| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Rabu, 16 Maret 2022 DPA KRT Gereja Toraja Rabu, 16 Maret 2022 - Iman Membuatmu Berdaya - Lukas 9:37-43aRabu, 16 Maret 2022 Lukas 9:37-43a Iman Membuatmu Berdaya PENJELASAN BAHAN Jika kita membaca teks Lukas 9:37-43a ini, kita bisa mendapat beberapa informasi lebih lanjut dari teks paralelnya, yakni Matius 17:14-21 dan Markus 9:14-29. Dari teks paralel, kita bisa mendapatkan informasi, bahwa anak yang diceritakan dalam teks ini menderita sejenis penyakit ayan. Dari ketiga Injil yang menceritakan peristiwa ini, semuanya kompak menyebut adanya kuasa roh jahat yang membuat anak ini menderita. Bukan hanya kompak menceritakan adanya kuasa roh jahat, ketiga Injil juga sama-sama memberi kesaksian, bahwa ayah dari si anak sudah meminta pertolongan kepada murid-murid Yesus, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan si anak tersebut. Dari cerita yang disampaikan, kita bisa membayangkan betapa sedihnya hati si ayah melihat anak satu-satunya menderita. Pasti dia akan mengupayakan berbagai cara untuk bisa membuat anaknya kembali sehat. Oleh sebab itu, ia datang kepada murid-murid Yesus untuk bisa membantu menyembuhkan anaknya. Mungkin, murid-murid Yesus yang didatangi adalah kesembilan murid lainnya yang tidak ikut bersama Yesus ke atas gunung (di mana Yesus dimuliakan). Mengapa si ayah datang kepada murid Yesus? Karena dalam teks sebelumnya (Lukas 9:1-6), para murid Yesus telah diberi kuasa oleh Yesus untuk menguasai setan-setan dan menyembuhkan penyakit; dan para murid pun ternyata mampu (ayat 6). Itulah yang mungkin membuat si ayah ini menjumpai murid Yesus untuk meminta pertolongan. Akan tetapi, betapa sedihnya ia, ketika para murid Yesus ini tidak bisa menyembuhkan anaknya. Oleh sebab itulah, saat Yesus turun dari gunung, di tengah kerumunan orang banyak, ia mencoba untuk berteriak memohon (boao: berteriak lantang, bisa juga dengan menangis). Dia berjuang agar Yesus bisa mendengar suaranya dan bisa menengok/ memperhatikan (epiblepo) anaknya. Mendengar seruan dan aduan dari si ayah, betapa kecewa dan marahnya Yesus kepada murid-murid-Nya. Ia menyebut murid-murid-Nya sebagai Angkatan yang tidak percaya dan sesat! Teguran ini sejatinya menjadi sebuah kekecewaan Yesus atas kuasa yang telah diberikan oleh-Nya kepada para murid! Yesus telah memberikan kuasa dan karunia, tetapi mereka tidak bisa mempergunakannya dengan konsisten. Iman para murid hanya menjadi iman yang ‘temporer’. Hal seperti inilah yang membuat Yesus menyebut mereka dengan kata SESAT (yang juga bermakna ‘palsu’). Iman yang sesat/palsu adalah iman yang hanya ‘ditampilkan’ atau dirayakan di saat-saat tertentu saja. Hal iman ini justru berbanding terbalik dengan apa yang ditunjukkan oleh si ayah. Ungkapan iman si ayah, lebih jelas terdapat dalam catatan Markus 9:22-24. Si ayah mungkin dengan frustrasi mengatakan “jika Engkau dapat berbuat sesuatu”, dan Yesus menegurnya dengan mengatakan “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Si ayah kemudian meresponss dengan sebuah pengakuan yang unik, yakni “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini.” Ketika Yesus menyuruh agar anaknya dibawa kepada-Nya, ia segera membawanya, walaupun pasti dengan susah payah (karena setan itu membanting-bantingkan tubuh anaknya). Yesus kemudian menyembuhkan si anak (dari penyakitnya dan kuasa roh jahat) dan mengembalikan kepada ayahnya. Cerita ini membuat kita berefleksi, betapa sering kali kita memiliki iman yang sesat. Kita hanya percaya, berserah, dan mengandalkan Tuhan di saat-saat tertentu, sementara di saat lainnya, kita bergantung pada kekuatan kita sendiri atau bahkan pada materi dan orang lain. Tak jarang juga kita memiliki iman yang sesat/palsu, yang mau mengerjakan pekerjaan Allah di saat-saat tertentu saja, sementara di saat yang lain kita mengabaikan panggilan Allah. Iman yang seperti inilah yang akhirnya membuat kita merasa tidak bisa berbuat apa-apa. Iman yang sungguh akan membuat kita berdaya untuk mengerjakan panggilan Allah. Iman yang sungguh akan membuat hal yang mustahil bisa terjadi (sejauh sesuai dengan kehendak Allah). PERTANYAAN UNTUK DISKUSI 1. Mengapa orang Kristen bisa jatuh pada iman yang sesat? 2. Bagaimana cara menumbuhkan iman yang sejati di tengah kehidupan keluarga Saudara? (DDS)
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: DPA Minggu Gereja Toraja - Minggu, 20 Maret 2022 - Sendengkanlah Telingamu - Yesaya 55:1-9 Sebelum: Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 14-19 Maret 2022 - Prapaskah II - KEWARGAAN KITA DI DALAM SURGA / Dao Suruga tu tondok kadadianta - Lukas 13:31-35 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |