lagu-gereja.com/toraja

View : 465 kali


Mazmur 51:9-15

51:7 (#51-#9) Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju! 51:8 (#51-#10) Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali! 51:9 (#51-#11) Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku! 51:10 (#51-#12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! 51:11 (#51-#13) Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! 51:12 (#51-#14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! 51:13 (#51-#15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu. 51:14

Penjelasan:
* Mazmur 51. Seruan Memohon Pengampunan

Ini adalah yang keempat dan yang paling serius di antara Mazmur-mazmur Pengakuan Dosa. Kedalaman pengalaman seseorang, kesadaran akan dosa, dan permohonan ampun yang ada dalam mazmur ini tidak tertandingi oleh mazmur-mazmur lainnya. Ini adalah mazmur pertama dalam sebuah kumpulan lain Yang menggunakan nama Daud, yaitu Mazmur 51-70. Ada pendapat yang sangat berbeda-beda mengenai peristiwa yang dimaksudkan oleh pengakuan dosa ini. Bagi sebagian orang, peristiwa itu mempunyai arti kelompok; sedang bagi sebagian yang lain peristiwa itu muncul dari pengalaman terkenal Daud; bagi sebagian lain lagi itu menggambarkan seorang penyembah yang datang ke Bait Suci untuk meminta pengampunan dosa dan penyucian. Tambahan ayat 18 dan 19 kelihatannya untuk menyesuaikan permohonan yang murni perorangan dengan berbagai persyaratan untuk ibadah bersama. Entah Daud yang menggubah syair itu atau bukan, pengalamannya kelihatannya yang menyebabkan lahirnya syair itu.

* Mzm 51:7-12 - Bersihkanlah aku ... basuhlah aku

Permohonan untuk Ditahirkan. Bersihkanlah aku ... basuhlah aku. Kata-kata kerja sangat. penting untuk mengajukan permohonan itu. Pemazmur mulai (ay. 9-11) dengan memohon pentahiran secara lahiriah. Pembersihan dengan hisop serta pembasuhan mempunyai kaitan dengan tindakan-tindakan dalam ritual. Dengan meminta. hati yang baru serta roh yang teguh, maka penekanannya beralih kepada pentahiran batin.

* Mzm 51:13-17 - Maka aku akan mengajarkan

Ikrar Kenazaran. Maka aku akan mengajarkan. Ikrar untuk memberi kesaksian kepada orang lain ini membuktikan bahwa penulis mazmur telah diampuni dan telah berubah. pandangan pemazmur ini mengenai kurban/persembahan pada dasarnya bersifat nubuat dan mirip sekali dengan pandangan pengarang Mazmur 50. Rasa berdosa dan rasa bersalahnya menuntut lebih dari sekadar kurban bakaran; karenanya dia mempersembahkan jiwanya yang hancur dan hatinya yang remuk.

*  Hubungan pemahaman tentang dosa dan pertobatan sejati. (7-19)
Dosa bukanlah sebuah perbuatan tunggal dan terisolir melainkan ada ekses-ekses yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Ekses pertama adalah noda yang membekas pada seseorang (ayat 9). Cukup sulit untuk mendefinisikan noda sebab tidak kasat mata bagi manusia kecuali bagi Allah. Apakah kita mau mempunyai kehidupan yang coreng-moreng di hadapan-Nya? Hanya Allah yang mampu menghilangkan noda itu. Ekses kedua adalah ekses psikologis. Orang yang sudah melakukan dosa, diakui atau tidak, pasti akan kehilangan ketenangan, kedamaian, dan kesukacitaan dalam jiwanya (ayat 10, 14). Siapakah yang dapat mengembalikan semua itu? Ekses ketiga adalah dihantui perasaan bahwa Allah akan membuang dirinya (ayat 13) walaupun itu tidak mungkin terjadi sebab Allah penuh belas kasihan dan kemurahan. Ekses keempat adalah apa yang kita tabur akan kita tuai (ayat 16). Daud meminta Allah untuk mematahkan ekses ini. Ekses kelima adalah dosa seorang pemimpin memberikan dampak negatif kepada negara dan bangsa yang dipimpinnya. Menyadari hal itu, Daud memohon agar Allah menghentikan dampak negatif ini agar bangsa dan negaranya tetap sejahtera (ayat 20).

Pemahaman akan ekses-ekses dosa memimpin Daud kepada pertobatan sejati. Ciri pertobatan sejati adalah hati dan jiwa yang remuk (ayat 19). Siapa yang dapat tetap tenang setelah berbuat dosa jika dosa itu mempunyai ekses yang demikian dahsyat? Ciri pertobatan sejati selanjutnya dinyatakan dalam permohonan Daud kepada Allah (ayat 12). Daud rindu agar hati dan batin yang menjadi pusat kehendak manusia diperbaharui agar ia tidak berbuat dosa lagi. Daud sudah membuktikan tekadnya dalam hidupnya.

Renungkan: Sekarang marilah kita merenungkan kehidupan kita. Adakah ekses- ekses dosa yang dipaparkan oleh firman-Nya yang masih tersisa dalam hidup kita, baik itu berupa ketidaktenangan hati yang terus- menerus, buah pahit yang harus kita tuai, maupun kegagalan demi kegagalan dalam usaha yang kita lakukan? Jika masih ada, mintalah kepada Allah untuk mematahkan ekses itu dan memberikan kekuatan kepada Anda agar dapat menanggungnya. Jika sudah tidak ada, bagaimanakah pemahaman tentang ekses-ekses dosa membantu Anda untuk tidak berbuat dosa lagi?

Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening
BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi
Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com
TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.












Selanjutnya:
Renungan Gereja Toraja Minggu, 26 Maret 2023 - HIDUP OLEH KEHENDAK ALLAH (Tou Mengkaola Situru` Pa`poraian-Na Puang Matua) - Roma 8:1-17


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja Jumat, 24 Februari 2023 - Jangan Memelihara Dosa - Mazmur 51:3-8


All Renungan Gereja Toraja 2023:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2023.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2023..

Register   Login