ADVEN
Berasal dari bahasa latin ‘Adventus’ yang berarti ‘kedatangan.’
Ditambahkan pada gereja sekitara abad ke-8. Saat ini kedatangan memiliki
tiga arti :
- Kedatangan Tuhan dalam rupa manusia (sejarah kelahiran Yesus)
- Kedatangan Tuhan dalam Firman dan Roh (Pernyataan Kristus dalam firman dan karya-Nya)
- Kedatangan Tuhan dalam kemuliaan pada akhir zaman (masa depan, kedatangan kembali Kristus)
Penekanan Adven pada penyadaran diri dan pertobatan.
Pembacaan lebih pada nubuat-nubuat PL tentang kedatangan Mesias
Hiasan yang digunakan ialah Advent Wreath, yaitu hiasan yang dibuat
dari ranting-ranting yang selalu hijau dan dihiasi dengan 4 buah lilin
yang berwarna merah lembayung tau ungu (purple), biru atau merah.
Beberapa gerja mengganti satu dari empat lilin yang berwarna ungu, biru,
atau merah itu dengan warna merah jambu/muda (pink). Sebuah lilin putih
diletakkan di tengah hiasan itu.
Bisa juga advent pertama lilin ungu, kedua ungu, ketiga biru dan
keempat merah. Keempat lilin itu bermakna : harapan, damai, kasih dan
sukacita. Makin bertambah nyala lilin makin bertambah pula sukacita
orang-orang percaya, karena semakin dekatnya hari kedatangan Tuhan.
Simbol : Salib Jangkar
Warna Dasar : Ungu Muda
Warna Jangkar : Kuning
Salib jangkar digunakan mula-mula oleh orang Kristen mula-mula yang
tinggal di Katakombe-katakombe (kuburan bawah tanah). Awalnya warisan
Mesir kuno, lalu menjadi lambang universal yang menunjuk pada
penderitaan Kristus.
Nilai teologisnya : simbol pengharapan umat percaya di dalam masa
penantian kedatangan Yesus yang kedua. Yesus Kristus adalah pengharapan
sejati (Ibr. 6 : 17 �“ 20).
Konteks warna pada GMIT
NATAL
Natal dirayakan mulai tanggal 25 Desember dirayakan selama 12 hari sampai tanggal 5 Januari malam sebelum Epifania.
Penetapan tanggal 25 Desember dimulai sejak akhir abad ke IV. Awalnya
itu adalah pesta dunia kafir Sol Invictus (matahari yang tak
terkalahkan). Yesus dijadikan simbol matahari baru (Sol Iustitiae).
Dasar teologisnya (Mal. 4 : 2) adalah Kristus, Juruselamat dunia yang datang dari Allah.
HIASAN DAN POHON NATAL
Pohon natal biasanya pohon cemara. Luther pada abad ke-16 melakukan
perjalanan di dalam hutan cemara, lebatnya hutan dan bersinarnya bintang
membuat indah pohon cemara itu. Lalu ia membawa sepohon cemara,
menceritakan pengalaman dan menghias di rumahnya.
Tradisi ini menurut beberapa versi dibawa oleh :
- Pasukan hessian memperkenalkan tradisi itu selama perang kemerdekaan. Di Fort Dearborn, Illions, di tepi Chicago tahun 1804
- Diperkenalkan oleh penduduk Jerman yang tinggal di sebelah timur Pensylvania
- Diperkenalkan di Amerika oleh imigran dari Jerman dan Inggris
Tahun 1850, pohon natal menjadi mode di negara-negara Timur. Presiden
Franclin Pierce memperkenalkan pohon natal tahun 1856 pada sekelompok
anak-anak sekolah minggu di gedung putih washington. Pohon natal pertama
dinyalakan tahun 1923 dilapangan berumput di Gedung Putih oleh presiden
Calvin Coolidge. Selain itu muncul legenda lain tentang pohon natal :
di Inggris di kenal Santo Bonifacius tahun 722, cemara jadi simbol
kehidupan abadi., kasih dan kebaikan hati. Legenda kisah Viking, mereka
mencari pohon yang mencerminkan simbol kebaikan-kebaikan yakni iman,
pengharapan dan kemurahan hati. Cemara yang selalu hijau dianggap
mewakili simbol itu. Legenda pohon Pinus, tradisi yang menyebut ketika
Yusuf dan Maria dikejar oleh tentara Herodes, banyak pohon menawarkan
tempat perlindungan dan Pohon Pinus tua berlubang dijadikan tempat
berlindung, ketika Maria dan Yusuf masuk, pohon pinis menutup
ranting-rantingnya sehingga mereka selamat. Untuk peringati pohon itu
maka cemara dianggap mewakili pinus.
Hiasan Natal :
Malaikat, palungan, lonceng, tongkat gembala, rusa kutub,
Sinterklaas, dan Zwarte Piet atau Piet Hitam, Santa Claus, kapas, buah,
apel (simbol pohon pengetahuan di Eden), logam kecil, keu, wafer putih,
kue kering, manusia, burung, ayam jago dan hiasan lain (simbol kehidupan
serasi kosmos) landasannya (Yes. 11 : 6-8). Lampu-lampu (simbol
terang), gula-gula (simbol manisnya penebus). Kartu natal (ungkapan
kepedulian).
Tanggal 1 januari dijadikan tradisi Kristen karena perayaan 12 hari
dan 1 januari dianggap sebagai hari penyunatan Kristus. Tanggal 31
januari dirayakan dengan makna penyertaan Tuhan selama 1 tahun kalender
masehi.
Sinterklas merayakan kebaikan hati 2 orang yang hidup abad ke 4 dan 6
bernama Nikolas dipantai selatan Turki. Piet Hitam adalah Iblis yang
suka menentang Nikolas.
Santa Claus adalah orang suci yang hidup di Eropa, dianggap membawa
kereta salju ditarik oleh rusa-rusa salju dengan membawa bingkisan Natal
berkeliling dari satu rumah ke rumah lain membawa hadiah bagi
anak-anak.
Simbol : Palungan dan pelangi
Warna Dasar : Putih
Warna Pelangi : Merah, Kuning, Hijau
Warna Palungan : kuning
Pelangi adalah simbol kesetiaan dan cinta kasih Allah kepada dunia
(Pelangi Nuh) yakni kesungguhan hati Allah memenuhi janji-Nya.
Pelangi adalah simbol kasih dan kesetiaan Allah terhadap dunia.
NATAL DI GMIT
EPIFANIA
Bhs Yunani Epifania (penampakkan diri) awalnya dianggap sebagai hari
kelahiran Yesus yaitu tanggal 6 januari. Di Mesir dirayakan sebagai
perayaan musim salju sebelum kelahiran Yesus.
Gereja Katholik merayaknnya sebagai hari tiga raja (para Majus)
Perubahan perayaan natal membuat tanggal 6 januari dirayakan sebagai
minggu epifania. Epifania diberi pengertian membuat nyata/jelas.
Dirayakan sampai minggu Septuagesima, 64 hari sebelum Paskah.
Ibadah ditekankan penyataan Yesus sebagai ‘Terang bagi bangsa-bangsa
kafir.’ Dan kemuliaan Israel kepada simeon ketika bayi yesus hadir di
bait Allah, penyataan Yesus sebagai yang dikasihi Allah dalam
baptisan-Nya, dan penyataan Yesus kepada seluruh dunia sebagaimana
digambarkan oleh orang-orang majus dari Timur.
Warna liturgi : putih
Simbol : bintang persegi lima di dalam lingkaran
Warana dasar : Hijau
Warna bintang : putih
Wrna lingkaran : kuning
Arti :
Bintang : lambang cahaya dalam kegelapan (bintang Yakub) Bil. 24 : 17.
Terbitnya bintang itu dikaitkan dengan munculnya bintang Timur (Mat. 2 : 1-2), Yesus adalah bintang timur (Why. 22 : 16)
MINGGU SENGSARA/PRA PASKAH
Dirayakan 7 minggu. Perhitungannnya :
- Abad ke-4 prapaskah/minggu sengsara di hitung sejak jumat agung dan
akhir prapaskah kamis putih, kemudian dihitung mundur tanpa menghitung
hari minggu (minggu dianggap hari sukacita kebangkitan). Karena tidak
genap empat puluh hari lalu di hitung mundur ke belakang sehingga jatuh
pada rabu abu. Di Indonesia dihitung lima puluh hari ‘Quingguagesima
(lima puluh hari). Lima puluh hari jatuh pada hari sabtu tetapi dihitung
mundur maka jatuh pada hari rabu (sabtu jumat, kamis dan rabu). - Rabu abu baru dirayakan abad ke 11 hingga ke 13 (laki-laki ditaruh
abu di kepala, perempuan abu di dahi). Abad ke 12, abu diambil dari daun
palem yang dikeringkan sejak minggu palem setahun sebelumnya. - Penggunaan abu sebagai tanda pertobatan dan perkabungan (kej. 3 : 19). Sekarang dikaitkan dengan Mrk. 1 : 15.
Minggu sengsara diisi dengan puasa (waktu pertobatan dan refleksi
secara pribadi). Minggu terakhir disebut minggu palma yang berlangsung
selama 7 hari. Dirayakan di abad ke-4 dengan mengunjungi tempat suci di
Yerusalem, gereja dihias dengan daun palma, memasuki Yerusalem (satu
minggu sebelum penyaliban dan kematian). Pada minggu ini dikenal hari
Tri Hri Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi). Perkembangan
selanjutnya dikenal 5 hari suci (selasa daging, rabu abu, kamis putih,
jumat agung dan sabtu sunyi). Selasa daging jadi ajang puasa daging,
uang daging dibawa ke gereja untuk diakonia, lalu selasa daging diakhiri
dengan Paskah yang boleh makan daging dengan simbol telur paskah
(sekaligus telur makna asal usul kehidupan) diberi warna dengan corak
yang unik.
Mengapa ada perbedaan prapaskah dan minggu sengsara :
- Pengaruh perhitungan epifania 64 hari seharusnya jatuh pada tanggal
10 maret (4 minggu setelah perayaan minggu sengsara). Usai itu dikenal 2
minggu transfigurasi/biasa. lalu 1 minggu sengasara/palma. - Ada yang merayakan 4 minggu prapaskah dan 3 minggu sengsara
- Ada yang merayakan 6 minggu pra paskah dan 1 minggu sengsara
- Perayaan minggu sengsara menitikberatkan pada penderitaan Kristus, ada gereja yang menekankan penderitaan manusia
Gereja katholik menyebut minggu prapaskah sebagai minggu puasa.
Simbol : Ikan (Ichtus)
Warna : Ungu tua
Warna tepi ikan dan huruf : kuning
Tulisan dibawah ikan ‘Yesus Kristus, Anak Allah, Juruselamat.
Ikhtus itu sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula
(terdapat dalam katekombe) Ikhuts = Iesous Christos Theou Uios Soter.
SELASA DAGING
Hari raya Puasa
RABU ABU
Hari pengingat keberadaan dan asal manusia dari debu
KAMIS PUTIH
Hari perjamuan malam di adakan pemasuhan kaki tanda ajakan menolak penghianatan dan kerendahan hati
JUMAT AGUNG
Dirayakan untuk memperingati kesengsaraan dan kematian Yesus di kayu salib di Golgota untuk menyelamatkan manusia.
Warna liturgi : hitam
Simbol : salib dan mahkota duri
Warna dasar : hitam
Warna salib : putih
Warna mahkota duri : kuning
Salib adalah simbol penderitaan, mahkota adalah lambang kekejaman manusia.
SABTU SUNYI
Memperingati jazad Yesus yang dimakamkan
PASKAH
Paskah dirayakan sebelum Yesus lahir. Tradisi ini hidup di Israel.
Paskah Israel memperingati bangsa Israel dari perbudakan di Mesir (kel.
12) Pesah = berlalu/melewati. Tradisi Kristen Paskah adalah perayaan
kebangkitan Kristus dan kematian-Nya. Kebangkitan Kristus memberi
kehidupan.
Tradisi seputar paskah muncul telur paskah dan kelinci paskah (simbol
kesuburan). Di inggris dikenal dewi Eostre, di jerman dewi Austro (dewi
musim semi). Dewi kesuburan dan perpanjangan hidup. Inggris paskah
disebut Easter di jerman paskah disebut Ostern.
Perhitungan paskah di barat pada minggu pertama setelah bulan purnama yang terjadi atau setelah musim semi.
Lalu mengapa berbeda tanggal setiap tahun :
- Menggunakan kalender Gregorian diantara 22 maret �“ 25 april. Paskah Yahudi selalu tanggal 14 bulan nisan.
- Menggunakan metode : natal (solar calender), paskah didasarkan sistem bulan-matahari (luni solar sistem)
Warna Liturgi paskah : putih
Simbol : bunga lily
Warna dasar : putih
Bunga lily itu simbol kekekalan. Untuk tumbuh menjadi pohon, umbi
bunga lily harus ditanam dan mati di dalam tanah, sesuadah itu baru
tumbuh kehidupan baru. lewat paskah orang percaya telah menerima
kehidupan baru yang kekal karena penderitaan dan kematian serta
kebangkitan Kristus.
HARI RAYA KENAIKAN
Hari pengakuan akan Yesus sebagai raja. Dihitung 40 hari dari Paskah.
Warna liturgi : putih
Simbol : salib dan mahkota kemuliaan
Warna dasar : putih
Warna mahkota dan salib : kuning
Salib mahkota kemuliaan mengganti mahkota duri, setiap orang yang percaya mendapat mahkota kemuliaan.
PENTAKOSTA
Dihitung 10 hari dari kenaikan dan jika dihitung dari paskah maka
genap 50 hari. Orang yahudi menyebutnya hari penuaian gandum (pemberian
10 hukum). Kekristenan pentakosta sebagai hari pencurahan Roh bagi
murid-murid dan bangkitnya Gereja.
Warna liturgi : merah
Simbol : burung
merpati (7 ekor) atau lidah api (7 buah) dan seekor burung merpati yang
menukik
Warna dasar : merah
Warna merpati : perak
Warna lidah api : kuning pada tepinya
MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA
Disebut minggu trinitas, dirayakan selama 25 minggu disebut minggu gereja berjuang sepanjang masa.
Simbol : burung merpati dengan
ranting-ranting zaitun di paruhnya, perahu berlayar, dan pelangi
Warna dasar : Hijau
Warna pelangi : merah kuning dan hijau
Warna burung : putih
Warna ranting : pinggir putih
Warna tiang dan layar : Putih (penuh)
Warna salib : hijau
Warna ombak : putih
Warna perahu : bergaris putih
Arti :
Perahu merupakan simbol gereja. Awalnya penganiayaan dan pergumulan.
Tuhan menjadi penolong dalam penganiayaan dan pergumulan itu. Perpaduan
pelangi dan perahu. Janji Allah akan digenapi walau gereja mendapat
tekanan yang kuat. Burung merpati dengan ranting zaitun di paruhnya
mengungkapkan tentang janji keselamatan dan kehidupan dari Allah yang
akan terus menyertai gerja sampai di tujuan.