| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Kamis, 9 Februari 2023 Renungan Gereja Toraja Kamis, 9 Februari 2023 - Jangan Tawar Hati - 2 Korintus 4:1-52 Korintus 4:1-5 Harta rohani dalam bejana tanah 4:1 Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati. 4:2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah. 4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, 4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. 4:5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus. Penjelasan: * KEKUATAN DALAM PELAYANAN (1-5) Apa rahasia Paulus sehingga ia tidak tawar hati meski mengalami banyak rintangan dalam pelayanan? Karena ia sadar bahwa pelayanan pemberitaan Kristus begitu mulia (3:17-15). Maka menjadi pelayan Injil merupakan kehormatan yang berasal dari kemurahan Allah semata (1). Kesadaran ini membangkitkan dua hal. Pertama, ketegasan untuk tidak menodai pelayanan yang mulia dengan tindakan dan motivasi yang tidak murni (2a). Kedua, bersungguh-sungguh agar Injil dapat diberitakan dengan cara yang membuat pendengarnya dapat memahami dengan benar (2b). Lalu jika dalam kenyataannya masih ada juga orang yang tidak menerima Injil, bagaimana kita harus menilai pelayanan tersebut? Paulus menegaskan bahwa penolakan terhadap Injil adalah fakta bahwa hati orang digelapkan oleh dosa, kuasa kejahatan dan daya tarik dunia (3-4). Mereka yang termasuk di dalamnya adalah orang yang memang tidak ingin percaya kepada Allah. Mereka tidak menyadari bahwa di luar Injil tidak ada keselamatan sejati, juga tidak ada makna hidup yang sejati. Oleh karena pelayanan Injil adalah mewartakan kemuliaan Kristus, maka Paulus tidak menonjolkan dirinya (5). Tema ini menegaskan ulang perbedaan prinsip pelayanan Paulus dibandingkan dengan hamba-hamba Tuhan palsu, yang menonjolkan diri mereka untuk mencari hormat dari jemaat Korintus. Perhatian Paulus bukan dipusatkan pada upaya untuk membuat orang mengaguminya, tapi pada kesetiaan melayani agar Kristus dinyatakan dengan terang (6). Ia yang pernah berjumpa dengan terang kemuliaan Kristus di jalan menuju Damaskus, terus berharap bahwa melalui pelayanannya orang kembali berjumpa terang Kristus itu. Renungkan: Untuk setiap kita, ada bagian yang Tuhan ingin kita lakukan dalam pelayanan. Baiklah kita menerimanya sebagai anugerah. Lakukan dengan hati yang murni hanya demi kemuliaan Injil Kristus makin terpancar, bukan demi alasan-alasan lain! * Yang Terselubung dan yang Terbuka (4:1, 2). Perhatikan tiga hal ini: (1) kekayaan kita - kami telah menerima pelayanan ini; (2) pengingat kita - oleh kemurahan Allah; (3) sumber daya kita - karena itu kami tidak tawar hati (bdg. dengan kata kerja yang sama dalam II Kor. 4:16; Luk. 18:1, Gal. 6:9; Ef. 3:13, II Tes. 3:13). 2. Tindakan yang menentukan, menolak, dijelaskan dengan dua hal negatif: (1) tidak berlaku licik; (2) tidak memalsukan firman Allah. Kehidupan yang dihasilkan dilukiskan menurut: (1) sarananya - kami menyatakan kebenaran; (2) metode yang dipakai - menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan semua orang; (3) ukurannya - di hadapan Allah. Orang-orang Kristen hendaknya menolak (seperti yang dilakukan di sini), menanggalkan (bdg. 6:14-17), dan menegur (bdg. Ef. 5:11) segala perbuatan tersembunyi yang memalukan (bdg. Rm. 6:21; I Kor. 4:5). * Yang Dibutakan dan yang Dicerahkan (4:3, 4). Kata jika menganggap keadaan itu memang nyata. Injil yang kami beritakan. Satu-satunya Injil itu (bdg. Gal. 1:6 dst.). Masih tertutup. Bentuk waktu perfect melukiskan suatu keadaan yang sudah pasti. Bentuk waktu present participle secara tepat diterjemahkan dengan mereka yang akan binasa (bdg. 2:15). Pemakaian kata tertutup mengaburkan acuan lengkap kepada 3:13-18; "selubung" yang "menutup" pikiran orang-orang Yahudi kini menjadi "selubung" yang dipakai Iblis untuk "menutup" pikiran mereka yang akan binasa. 4. Di sini Iblis disebut sebagai ilah zaman ini (demikian kalimat Yunaninya; bdg. Yoh. 12:31; 14:30; 16:11; Ef. 2:2). Kata gambaran (eikon) di tempat lain dipakai untuk Kristus sebanyak dua kali (Kol. 1:15; Ibr. 1:3). Kata kerja melihat cahaya hanya dijumpai di dalam ayat ini saja dalam Perjanjian Baru. * Budak dan Tuan (4:5). Paulus memberitakan Yesus Kristus sebagai Tuhan. Kedudukan Kristus sebagai Tuhan yang tertinggi merupakan pokok dalam pemberitaan sang rasul (perhatikan susunan kalimat yang sama di dalam Rm. 10:9; Flp. 2: 11). Asal kata hamba adalah budak. Paulus berulang-ulang menyebut dirinya sebagai budak (doulos; bdg. Rm. 1:1; Gal. 11:10, Flp. 1:1; Tit. 1:1). Di sini dia memakai istilah tersebut untuk melukiskan hubungannya dengan jiwa-jiwa yang dimenangkannya di Korintus.
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Renungan Gereja Toraja Jumat, 10 Februari 2023 - JADILAH BIJAKSANA (Kinaako) - Amsal 6:1-8 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Rabu, 8 Februari 2023 - Yang Terpilih (To dipilei) - Roma 11:1-10 All Renungan Gereja Toraja 2023: Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |