lagu-gereja.com/toraja

View : 1846 kali
Bahan Penelaahan Alitab Tanggal 11-16 Juli 2022

MENJALANI HIDUP SEBAGAIMANA MESTINYA
Ullingkai Katuoan Susi tu Sipato’nasiamo
Mazmur 82:1-8

Tujuan
Jemaat memahami bahwa pengetahuan tentang kebenaran semestinya mewujud dalam kehidupan
Jemaat tetap menunjukkan hidup sesuai kebenaran Allah

Pembimbing Teks
Pokok masalah yang disoroti pemazmur dalam perikop ini ialah ketidakadilan dalam masyarakat. Pemazmur menyoroti ketidakadilan dengan membayangkan suasana pengadilan yang dihadiri oleh Allah. Dia adalah hakim sekaligus sebagai jaksa penuntut umum. Yang dihakimi dalam sidang itu ialah para allah (ay. 1,6). Nampaknya pemazmur menggunakan istilah ini menunjuk pada para pemimpin dalam masyarakat yang seharusnya bertanggung jawab mengenai kelangsungan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks kekinian, mereka itu bisa adalah sosok pemerintah, hakim, pemimpin agama, pemimpin adat, dan mungkin juga orang tua sebagai pemimpin dalam keluarga. Para pemimpin itu didakwa sebagai orang yang menghakimi dengan lalim dan memihak kepada orang fasik (ay.2). Mereka gagal melindungi orang lemah, serta gagal membela orang sengsara dan orang berkekurangan (ay.3). Mereka membiarkan orang fasik berbuat seenaknya terhadap orang lemah dan miskin. Sistim nilai yang dijadikan pengambilan keputusan mengenai sebuah perkara tidak jelas. Akibatnya sendi-sendi kehidupan masyarakat menjadi goyah. Pada bagian akhir pemazmur memohon kepada Allah untuk mengambil alih kepemimpinan untuk menyatakan kebenaran dan keadilan sebagaimana mestinya.

Pertanyaan diskusi
Kemukakanlah dan diskusikan contoh-contoh yang menggambarkan bahwa kita sering tidak berlaku adil.
Ta pada umpokadai tu apa nenne’ dipogau’ tu sitonganna dinaimo ma’gau’ tangmalambu’
Apa yg semestinya dilakukan agar hidup kita sungguh-sungguh berada pada pertumbuhan iman yang benar.
Umba susi tu sipatunna ladipogau’ anna tongan-tongan mempayan kumua mukkunmoki’ lobo’ lan kapatongan.












Selanjutnya:
Bahan khotbah hari Minggu, 17 Juli 2022 - DENGARLAH PERINGATAN TUHAN (Tananni Talinga tu Peada`na Puang) - Amos 8:1-14


Sebelum:
Renungan Gereja Toraja 4-9 Juli 2022 - SEPERTI IBU YANG MENGHIBUR (Susi Indo` Ma`pakatana) - Mazmur 66:1-9


All Renungan Gereja Toraja 2022:

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91

Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Renungan Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91
MENU UTAMA:
Alkitab Bahasa Toraja PL(20)
BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12)
Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16)
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90)
Lagu Natal TORAJA(1)
Lagu Rohani Toraja(24)
Lagu Sekolah Minggu(68)
NKGT(1)
PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2)
Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2)
Renungan Gereja Toraja 2022(22)
Renungan Gereja Toraja 2023(133)
Renungan Gereja Toraja 2024(3)
Tata Gereja Toraja 2017(75)
Tentang Gereja Toraja(9)
xx(1)
xxx(107)

Arsip Renungan Gereja Toraja 2022..

Register   Login