lagu-gereja.com/toraja

View : 769 kali
Rabu, 30 Maret 2022
Lukas 15:1-7
Setiap Orang Berharga di Mata Tuhan

PENJELASAN BAHAN
Ada seorang anak terlihat sedang mencari-cari sesuatu dengan wajah yang terlihat panik, dan sesekali berteriak penuh kekhawatiran. Melihat hal ini kakaknya kemudian menghampirinya, dan berkata: “Kenapa de, apa yang kamu cari ?” Lalu adiknya menyampaikan bahwa ia melihat induk ayam kepunyaannya yang memiliki 7 ekor anak ayam, sekarang tinggal 6 ekor, ia kehilangan satu ekor anak ayam. Kakaknya tersenyum, De...De...kirain kakak ada apa gitu sampai heboh begitu,... tenang aja kan masih ada 6 ekor lagi ngapain dipusingin, gampang nanti minta aja lagi ke mang Agus kan banyak ayamnya.” Anak ini tidak menghiraukan perkataan kakaknya, ia meneruskan pencariannya ke halaman depan, ke belakang bahkan sampai ke kebun di belakang rumah. Selang beberapa lama kemudian, anak ini pulang dengan wajah gembira sambil melompat-lompat, “Kak....Kakak, akhirnya ade menemukan anak ayam ini, rupanya masuk ke lubang sampah yang di buat ayah di kebun belakang rumah.” “Kenapa kamu sampai repot begini nyariin anak ayam, kan gampang tinggal cari gantinya.” Anak ini menjawab, “kakak ini gimana sih kan ade sayang sama anak ayam ini.

Coba kalau ade ngak cari, anak ayam ini akan kelaparan di lubang sampah apalagi cuaca sudah mendung, kasihan kan.” Anak ini punya rasa kasih dan sayang terhadap anak ayam kepunyaannya, demikian juga dengan Tuhan yang teramat mengasihi kita umat kepunyaan-Nya. Karena itu kita pun sebagai orang yang telah mendapatkan kasih-Nya, kiranya kita juga menaruh kasih dan sayang serta penghargaan terhadap sesama kita. Seperti halnya orangtua pasti akan sangat mengasihi dan sayang terhadap anak-anaknya. Dan setiap orangtua akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberi perhatian dan yang terbaik bagi anak-anaknya. Demikianlah kasih-Nya Tuhan terhadap kita yang digambarkan seperti dalam perumpamaan domba yang hilang.

Tuhan Yesus hendak menunjukkan betapa berharganya keberadaan satu domba yang terhilang atau tersesat, Ia sangat peduli dan mengasihi umat-Nya. Penghargaan-Nya dinyatakan dengan sebuah penegasan bahwa satu orang berdosa yang bertobat itu bahkan cukup untuk membuat surga bersukacita. Hal ini menunjukkan bahwa semua manusia adalah berharga dihadapan Tuhan (bdk. Yesaya 43:4a), dan betapa dalamnya kasih-Nya sehingga Ia selalu terbuka mengampuni dan menerima kita kembali, bahkan rela mati untuk menebus dosa dan menyelamatkan kita (Yohanes 3:16) .

Pada bacaan kita, diperlihatkan adanya orang-orang Farisi dan ahli Taurat merasa risih dan tidak suka ketika mereka menyaksikan Yesus berteman dan makan bersama para pemungut cukai dan orang-orang “berdosa” (ayat 1-2). Para pemungut cukai adalah orang-orang yang bekerja untuk pemerintahan Romawi, mereka mengumpulkan pajak dari masyarakat Yahudi untuk pemerintahan Romawi. Mereka dipandang sebagai pengkhianat bangsanya sendiri, oleh sebab itu para pemungut cukai ini dibenci dan dikucilkan oleh masyarakat Yahudi. Tuhan Yesus dalam perumpamaan ini memberikan pengajaran kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, bahwa bagi-Nya semua orang itu berharga tidak melihat bahwa ia dari kelompok mana, atau status sosialnya apa. Karena bagi Yesus semua orang adalah “milik kepunyaan-Nya”.

Menarik dari apa yang disampaikan oleh Yesus kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?" (ayat 4). Mengapa sang pemilik domba ini begitu terfokus pada satu yang terhilang? Tidak lain karena ia adalah pemiliknya dan bagi sang pemilik seluruh domba adalah harta berharganya. Artinya sembilan puluh sembilan domba yang ada itu sama berharga dengan satu dombanya yang hilang, dan sudah tentu ia tak mau kehilangan apa yang dimilikinya tersebut.

Demikian juga dengan Tuhan, kita semua adalah milik-Nya dan berharga di mata-Nya. Baik orang benar dan orang berdosa adalah sama-sama milik Tuhan. Ketika satu saja umat milik kepunyaan-Nya hilang atau tersesat, Tuhan akan mencari dan menyelamatkannya. Digambarkan dalam Firman Tuhan bahwa ada sukacita di surga ketika satu orang berdosa bertobat, bahkan melebihi sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tak memerlukan pertobatan (ayat 7).

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
1. Sebutkan contoh-contoh pada saat ini yang sikapnya seperti orang Farisi dan ahli Taurat yang memandang orang lain (tidak sekelompok/sepaham) itu berdosa atau tidak baik sehingga kemudian tidak mau bergaul/menjauh darinya ?
2. Bentuk konkrit apa yang akan kita lakukan dalam mewujudkan kasih kita terhadap sesama sebagai ciptaan Tuhan yang berharga (misalnya terkait dengan keragaman gender dan seksualitas)?

(APH)



 












Selanjutnya:
Bahan khotbah hari Minggu, 3 April 2022 - Prapaskah V (Bulan Diakonia - Aksi Pangiu`) - KASIH YANG BENAR (Pa`kaboro` Tongan) - Yohanes 12:1-8


Sebelum:
Bahan Penelaahan Alkitab - 28 Maret-3 April 2022 - Prapaskah IV - PENUH KASIH SEPERTI BAPA (Masokan susi Ambe`) - Yosua 5:1-12


All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022..

Register   Login