| lagu-gereja.com/toraja |
|
Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022 Minggu, 5 Juni 2022 Bahan khotbah hari Minggu, 5 Juni 2022 - Pentakosta - KUASA ROH KUDUS Kuasanna Penaa Masallo` - Kisah Para Rasul 2:1-21Bahan khotbah hari Minggu Tanggal 5 Juni 2022 Pentakosta KUASA ROH KUDUS Kuasanna Penaa Masallo’ Bacaan Mazmur : Mazmur 104:24-35 Bacaan 1 : Kisah Para Rasul 2:1-21 (Bahan Utama) Bacaan 2 : Roma 8:12-17 Bacaan 3 : Yohanes 14:8-17 Nas Persembahan : Mazmur 105:1-2 Petunjuk Hidup Baru : Roma 8:13-14 Kisah Para Rasul 2:1-21 (Bahan Utama) Bahasa Toraja: Allo kasaeanNa Penaa Masallo' 1Tonna lambi'mi allo Pentakosta, sirampunmi sola nasangi. 2Pakalan mongngo'mi dao mai langi' susitu angin bara' ma'paliu, ussamboi tu banua nanii unno'ko' tinde tau. 3Nakitami tinde tau tu lila ba'tu pira-pira susi api sipellepa'-leparan, pantan unta'pai tinde tau. 4Naponnoimi Penaa Masallo' tinde tau sola nasangi, anna randuk umpasun ma'rupa-rupa basa, susitu Napatuduanni Penaa Masallo' lako la napokada. 5Denmi ba'tu pira-pira to Yahudi torro dio Yerusalem to ungkaritutui alukNa Puang Matua, lu dio mai mintu' bangsa nasambo langi'. 6Tonna mongngo' sae, sirampunmi tu to buda lendu' littunna, belanna pantan narangimo tinde tau tu mai rasulu' ma'kada-kada umpobasai tu basana. 7Lendu'mi tirambanna sola nasangi sia mangnga, anna ma'kada nakua: Tang to Galilea nasangraka te ma'kada? 8Naumbamo nakua te taranginna napantan ma'kada-kadamo tu tau umpobasa basata dio lu tondok kadadianta? 9tu kita to Partia, sia Media, to Elam sia pa'tondokan Mesopotamia sia Yudea sia Kapadokia sia Pontus sia Asia, 10sia Frigia sia Pamfilia sia Mesir sia mintu' lili'na Libia tu sikandappi' Kirene, sia to lu dio mai Roma, 11nala batang to Yahudi nala to Yahudi dipasada', to Kreta sia to Arab, tarangi sola nasang tinde tau umpokadai tu penggauran kalle-kallean kapuanNa Puang Matua umpobasa basata. 12Lendu'mi tirambanna sola nasangi sia pussak penaanna, anna pantan sipa'kada-kada nakua: Apamora patunna te? 13Apa iatu tau pira nasitelle-tellei, nakua: Tarru' pangiru' ria unniru' anggoro' matanning. Pangadaranna Petrus 14Apa ke'de' tu Petrus sola tu rasulu' sangpulo misa, anna pemandui ma'kada sia nakua ungkuanni tu tau: E to Yahudi sia kamu mintu' to torro lan Yerusalem, la miissan te iannate, sia patananni talinga te kadangku! 15Belanna kami te sola nasang tae' kimalango susitu misanganna, belanna mane te'te' kasera melambi'; 16sangadinna iamote tu napokadanna nabi Yol nakua: 17Nakuami Puang Matua: La dadi ke allo katappuranna lino, la umpatitu'ba'Na' PenaangKu lako mintu' ma'rupa tau, anna ma'nubua' tu anakmi muane sia anakmi baine, sia iatu mai to mangurammi la ungkita bayo-bayo ba'tu pira-pira penggauran, sia iatu mai to matua-tuammi la ungkita tindo ma'rupa-rupa tindo, 18sia lako duka mintu' taungKu muane sia taungKu baine la Kutuaran tu PenaangKu to attu iato, anna ma'nubua'. 19Sia la umpadenNa' tanda mangnga dao langi', sia tanda kalle-kallean lan te lino: iamotu rara sia api sia salebu' sia rambu. 20Iatu allo la memmalillin, sia iatu bulan la mendadi rara, to ke la saemi tu alloNa Puang, tu allo kapua sia mala'bi'. 21Attu iato minda-minda tu ussa'bu' sanganNa Puang, iamo la dikarimmanni. Bahasa Indonesia: 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. 2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. 2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? 2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: 2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, 2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, 2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." 2:12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?" 2:13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis." Khotbah Petrus 2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. 2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, 2:16 tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel: 2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. 2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. 2:19 Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. 2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Tujuan: Jemaat Memahami bahwa Roh Kudus berkuasa memampukan kita melakukan kesaksian dan pelayanan. Jemaat dengan sukacita menyerahkan hidupnya untuk dituntun oleh kuasa Roh Kudus. Pemahaman Teks Mazmur 104 menceritakan kebesaran dan kekuasaan Tuhan lewat apa yang dipancarkan oleh alam ini. Langit dan benda-benda penerang di angkasa, bumi dan segala isinya serta kehidupan laut dan seluruh aktivitas di dalamnya mengungkapkan mata rantai kehidupan dan memancarkan kebesaran Tuhan. Tuhan pencipta, penata dan Pemelihara seluruh ciptaan-Nya. Lewat ciptaan-Nya, Tuhan mempersiapkan kelangsungan makhluk. Roh Tuhan bekerja dalam seluruh ciptaan untuk membaharui bumi. Kisah Para Rasul 2:1-21 adalah peristiwa turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta. Kata Pentakosta berasal dari Bahasa Yunani ”pentekostes”yang berarti yang “kelima puluh”, atau hari ke 50 setelah paskah, biasa juga disebut hari raya 7 minggu. Hari itu juga disebut "khag syavu'ot" (hari raya tujuh minggu:Keluaran 34:22, Ulangan 16:9). Hari Pentakosta tersebut menandakan selesainya menuai jelai yang dihitung mulai dari sejak pertama kalinya menyabit gandum (Ulangan 16:9). Hari Pentakosta disebut juga "khag haqqatsir" (hari raya menuai) dan "yon habbikkurim" (hari buah bungaran:Keluaran 23:16, Bilangan 28:26). Pada perayaan inilah terjadi peristiwa keturunan Roh Kudus sebagaimana yang Yesus telah janjikan sebelum Ia terangkat ke surga. (kis. 1:4-5). Para rasul berkumpul di sebuah rumah di Yerusalem, dan Roh Kudus turun atas mereka dengan tanda-tanda yang dapat didengar dan dilihat: "tiupan angin keras" dan "lidah-lidah seperti nyala api" (Kis.2:2-3). Selanjutnya, para rasul mulai berkata-kata dalam berbagai bahasa asing, yakni bahasa dari orang-orang yang juga berkumpul di Yerusalem. Orang banyak itu dapat mengerti karena para rasul berbicara dalam bahasa daerah mereka masing-masing tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah (Kis.2:5-13). Roh Kudus mempersatukan orang-orang percaya menjadi satu kelompok dan memberi mereka keberanian untuk bersaksi sekalipun akan menghadapi ancaman bahkan aniaya. Roma 8:12-17 adalah bagian dari perikop mengenai penjelasan Paulus tentang hidup oleh Roh. Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah. Di sini Paulus memperkenalkan suatu konsep baru, yaitu hubungan baru antara orang Kristen dengan Allah. Oleh Roh Kudus, orang Kristen diangkat (diadopsi) menjadi anggota keluarga Allah (ay.14-15). Uraian Paulus ini bertolak dari konsep “patria protestas” yang berlaku dalam masyarakat Romawi, yaitu kekuasaan ayah yang mutlak atas anggota keluarganya. Konsekuensi dari adopsi dengan konsep “patria protestas” dalam pemikiran Paulus, yakni yang tertuang dalam perikop ini, setidaknya memiliki 4 (empat) pokok penting, yaitu: pertama: orang yang diangkat itu kehilangan seluruh hak di dalam keluarganya yang lama dan mendapat hak sebagai anak yang sah dalam keluarganya yang baru. Kedua: Ia menjadi ahli waris atas harta ayah barunya. Ketiga: secara hukum kehidupan yang lama dari orang yang diadopsi itu dihapuskan, misalnya semua hutang-hutangnya dihapuskan. Keempat: ia adalah mutlak anak dari ayah barunya. Itulah sebabnya Paulus dengan tegas mengatakan bahwa kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah (ay.15) dan Roh itu bersaksi bersama bersama sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak Allah (ay.16), sehingga kita menjadi ahli waris yang berhak menerima janji Allah (ay.17). Yohanes 14:8-17 berisi penegasan Yesus tentang kesatuan-Nya dengan Allah Bapa, yang dikemukakan sebagai jawaban atas permintaan Filipus agar Yesus menunjukkan Bapa secara nyata pada mereka. Permintaan Filipus ini wajar, karena bagi orang Yunani, Allah adalah “Yang tak terlihat”, dan bahwa tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Oleh karena itu Yesus dengan tegas menyatakan bahwa barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa (ay.9), dan kesatuan-Nya dengan Bapa, serta apa yang Ia katakan dan lakukan bukan dari diri-Nya sendiri, tetapi dari dari Bapa yang diam di dalam-Nya (ay.10). Selanjutnya Yesus memberi tantangan bagi mereka bahwa jika mereka mengasihi Dia, maka mereka akan menurut segala perintah-Nya (ay.15). Yesus memberi jaminan tentang Roh yang akan menyertai pengikut-Nya sampai selama-lamanya. Korelasi segenap bacaan ialah terkait dengan karya Roh Kudus dalam kehidupan umat Tuhan dan alam semesta. Orang Kristen adalah orang-orang yang telah diangkat menjadi anak Allah karena kepercayaannya kepada Yesus melalui karya Roh Kudus. Roh Kuduslah yang menuntun dan memampukan orang-orang percaya untuk melakukan melakukan kehendak Tuhan dan bersaksi tentang perbuatan Allah yang besar bagi dunia ini. Pokok-pokok pengembangan khotbah Diangkat menjadi anak, tentu akan menjadi sukacita besar bagi setiap orang yang tidak memiliki harapan hidup. Misalnya seorang bernama Batto’ yang telah kehilangan orang tua dan sanak saudara. Dalam keputus-asaannya, seseorang yang sangat baik hati datang mengambilnya menjadi anak. Ia dijadikan anak oleh orang baik itu, sehingga ia memiliki harapan kembali. Tetapi kehidupan Batto’ harus berubah karena ia tidak lagi tinggal di lingkungan lamanya. Sehingga kebiasaan seperti malas mandi, jarang mencuci baju, membuang sampah sembarangan, haruslah ditinggalkannya. Sekarang ia tinggal di rumah ayah yang baru, sehingga ia harus hidup seperti cara hidup ayahnya. Demikian pula manusia yang berdosa dan diperbudak oleh dosa telah diangkat menjadi anak-anak Allah untuk hidup baru sebagai anak-anak Allah melalui pimpinan Roh Kudus. Menjadi anak-anak Allah Manusia adalah ciptaan Allah yang mulia tetapi telah jatuh ke dalam dosa. Namun dengan kasih yang sungguh, Allah menebus manusia dan memerdekakannya dari kuasa dosa. Seperti yang ditegaskan Rasul Paulus kepada orang percaya yang ada di Roma bahwa mereka tidak lagi berhutang kepada daging sehingga mereka hidup menurut daging yang berujung pada maut. Tetapi mereka telah disebut anak-anak Allah dan sekaligus ahli waris atas janji-janji Allah. Status anak yang diberikan kepada manusia berdosa tentu membuat manusia hidup baru bersama dengan Bapa yang telah menebus dan menyelamatkan manusia dari perbudakan dosa. Demikian pula dalam kehidupan kita selaku orang percaya, kita menyadari bahwa kita adalah orang berdosa yang telah menerima anugerah penebusan dan keselamatan dari Tuhan. Kita telah dibebaskan dari hutang dosa kita dan diangkat menjadi anak-anak Allah. Kita adalah ahli waris kemuliaan Kristus sehingga kita harus memancarkan kemuliaan Allah dalam hidup kita. Hidup oleh Roh Sebagai anak-anak Allah yang juga adalah ahli waris kemuliaan Kristus, hendaklah mereka hidup benar dipimpin oleh Roh Kudus. Seperti yang telah disampaikan Rasul Paulus dalam Roma 8:14 “semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah”. Hal itu menegaskan bahwa dengan status anak Allah yang telah diberikan kepada orang percaya, mereka tidak lagi memiliki pilihan lain selain hidup dipimpin oleh Roh Allah. Tuhan Yesus juga menjanjikan Roh Kebenaran pada murid-murid. Roh Kebenaran atau Roh Kudus itu yang akan menuntun mereka hidup dalam kebenaran. Sekalipun dunia tidak mengenal dan melihatNya, tetapi mereka melihat dan mengenal Dia. Roh Kudus itu akan menyertai dan akan diam di dalam mereka. Demikian pula dengan kita semua yang telah berstatus anak-anak Allah. Hendaklah kita hidup dipimpin oleh Roh Kudus dalam seluruh kehidupan kita, baik dalam kehidupan keluarga, jemaat, masyarakat, lingkungan pekerjaan, dan sebagainya. Kuasa Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya Tentu tidak mudah untuk hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan dan memancarkan terang kemuliaan Kristus. Karena itu Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus kepada murid-murid dan telah digenapi melalui keturunan Roh Kudus yang mengubah seluruh kehidupan murid-murid. Roh Kudus turun atas murid-murid membuat mereka menjadi bersemangat dan berhikmat serta mampu memberitakan kebenaran kepada banyak orang. Roh Kudus juga yang membuat orang percaya di Roma akan hidup dalam kebenaran sebagai anak Allah. Murid-murid diberi tugas untuk memancarkan terang dalam hidup dan menginsafkan dunia. Dengan tuntunan Roh Kudus maka mereka akan dimampukan memberitakan kebenaran dan penyertaan Roh Kudus maka dunia akan diinsafkan (PGT Bab V butir 2). Karena itu, sebagai anak-anak Allah kita semua harus memuliakan Tuhan seperti yang digambarkan dalam Mazmur 104 bahwa alam semesta juga memuliakan Tuhan. Selamat menikmati dan menghayati hari ketuangan Roh Kudus.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Bahan Penelaahan Alkitab Tanggal 6-11 Juni 2022 KUASA ROH KUDUS Kuasanna Penaa Masallo’ - Roma 8:12-17 Sebelum: Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 30 Mei - 4 Juni 2022 - BERSAMA TUHAN SELAMANYA / Tontong sisola Puang - Yohanes 17:20-26 All Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022: Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php): failed to open stream: No such file or directory in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Warning: include(): Failed opening 'htmArtikel/list_judul_Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022.php' for inclusion (include_path='.:/opt/plesk/php/5.6/share/pear') in /var/www/vhosts/murdansianturi.com/lagu-gereja.com/toraja/baca10.php on line 91 Alkitab Bahasa Toraja PL(20) BACAAN HARIAN GEREJA TORAJA 2022(12) Catatan Penting Tata Ibadah Gereja Toraja(16) Khotbah Minggu Gereja Toraja 2022(90) Lagu Natal TORAJA(1) Lagu Rohani Toraja(24) Lagu Sekolah Minggu(68) NKGT(1) PANDUAN TATA IBADAH GEREJA TORAJA(19) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja(2) Pembacaan Alkitab Gereja Toraja 2019(2) Renungan Gereja Toraja 2022(22) Renungan Gereja Toraja 2023(133) Renungan Gereja Toraja 2024(3) Tata Gereja Toraja 2017(75) Tentang Gereja Toraja(9) xx(1) xxx(107) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
gkii,
gkj,
hkbp,
misa,
gmim,
toraja,
gmit,
gkp,
gkps,
gbkp,
Hillsong,
PlanetShakers,
JPCC Worship,
Symphony Worship,
Bethany Nginden,
Lagu Persekutuan,
|
| popular pages | Register | Login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |