| lagu-gereja.com/toraja |
|
Renungan Gereja Toraja 2023 Sabtu, 04 Februari 2023 Renungan Gereja Toraja Sabtu, 4 Februari 2023 - Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang - Lukas 6:17-19Pembacaan Alkitab Sabtu, 4 Februari 2023 Lukas 6:17-19 Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang Tema Tuhan sanggup memulihkan Yesaya 58:1-9 Kesalehan yang palsu dan yang sejati 58:1 Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka! 58:2 Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya: 58:3 "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. 58:5 Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN? 58:6 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, 58:7 supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! 58:8 Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. 58:9 Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah. Penjelasan: Memahami kehendak Allah (1-10) Kesalahan fatal manusia di hadapan Allah adalah merasa diri benar, lalu mengukur benar-tidaknya orang lain dengan standarnya sendiri. Kesalahan yang lain adalah mengira bahwa dengan melakukan ritual agamanya di hadapan Allah, maka ia boleh tidak perduli dengan sesama. Padahal mengasihi Allah harus mewujud nyata pada tindakan mengasihi sesama manusia. Bangsa Israel terjebak dalam kondisi seperti itu. Mereka menyangka bahwa ritual yang mereka lakukan adalah sesuatu yang berkenan di hadapan Allah. Sepertinya mereka hidup saleh (ayat 2). Puasa mereka pun bukan main seriusnya (ayat 3, 5). Bagi kebanyakan orang beragama, perilaku itu dianggap agung dan terpuji, dan sepatutnya mendapat pujian serta pahala. Tidak heran mereka protes kepada Allah yang seolah-olah tidak memedulikan mereka (ayat 3). Maka dengan tegas, Tuhan menyatakan mereka bersalah dan berdosa! Mengapa demikian? Karena mereka munafik dan tidak memahami kehendak Tuhan. Segala tindakan mereka hanya untuk kepentingan diri sendiri, bukan untuk orang lain (ayat 6-7). Bangsa Israel lupa, Allah memanggil mereka sebagai umat-Nya untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Bukti lain bahwa mereka tidak mengerti kehendak Allah adalah mereka melanggar hukum Sabat (ayat 13). Sabat diberikan Tuhan kepada umat agar mereka menghormati Tuhan dengan beristirahat dan beribadah, serta me-ngasihi sesama dengan memberi kesempatan beristirahat. Jangan menjadi orang Kristen yang munafik. Jangan me-nyangka bahwa rajin ke gereja, memberi persepuluhan dan persembahan, ikut satu dua bidang pelayanan merupakan tanda kesalehan yang diperkenan Tuhan. Kalau perbuatan pelayanan dan ibadah yang kita lakukan hanya dibuat-buat dan bukan keluar dari hati yang tulus mengasihi Tuhan, serta tidak diimbangi dengan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan, maka itulah ibadah palsu yang Tuhan benci. Hindarilah semua itu! Jadilah Kristen sejati, pengikut Kristus yang setia.
Syalom.. Ingin mendukukung pelayanan ini?
Silakan Donasi ke Rekening BCA. 0662447925 a.n Murdan Sianturi Donasi Anda digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan website Lagu-Gereja.Com TUHAN YESUS MEMBERKATI ANDA.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Khotbah Minggu Gereja Toraja Minggu, 05 Februari 2023 - HIDUP KEAGAMAAN YANG BENAR (Mekaaluk lan kamaloloan tongan) - Yesaya 58:1-9 Sebelum: Renungan Gereja Toraja Rabu, 1 Januari 2023 - Semua Boleh Datang - Mazmur 15:1-5 All Renungan Gereja Toraja 2023: Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |