yang menggantikan ibunya dicambuk karena perbuatan ibunya. Ia mengampuni ibunya yang bersalah karena kasihnya. Demikian juga Allah sendiri yang menanggung hukuman karena dosa kita demi memulihkan kita supaya kita hidup dalam kebenaran. Ciptaan Mulia yang Dirusak oleh Dosa Pemazmur menggambarkan bagaimana Allah menciptakan manusia dengan sangat istimewa. Manusia diberikan kemuliaan dan hormat sehingga hampir sama dengan Allah. Dicipta menurut gambar dan rupa Allah. Tetapi manusia merusak hubungan yang erat dengan Allah sehingga putuslah hubungan yang benar dengan Allah (PGT Bab III butir 6). Manusia hidup dalam kungkungan dosa dan tidak lagi hidup dalam kebenaran dan kesucian dihadapan Tuhan (PGT Bab III butir 7). Dosa membuat manusia tidak dapat membenarkan dan menyelamatkan dirinya sendiri. Rusaknya relasi dengan sang pencipta adalah karena kesalahan dan ketidaktaatan manusia. Ada dua hal penting yang perlu kita ingat sebagai manusia. Pertama, bahwa kita ini diciptakan seturut gambar dan rupa Allah sehingga diberikan kemuliaan dan hormat dari Allah, sehingga patutlah hidup kita menggambarkan sifat dan kasih Allah. Kedua, bahwa semua manusia berdosa. Hal tersebut mengakibatkan relasi yang akrab dengan Allah menjadi rusak. Dibutuhkan pihak yang dapat memperbaiki relasi itu. Pembenaran di Dalam Kristus Hubungan yang rusak itu tidak dapat dibenarkan dan diperbaiki dari pihak manusia. Hanya dari pihak Allah sajalah pembenaran itu datang. Sehingga dengan kasih-Nya, melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus maka dosa manusia ditebus dan manusia dibenarkan di hadapan Tuhan. Hubungan itu akhirnya dipulihkan oleh Allah. Hanya melalui iman kepada Kristus maka manusia dibenarkan (Rm.5:1). Melalui pembenaran itu, manusia memiliki jalan masuk kepada kasih karunia Allah. Pembenaran yang membuat manusia memiliki pengharapan di dalam Kristus, sekalipun mereka harus melalui kesengsaraan. Selayaknya kita semua bersyukur kepada Tuhan yang telah membenarkan kita yang bersalah dan berdosa ini. Sebab kita tidak bisa membenarkan dan menyelamatkan diri sendiri, hanya Allah saja yang dapat memberikan-Nya. Karena kasih karunia-Nya kita beroleh keselamatan dan pembenaran. Sehingga kita memiliki pengharapan dalam menjalani kehidupan dalam kasih-Nya. Hidup Dalam Kebenaran Rasul Paulus kemudian menegaskan bahwa hasil dari pembenaran dari Allah ialah manusia memperoleh jalan keselamatan dan telah diperdamaikan dengan Allah. Manusia yang tadinya kotor dan penuh dengan noda dosa, kini telah dibersihkan dengan darah Tuhan Yesus. Karena itu sepatutnya manusia yang telah dibersihkan itu hidup benar di hadapan Tuhan. Kesengsaraan sekalipun harus dilewati, sebab kesengsaraan itu akan menimbulkan ketekunan, dan ketekunan akan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Seperti yang digambarkan dalam Amsal 8, hendaklah dalam menjalani kehidupannya, manusia hidup jujur, adil dan benar di hadapan Tuhan. Dengan hikmat dari Allah maka manusia dimampukan untuk hidup dalam kebenaran. Hal ini juga sejalan dengan Tuhan Yesus kepada muri-murid bahwa mereka harus hidup benar dan menjadi saksi Kristus dalam kehidupan mereka. Sekalipun banyak tantangan dan rintangan, mereka harus tetap setia hidup dalam kebenaran. Karena itu Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus atau Roh Penghibur atau Roh Kebenaran untuk menguatkan mereka dan menuntun mereka hidup dalam kebenaran. Kita semua pun demikian. Sebagai orang yang telah dibenarkan dan dipulihkan kembali oleh Allah, maka kita harus hidup benar di hadapan Tuhan. Mungkin kita merasa tidak mampu dengan berbagai alasan, tetapi Roh Kuduslah yang akan menuntun kita, sehingga kita bisa terus memancarkan sikap hidup yang benar dan memperlihatkan, bahwa kita adalah gambar dan rupa Allah yang memancarkan kemuliaan-NYA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 13-18 Juni 2022 - MENGHIDUPI KEBENARAN ALLAH / Umpana`ta` katuoan situru` Katonganan-Na` Puang Matua - Mazmur 8:2-10 Sebelum: Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 6-11 Juni 2022 - KUASA ROH KUDUS Kuasanna Penaa Masallo` - Roma 8:12-17 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |